Zarco Beber Sisi Baik dan Buruk Bertahannya Marquez di Honda
Anindhya Danartikanya | 27 Februari 2020 14:55
Bola.net - Selama dua tahun terakhir, Johann Zarco mengendarai empat motor berbeda di MotoGP, yakni Yamaha, KTM, Honda, dan kini Ducati. Melewati begitu banyak jalan terjal pun membuatnya bisa maklum alasan Marc Marquez nekat begitu lama bertahan di Honda.
Pekan lalu, Marquez secara mengejutkan menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi empat tahun sekaligus dengan Honda. Keputusannya memunculkan opini pro dan kontra, namun Marquez yakin ini langkah menjanjikan karena menurutnya Honda punya dukungan teknis terbaik.
"Empat tahun waktu yang sangat panjang. Entah apa yang bisa saya katakan soal ini. Tapi Marc rider terkuat di dunia, telah melakukan banyak hal menakjubkan dan akan melakukannya lebih sering. Saya tak punya komentar soal kontrak Marc selain tampaknya durasinya terlalu panjang," ujar Zarco via GPOne.
Jika Pindah, Harus Ubah Segalanya

Banyak pebalap MotoGP lain yang tak menyangka Marquez akan mengambil langkah ini, dan beberapa di antaranya mengaku penasaran pada performa rider Spanyol itu di atas motor lain. Ketika ditanya apakah dirinya juga yakin Marquez butuh tantangan baru, Zarco punya jawaban unik.
"Saya sendiri menghadapi banyak tantangan berbeda selama beberapa tahun terakhir, jadi saya bukan orang yang tepat untuk menjawab! Tapi mungkin perubahan bagi Marc bakal jadi tantangan. Ia sudah dilingkupi dukungan besar. Jadi jika pindah, maka ia juga harus mengubah segalanya," ungkapnya.
Bisa Berdampak Negatif
Di lain sisi, rider Reale Avintia Racing yang juga juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini juga meyakini bahwa kontrak yang panjang ini juga bisa memberikan dampak buruk bagi mentalitas Marquez, yang nantinya justru bisa dimanfaatkan oleh para rivalnya.
"Entahlah, mungkin ia punya aspek lain yang jadi perimbangan. Mungkin ini malah positif bagi rider lain, karena bisa saja Marc kehilangan semangat. Kekuatan Marc adalah motivasinya, jadi jika ia kehilangan sedikit saja, kami harus memanfaatkannya," pungkas Zarco.
Zarco dan Marquez, yang sempat nyaris bertandem di Repsol Honda pada 2019, akan kembali bertemu di lintasan dalam pekan balap MotoGP Losail, Qatar, pada 6-8 Maret mendatang.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





