5 Gol dari 4 Laga, Retegui Kirim Pesan Tegas: Jangan Remehkan Liga Arab Saudi!
Editor Bolanet | 15 Oktober 2025 11:37
Bola.net - Striker Timnas Italia, Mateo Retegui, memberikan jawaban telak kepada para peragu. Ia membuktikan bahwa kepindahannya ke Liga Arab Saudi sama sekali tidak menumpulkan ketajamannya.
Penyerang berusia 26 tahun itu kembali menjadi bintang kemenangan Azzurri. Dua golnya ke gawang Israel sukses mengantarkan Italia mengamankan tiket babak play-off Piala Dunia 2026.
Ini adalah pembuktian kesekian kalinya dari Retegui. Di tengah asumsi bahwa kualitasnya akan menurun, ia justru tampil semakin "gacor" dan menjadi andalan utama di lini depan.
Kini, sang striker buka suara. Ia tidak hanya berbicara soal performa tim, tetapi juga meluruskan pandangan miring tentang liga tempatnya bernaung saat ini.
Penebusan Sempurna dari Titik Putih

Momen penebusan datang bagi Mateo Retegui dalam laga melawan Israel. Ia dengan berani kembali mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor penalti.
Padahal, beberapa hari sebelumnya saat melawan Estonia, tendangan penaltinya berhasil digagalkan kiper. Namun, kali ini ia mengeksekusinya dengan kekuatan penuh untuk memecah kebuntuan.
"Saya sangat senang, kami sedang melakukan sesuatu yang sangat penting di sini," ujar Retegui kepada RAI Sport.
"Dua pertemuan terakhir ini positif, kami menyerap ide-ide dari pelatih," sambungnya.
Performa Gacor yang Tak Terbendung
Ketajaman Retegui tidak berhenti sampai di situ. Ia melengkapi malamnya dengan sebuah gol sensasional lewat tendangan melengkung indah ke pojok atas gawang.
Gol tersebut menggenapi catatan impresifnya menjadi lima gol dalam empat penampilan terakhirnya bersama Italia. Sebuah statistik yang membungkam semua keraguan yang pernah dialamatkan kepadanya.
"Saya pikir kami sedang menciptakan sebuah unit yang kuat, kami mencetak banyak gol dan juga berhasil menjaga gawang tidak kebobolan malam ini," imbuh Retegui.
Bukan Liga Kaleng-kaleng!
Inilah jawaban yang paling ditunggu-tunggu. Retegui secara blak-blakan menanggapi anggapan bahwa kepindahannya ke Liga Arab Saudi bersama Al-Qadsiah akan membuatnya kehilangan ketajaman.
Menurutnya, kompetisi di sana jauh lebih sulit dari yang dibayangkan banyak orang. Ia menegaskan bahwa dirinya tetap bermain di level dan tempo yang tinggi sehingga kebugarannya selalu terjaga.
"Liga Pro Saudi jauh lebih sulit daripada yang orang pikirkan, ada tim-tim yang bisa bersaing dengan mereka yang di Eropa," tegas Retegui kepada Sky Sport Italia.
"Saya bermain secara reguler dan dengan tempo yang baik, jadi saya tetap bugar," lanjutnya.
Italia Harus Tetap Rendah Hati Menatap Play-off
Meskipun sedang dalam performa puncak dan berhasil membungkam para kritikus, Retegui tetap membumi. Ia sadar bahwa tugas berat masih menanti di babak play-off.
Ia mengajak rekan-rekannya untuk beristirahat dan terus bekerja keras. Sikap rendah hati menjadi kunci untuk bisa menghadapi tantangan yang lebih besar di depan mata.
"Sekarang kami harus beristirahat, bekerja untuk terus berkembang, tetap rendah hati dan lihat apa yang bisa kami lakukan di pertandingan tugas internasional berikutnya," pungkas Retegui.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Komentar Terbaru Asnawi Mangkualam: Ruang Ganti Timnas Indonesia Aman, Protect Our Team!
Tim Nasional 12 Desember 2025, 17:10
-
Dicadangkan di2 Laga Liverpool, Mohamed Salah Langsung Jadi Incaran Saudi Pro League
Liga Inggris 5 Desember 2025, 16:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Cagliari vs Juventus 18 Januari 2026
Liga Italia 17 Januari 2026, 02:45
-
Akankah Liverpool Beli Bek Baru Pasca Cederanya Conor Bradley? Ini Kata Arne Slot
Liga Inggris 17 Januari 2026, 02:34
-
Prediksi RB Leipzig vs Bayern 18 Januari 2026
Bundesliga 17 Januari 2026, 00:30
-
Prediksi Nottm Forest vs Arsenal 18 Januari 2026
Liga Inggris 17 Januari 2026, 00:30
-
Prediksi Napoli vs Sassuolo 18 Januari 2026
Liga Italia 17 Januari 2026, 00:00
-
Como vs Milan, Adrien Rabiot Bersinar tapi Tetap Rendah Hati
Liga Italia 16 Januari 2026, 22:52
-
Saat Real Madrid Terpuruk, Mbappe Malah Cedera dan Dipastikan Absen Lawan Levante
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 22:36
-
Prediksi Liverpool vs Burnley 17 Januari 2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi Chelsea vs Brentford 17 Januari 2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 22:00
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
Gemilang di Laga Como vs Milan, Rabiot Dapat Apresiasi dari Maignan
Liga Italia 16 Januari 2026, 21:24
-
Prediksi Udinese vs Inter 17 Januari 2026
Liga Italia 16 Januari 2026, 21:00
-
Proliga 2026: Medan Falcons Ditumbangkan Bandung bjb Tandamata
Voli 16 Januari 2026, 20:51
-
Prediksi Real Madrid vs Levante 17 Januari 2026
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45


