5 Alasan Maroko bakal Kalahkan Kroasia dan Jadi Juara 3 Piala Dunia 2022
Gia Yuda Pradana | 17 Desember 2022 17:08
Bola.net - Timnas Maroko akan menghadapi Timnas Kroasia dalam laga perebutan juara 3 Piala Dunia 2022. Ada sejumlah alasan kenapa Achraf Hakimi dan rekan-rekannya bakal mengalahkan sang runner-up Piala Dunia 2018.
Pertandingan Kroasia vs Maroko ini akan digelar di Khalifa International Stadium, Sabtu, 17 Desember 2022, jam 22:00 WIB. Laga ini akan live di SCTV, Indosiar, NEX Parabola, dan live streaming di Vidio.
Ambisi Kroasia untuk back-to-back ke final pupus setelah dikandaskan Argentina di semifinal. Sementara itu, kisah dongeng Maroko diakhiri oleh Prancis, sang juara bertahan.
Namun, kiprah dua lulusan Grup F ini belum berakhir karena masih ada satu pertarungan terakhir untuk menentukan juara 3 dan juara 4.
Kroasia adalah tim yang kuat. Akan tetapi, Maroko juga telah membuktikan bahwa mereka bukanlah lawan yang dapat diremehkan. Maroko bahkan pantas diunggulkan untuk menang. Berikut lima alasannya.
Sama Kuat, Peluang 50-50

Sama-sama lolos dari Grup F hingga mencapai babak semifinal, harus diakui bahwa Kroasia dan Maroko memiliki kekuatan yang seimbang. Tim yang mencapai semifinal Piala Dunia tentu bukanlah tim yang lemah.
Kroasia dan Maroko sama-sama punya kiper tangguh, yakni Dominik Livakovic dan Yassine Bounou. Selain itu, mereka juga sama-sama ditunjang pemain-pemain top.
Di Kroasia, ada nama-nama seperti Josko Gvardiol, Mateo Kovacic, Marcelo Brozovic, Bruno petkovic, hingga sang kapten Luka Modric yang bakal memainkan laga terakhirnya di Piala Dunia. Sementara itu, di kubu Maroko, ada pemain-pemain seperti Achraf Hakimi, Sofyan Amrabat, Sofiane Boufal, Hakim Ziyech, maupun Youssef En-Nesyri.
Peluang mereka bisa dibilang 50-50, jadi tak ada alasan bagi Maroko untuk merasa minder di hadapan Kroasia.
Maroko Sudah Membuktikannya

Maroko sudah membuktikannya di fase grup, di mana mereka keluar sebagai juara grup, sedangkan Kroasia finis sebagai runner-up.
Dalam laga pertama mereka di Grup F, Maroko mengimbangi Kroasia 0-0. Waktu itu, Maroko kalah penguasaan bola, tetapi menunjukkan efektivitas serangan yang lebih baik meski akhirnya gagal mencetak gol.
Maroko sudah mengalahkan tim-tim seperti Belgia, Spanyol (adu penalti), hingga Portugal-nya Cristiano Ronaldo. Peluang mereka untuk meraih hasil lebih baik saat kembali berhadapan dengan Kroasia pun dinilai cukup terbuka.
Bisa Manfaatkan Kelemahan Kroasia

Lini tengah Kroasia yang dihuni Brozovic, Kovacic, dan Modric memang solid. Mereka mampu mengendalikan permainan dengan baik. Kroasia tak kesulitan merancang peluang, tetapi mereka lemah dalam hal penyelesaian akhir.
Ketika melawan Argentina di semifinal, Kroasia bisa unggul penguasaan bola mencapai 60,8%. Namun, dari 12 tembakan yang mereka lepaskan, tak ada satu pun yang bersarang di gawang lawan. Mereka justru kebobolan tiga.
Maroko mungkin bisa dibilang tak perlu merasa gentar dengan lini serang Kroasia. Selama mereka bisa memanfaatkan peluang-peluang yang didapatkan dengan lebih baik, maka jalan menuju kemenangan sepertinya bakal terbuka.
Dukungan Lebih Besar

Dukungan penonton cukup berpengaruh terhadap penampilan suatu tim di atas lapangan. Ini bisa menjadi salah satu pembeda.
Berkat penampilan menawan dan sepak terjang mereka sejauh ini, Maroko menjadi salah satu tim yang paling dicintai oleh penonton netral.
Di laga nanti, selain didukung oleh para suporter setianya, Maroko sepertinya juga bakal lebih didukung oleh penonton-penonton netral. Bagi Maroko, mereka bisa menjadi pemain ke-12.
Motivasi yang Lebih Besar

Pada edisi 2018, Kroasia mampu mencapai final pertamanya. Namun, mereka kalah 2-4 dari Prancis dan gagal menjadi juara. Kali ini, Kroasia tinggal selangkah untuk kembali ke final, tetapi ditumbangkan Argentina.
Di lain pihak, pencapaian Maroko di Piala Dunia 2022 terbilang sangat mengejutkan. Setelah menjuarai grup yang diisi Kroasia, Belgia, dan Kanada, Maroko mengeliminasi Spanyol dan Portugal sebelum dihentikan Prancis di semifinal.
Maroko telah mencapai perempat final Piala Dunia pertamanya. Maroko juga telah menjadi wakil Afrika pertama yang pernah menginjakkan kaki di semifinal. Meski gagal ke final, mereka masih punya peluang untuk menjadi tim Afrika pertama yang menjadi juara 3 di Piala Dunia.
Bagi Kroasia, gagal back-to-back ke final mungkin membuat motivasi mereka sedikit padam. Sebaliknya, motivasi dan semangat Maroko dinilai masih sangat menyala. Ini bisa menjadi faktor yang menentukan.
Jadwal Perebutan Juara 3 dan Final Piala Dunia 2022

PEREBUTAN JUARA 3
Pertandingan: Kroasia vs Maroko
Venue: Khalifa International Stadium
Hari, tanggal: Sabtu, 17 Desember 2022
Jam kick-off: 22.00 WIB
Live: SCTV, Indosiar, NEX Parabola
Live streaming: Vidio.
FINAL
Pertandingan: Argentina vs Prancis
Venue: Lusail Iconic Stadium
Hari, tanggal: Minggu, 18 Desember 2022
Jam kick-off: 22.00 WIB
Live: SCTV, Indosiar, NEX Parabola
Live streaming: Vidio.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Prediksi Piala Dunia: Kroasia vs Maroko 17 Desember 2022
WAGs Piala Dunia 2022: Imane, Istri Cantik Jelita Yassine Bounou, Kiper Fantastis Maroko
Kroasia vs Maroko: Catatan Positif Vatreni Lawan Wakil Afrika
Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2022, Ini 5 Catatan Menarik Kroasia vs Maroko
Pelatih Timnas Maroko Anggap Kroasia Tim Terbaik di Piala Dunia 2022
Tak Remehkan Maroko, Zlatko Dalic: Kami Menaruh Respek kepada Mereka
Merasa Harusnya Dapat 2 Penalti di Semifinal Piala Dunia 2022, Maroko Resmi Ajukan Komplain ke FIFA
Perebutan Juara 3, Pertarungan Terakhir Kroasia dan Maroko, 2 Lulusan Grup F Piala Dunia 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
