WorldSSP300 Kembali Telan Korban, Maverick Vinales: Dasar Ajang Balap Tak Berguna!
Anindhya Danartikanya | 14 Oktober 2022 09:57
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing MotoGP, Maverick Vinales, mengecam kelas pendukung WorldSBK, WorldSSP 300 dan menyebutnya sebagai kategori balap yang tak berguna. Hal ini ia katakan karena kelas itu kembali menelan korban. Pembalap muda asal Belanda, Victor Steeman, meninggal dunia pada Selasa (11/10/2022).
Steeman mengembuskan napas terakhir usai tiga hari koma akibat cedera kepala yang parah, menyusul kecelakaan hebat yang ia alami dalam Race 1 di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, Sabtu (8/10/2022). Setahun lalu, sepupu Vinales, Dean Berta Vinales, juga meninggal dunia akibat kecelakaan di Jerez, Spanyol.
Kala itu, Dean Berta juga mengalami kecelakaan di Race 1. Sama seperti Steeman, insiden yang ia alami juga melibatkan banyak pembalap karena melaju dalam kelompok besar. Dean Berta meninggal dunia dalam usia 15 tahun, sementara Steeman meninggal dunia dalam usia 22 tahun. Vinales pun merasa sangat marah.
"Opini saya soal WorldSSP300 selalu sama. Saya sudah bilang sebelum insiden Dean. Kategori dengan motor 140 kg yang hanya bisa melaju maksimal 140 km/jam di trek lurus, adalah kategori yang tak berguna. Anda tak belajar apa pun. Jika motor Anda melaju lebih cepat 2 km/jam saja, maka Anda bisa menang," ujarnya via Crash.net, Kamis (14/10/2022).
Motor GP125 Lebih Baik dari Moto3 dan WorldSSP300

Vinales menyatakan kelas-kelas junior masa kini, seperti Moto3 dan WorldSSP300, punya performa motor yang mudah diraih, tak seperti GP125. Vinales, salah satu rider dari generasi yang pernah mengendarai motor GP125, menyatakan bahwa motor tersebut sangat sulit dikendarai dan hanya bisa dijinakkan rider bertalenta.
"Saya ingat, waktu kecil, saya harus mengendarai 125cc 2-tak. Jika Anda tak bertalenta, mustahil bisa menang atau membuntuti rider yang baik. Saya ingat, saya tiba di kejuaraan dunia dan ketika pertama kali membuntuti seseorang, saya mengalami highside. Jadi, saya dapat pelajaran," kisah Vinales.
"Namun, saat ini, begitu juga di Moto3, Anda lihat para rider berkendara bersama-sama dalam kelompok. Dulu tidak begini, karena talenta lebih menentukan, tak peduli motor Anda lebih cepat atau lebih lambat," ungkap rider yang mengendarai motor 125cc di berbagai ajang pada 2007-2011, sebelum menjuarai Moto3 2013.
Menurut Vinales, masalah utama WorldSSP300 adalah motornya yang seberat 140 kg dan tak punya kecepatan yang baik. Kombinasi dua hal ini membuat 30 pembalap berkendara bersama-sama karena levelnya setara. Alhasil, ketika rider di depan jatuh, yang di belakang tak bisa menghindar. Ini bisa berakibat fatal.
Batasan Usia Bukan Penyebab Masalah

Usai meninggalnya Dean Berta, FIM meningkatkan batasan usia peserta untuk kelas-kelas junior. Namun, menurut Vinales solusi ini tak relevan. "Ini bukan soal batasan usia, bukan soal rider, karena masalahnya adalah motor. Motor ini tak punya tenaga, tetapi beratnya mirip MotoGP. Remnya jelek. Swingarm-nya dari motor jalanan," ucapnya.
"Jadi, masalahnya justru pada kategorinya. Ini bukan karena pembalap, bukan karena usia yang muda. Pasalnya, saat berusia 13 tahun, saya naik 125cc dan hal buruk tidak terjadi karena 20 rider tak berkendara dalam satu kelompok. Kami hanya terdiri dari 3-4 orang, karena mengendarai motor 125cc tidaklah mudah," lanjut Top Gun.
Vinales bahkan mengaku dirinya sudah pernah menjajal motor yang dipakai WorldSSP300, dan menurutnya motor itu terlalu mudah dikendarai karena tak punya tenaga. "Alhasil, semua pembalap berkendara bersama-sama," keluh Vinales, yang sempat absen balapan musim lalu karena berduka atas kepergian sepupunya.
"Ada pembalap yang melaju dua detik lebih lamban, tetapi ketika membuntuti rider lain, mereka bisa menyusul yang terdepan. Pada dasarnya, motor ini terlalu berat, tak bertenaga, dan semua jadi berkendara bersama-sama. Saya rasa inilah masalah terbesarnya," pungkas Vinales.
Klasemen Sementara MotoGP 2022

- Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 219
- Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 217
- Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 199
- Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 180
- Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 179
- Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 154
- Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 151
- Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 131
- Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 127
- Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 122
- Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 112
- Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 101
- Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 84
- Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 80
- Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
- Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 50
- Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 49
- Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 46
- Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 31
- Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 23
- Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 15
- Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
- Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
- Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
- Cal Crutchlow - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 3
- Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 2
- Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
- Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
- Danilo Petrucci - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0
- Kazuki Watanabe - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0
- Tetsuta Nagashima - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 0
Sumber: Crashnet
Baca juga:
Hasil FP1 Moto2 Australia: Augusto Fernandez Tercepat, Ai Ogura-Celestino Vietti Loyo
Hasil FP1 MotoGP Australia: Johann Zarco Ungguli Jack Miller-Alex Marquez
Hasil FP1 Moto3 Australia: Diogo Moreira Asapi Dennis Foggia
Jadwal Siaran Langsung MotoGP Australia, di Trans7 dan MNC Sports, 14-16 Oktober 2022
Tandingi Ducati, Maverick Vinales Siap Turuti Team Order Agar Aleix Espargaro Juara
Tak Terobsesi Juarai MotoGP Lagi, Marc Marquez Fokus Pulihkan Lengan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



