
Bola.net - Zlatko Dalic resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Timnas Kroasia setelah memimpin tim nasional selama sembilan tahun. Keputusan itu hadir kurang dari sepekan setelah Kroasia tersingkir dari Piala Dunia FIFA 2026 akibat kalah dari Portugal pada babak 32 besar.
Pelatih berusia 59 tahun itu meninggalkan kursi kepelatihan dengan catatan sebagai pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola Kroasia. Ia membawa negaranya menembus final Piala Dunia 2018 serta finis di peringkat ketiga pada edisi 2022 di Qatar.
Kepergian Zlatko Dalic menandai berakhirnya salah satu periode paling bersejarah bagi Kroasia di level internasional. Federasi kini akan mencari sosok baru untuk melanjutkan fondasi kuat yang telah dibangun selama hampir satu dekade.
Warisan Besar Bersama Kroasia
View this post on Instagram
Sejak menangani Kroasia pada 2017, Dalic mengubah timnya menjadi salah satu kekuatan yang konsisten di turnamen besar. Prestasi terbaiknya hadir saat mengantar Kroasia mencapai final Piala Dunia 2018 di Rusia sebelum kalah 2-4 dari Prancis.
Empat tahun berselang, Kroasia kembali tampil impresif dengan merebut posisi ketiga pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Tim asuhannya juga mencapai final UEFA Nations League musim 2022/2023 meski akhirnya harus puas sebagai runner-up.
Rekam jejak tersebut membuat Dalic tercatat sebagai pelatih tersukses yang pernah menangani tim nasional Kroasia. Keberhasilannya membangun mental bertanding dan daya saing tim menjadi warisan penting bagi generasi berikutnya.
Pesan Perpisahan Zlatko Dalic
Dalam pernyataan resminya, Dalic mengaku meninggalkan tim dengan rasa bangga atas pencapaian yang telah diraih bersama Kroasia. Ia juga berharap penerusnya mampu membawa tim nasional meraih lebih banyak prestasi pada masa mendatang.
"Saya pergi dengan hati yang penuh, bangga atas kontribusi saya terhadap kesuksesan terbesar dalam sejarah sepak bola Kroasia, dan saya berharap penerus saya, tim nasional, serta sepak bola Kroasia meraih banyak kesuksesan baru," ujar Dalic.
Ia kembali menegaskan bahwa melatih tim nasional selalu menjadi kehormatan terbesar sepanjang kariernya. "Saya selalu mengatakan bahwa tidak ada kehormatan yang lebih besar daripada memimpin tim nasional saya, dan saya tidak dapat memiliki pekerjaan yang lebih penting, lebih bertanggung jawab, dan lebih indah daripada ini."
Dalic mengakui dukungan yang diterimanya dalam beberapa hari terakhir sempat membuatnya mempertimbangkan ulang keputusan tersebut. Namun, ia merasa inilah waktu yang tepat untuk menutup babak luar biasa bersama Kroasia meski ambisi untuk terus meraih prestasi masih ada.
Sumber: FIFA
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 9 Juli 2026 19:35Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 9 Juli 2026 19:35Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
SOROT
-
Liputan6 9 Juli 2026 20:422 Orang Jadi Tersangka Terbakarnya 4 Santri di NTB
-
Liputan6 9 Juli 2026 20:30KPK: Eks Sekjen MPR Nikahkan Anak Pakai Uang Gratifikasi
-
Liputan6 9 Juli 2026 19:45Relawan Yakin Jokowi Hadir di Sidang Dokter Tifa
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5698931/original/002588800_1778578228-WhatsApp_Image_2026-05-12_at_16.26.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292539/original/031332800_1783604547-1005606224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292359/original/019498100_1783592086-mpr3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287650/original/055771200_1783239733-katingan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292502/original/074079400_1783601067-IMG_1730.jpeg)

