4 Alasan Maroko Bisa Terus Bikin Kejutan dan Melaju ke Final Piala Dunia 2022
Ari Prayoga | 11 Desember 2022 17:39
Bola.net - Maroko menjadi kejutan terbesar di Piala Dunia 2022 ini. Achraf Hakimi cs sukses melaju ke semifinal usai menumbangkan Portugal 1-0 di perempat final, Sabtu (10/12/2022) malam WIB.
Maroko mengikuti jejak Kroasia yang lolos ke semifinal usai menyingkirkan Brasil lewat adu penalti. Cara yang sama juga dibutuhkan Argentina kala mengandaskan Belanda.
Sementara Prancis menjadi tim terakhir yang melaju ke semifinal setelah menumbangkan Inggris dengan skor tipis 2-1. Dari keempat tim di semifinal, yang paling mengundang perhatian tentu saja adalah Maroko.
Mereka berhasil menjelma sebagai kuda hitam baru di Qatar dan akan menantang Prancis di semifinal, Kamis (15/12/2022) dini hari WIB. Namun, lawan yang akan dihadapi Maroko jelas bukan main-main. Prancis merupakan juara bertahan dan difavoritkan bakal mempertahankan gelarnya.
Prancis baru saja menendang Inggris di perempat final lewat kemenangan 2-1. Namun bukan berarti Maroko akan menjadi makanan empuk bagi Les Bleus, sebab mereka punya beberapa potensi yang tidak kalah besar untuk kembali membuat kejutan.
Yuk simak sejumlah alasan yang membuat Timnas Maroko bisa melenggang ke partai final Piala Dunia 2022 versi Bola.net berikut ini.
Punya Kiper Tangguh

Maroko belum sekalipun dibobol pemain lawan. Mari kita tengok catatan mereka dari fase grup.
Maroko mencetak empat gol dan kebobolan satu gol di fase grup. Disusul skor 0-0 lawan Spanyol pada babak 16 besar dan menang tipis 1-0 atas Portugal.
Maroko memang kemasukan gol, tapi satu-satunya gol yang bersarang ke gawang mereka itu adalah hasil pemain sendiri alias gol bunuh diri Nayef Aguerd saat melawan Kanada.
Kredit poin layak disematkan kepada Yassine Bounou, yang secara umum belum kebobolan di waktu normal sejak fase grup Piala Dunia 2022. Ia juga membuat Spanyol tersingkir ketika menepis tiga penendang tim Matador dalam adu penalti di babak 16 besar.
Punya Sederet Pemain Berkualitas

Maroko datang ke Qatar tidak dengan kekuatan biasa-biasa saja. Sebenarnya ada banyak pemain berstatus bintang yang mereka miliki dan merupakan pemain andalan di sejumlah klub besar Eropa.
Maroko punya Achraf Hakimi sebagai bek kanan terbaik dunia yang kini bermain di PSG. Kemudian penyerang sayap Hakim Ziyech dari Chelsea. Lalu Nayef Aguerd yang merupakan bek West Ham.
Tidak cukup di situ, Maroko punya Noussair Mazraoui yang kini bermain untuk raksasa Jerman, Bayern Munchen. Kemudian sosok penjaga gawang Yassine Bounou asal klub Sevilla yang sudah terbukti gemilang selama di Piala Dunia kali ini.
Belum Pernah Kalah di Qatar

Maroko tidak boleh dipandang sebelah mata bagi lawan-lawannya. Mereka belum pernah menelan kekalahan selama Piala Dunia 2022 hingga menjelang babak semifinal.
Tim besutan Walid Regragui itu mengungguli tim-tim kuat macam Kroasia dan Belgia, juga Kanada. Maroko berimbang kontra Kroasia, yang juga berhasil menjejak semifinal, lantas mengalahkan Belgia dan Kanada.
Hakim Ziyech dkk kemudian menyingkirkan Spanyol via adu penalti, disusul mengalahkan Portugal. Ada sebuah catatan impresif dari laju Maroko sejauh ini, bahwa mereka belum pernah kalah dalam lima pertandingan terakhirnya di Qatar.
Bandingkan dengan kontestan lainnya seperti Argentina atau Prancis yang pernah sekali menelan kekalahan saat fase grup. Argentina pernah dipermalukan Arab Saudi, sementara Prancis pernah dipecundangi Tunisia.
Dukungan Masyarakat Benua Afrika

Timnas Maroko kini punya motivasi berlipat menjelang semifinal Piala Dunia 2022. Yaitu adanya dukungan dari negara Arab dan seluruh penduduk benua Afrika.
Maroko mencatat rekot sebagai tim pertama dari benua Afrika yang mampu menjejakkan langkah hingga ke semifinal Piala Dunia. Prestasi terbaik tim Afrika di Piala Dunia adalah perempat final, sebelumnya ada Kamerun pada 1990. Senegal tahun 2022, dan Ghana saat 2010.
Pelatih Timnas Maroko Walid Regragui percaya timnya didukung seluruh Afrika dan negara-negara Arab. "Kami tidak takut kalah. Tantangannya adalah melakukan sebaik yang kami lakukan di pertandingan sebelumnya," kata Reragui sebelum timnya menyingkirkan Portugal di perempat final.
"Kami ingin menunjukkan bahwa Afrika pantas berada di sini, Maroko pantas berada di sini. Semua orang mendukung kami, benua mendukung kami dan dunia Arab mendukung kami. Banyak energi di belakang kami. Kami akan mencoba dan melakukan semua yang kami bisa.”
“Kami bisa melakukannya, kami bisa membuat sejarah lagi. Itu (dukungan) bisa mendorong kami, membantu kami benar-benar bermain dengan tekanan ini, bukan membuat kesalahan,” tegas Walid Regragui.
Perjalanan Maroko di Piala Dunia 2022

Fase Grup
Maroko Vs Kroasia (0-0)
Belgia Vs Maroko (0-2)
Kanda Vs Maroko (1-2)
16 Besar
Maroko Vs Spanyol 3-0 (0-0)
Perempat Final
Maroko Vs Portugal (1-0)
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2022
Rabu, 14 Desember 2022
02:00 WIB - Argentina vs Kroasia - SCTV, Indosiar, Vidio, NEX Parabola
Kamis, 15 Desember 2022
02:00 WIB - Prancis vs Maroko - SCTV, Indosiar, Vidio, NEX Parabola
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: Berbagai sumber
Disadur dari: Bola.com (Aryo Atmaja) 11 Desember 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brahim Diaz Selangkah Lagi Raih Sepatu Emas Piala Afrika 2025
Bola Dunia Lainnya 18 Januari 2026, 22:14
-
Nonton Live Streaming Senegal vs Maroko di Vidio Final Piala Afrika 2025
Bola Dunia Lainnya 18 Januari 2026, 22:05
-
Link Live Streaming Senegal vs Maroko di Final Piala Afrika 2025
Bola Dunia Lainnya 18 Januari 2026, 21:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





