6 Striker Argentina yang Merana di Bawah Bayang-bayang Gabriel Batistuta: Ada Eks Chelsea & Roma
Dimas Ardi Prasetya | 9 November 2022 06:46
Bola.net - Argentina menghasilkan banyak penyerang top akan tetapi sebagian di antaranya tak bisa sesukses Gabriel Batistuta.
Pada era 1990-an, Timnas Argentina menjadi satu di antara tim terbaik di dunia. Dalam tim tersebut, ada striker hebat seperti Gabriel Batistuta, yang mampu bersinar terang meski ada pemain hebat yang lain seperti Fernando Redondo, Ariel Ortega, dan Diego Simeone.
Batistuta memiliki campuran kehebatan antara kecepatan dan kekuatan. Pemain yang menjadi legenda di Fiorentina dan meraih scudetto bersama AS Roma itu mengoleksi 54 gol dari 77 pertandingan.
Batistuta juga mencetak 10 gol dan dua hat-trick di tiga Piala Dunia, serta dua kali menjuarai Copa America. Alhasil, striker-striker hebat Argentina lainnya terpaksa berada di bawah bayang-bayangnya.
Berikut enam striker hebat Argentina yang berada di bawah bayang-bayang Gabriel Batistuta.
Diego Latorre
Striker yang mendapatkan julukan The New Maradona itu seharusnya tidak menjadi bayangan Batistuta. Diego Latorre adalah duet sehati Batistuta di Boca Juniors.
Latorre juga membawa Argentina juara Copa America 1991. Bahkan, klub Liga Italia Serie A Fiorentina merekrut keduanya supaya membantu klub berprestasi.
Sayangnya nasib keduanya berbanding terbalik. Ketika Batistuta melambung tinggi, Latorre hanya dua kali tampi untuk La Viola hingga akhirnya dilego ke Tenerife.
Hernan Crespo
Dengan torehan 35 gol dalam 64 pertandingan Argentina, Hernan Crespo juga menjadi andalan Argentina. Nama Crespo melambung tinggi saat hijrah ke Parma pada 1996 dan duetnya bersama Enrico Chiesa mampu menyaingi sinar Batistuta.
Sinarnya juga sempat membuatnya dipercaya gabung Chelsea. Crespo juga pernah memperkuat AC Milan dan Inter Milan.
Sayangnya di Piala Dunia 1998, Crespo hanya menjadi pelapis bagi Batistuta meski telah mencetak banyak gol. Setelah itu, Crespo mengungguli Batigol karena sang pemain juga bersitegang dengan pelatih Argenita, Marcelo Bielsa.
Abel Balbo
Abel Balbo lebih dahulu berkarier di Serie A sebelum Batistuta. Dia memperkuat Udinese dan kemudian AS Roma dari 1989 hingga 1998.
Balbo membukukan dua digit gol. Dia adalah finisher ahli, tenang di bawah tekanan, dan mampu mencetak gol dari berbagai sisi lapangan.
Pada musim 1994/1995, Balbo mencetak 22 gol untuk Roma, tapi Batigol mengemas rekor 26 gol bagi Fiorentina untuk mengambil mahkota Capocannoniere. Balbo juga kalah bersaing dengan Batistuta untuk masuk skuad Argentina meski mencetak banyak gol di Serie A.
Martin Palermo
Palermo pensiun sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Boca Juniors. Ia mengemas 236 gol dari 424 laga bersama klub tersebut.
Meski tidak pernah bermain di Serie A, akan tetapi karir Palermo berantakan di Spanyol bersama Villarreal dan Real Betis.
Dia sebenarnya juga menjadi andalan Argentina bersama Batistuta, tetapi dia pernah gagal tiga kali mengeksekusi penalti dalam satu laga bersama Timnas. Hal ini yang membuatnya kalah bersinar dari Batistuta yang sangat dingin mengeksekusi penalti.
Claudio Lopez
Kecemerlangan Batistuta adalah berkah bagi Argentina. Sayangnya itu juga sekaligus kutukan bagi tim Tango, terutama dalam kasus Claudio Lopez.
Striker berjuluk El Piojo alias kutu itu sering menyiksa penjaga gawang bersama Argentina. Demikian juga saat ia bermain di level klub dengan Valencia.
Sayangnya striker yang pernah mencetak 30 gol pada La Liga musim 1998/1999 tersebut selalu kalah bersaing dengan Batistuta. Apalagi jelang Piala Dunia 2002 ketika performanya anjlok bahkan mengalami cedera saat memperkuat AS Roma.
Sebastian Rambert
Inter Milan selama era Massimo Moratti sering melakukan transfer boros. Sayangnya perekrutan mereka kerap tidak tepat sasaran.
Salah satunya termasuk saat mendatangkan Sebastian Rambert. Pemain Argentina itu sempat dijuluki The Next Batistuta.
Meski sempat bersinar bersama Independiente dan Argentina, Rambert datang ke Inter Milan pada 1995 saat dalam kekacauan dengan memecat secara cepat tiga pelatih anyarnya. Ini yang membuat dia tidak berkembang dan dipinjamkan ke sejumlah klub dan kalah bersinar dengan Batigol.
Sumber: Sportkeeda
Disadur dari: Bola.com/Penulis Suharno/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 08/11/2022
Jangan Lewatkan:
- Edan! Bukannya Hujan Gol, Laga Final di Argentina Ini Malah Hujan 10 Kartu Merah!
- Top Skor Timnas Argentina di Piala Dunia: Yang Lebih Tajam dari Messi? Banyak!
- Saat Crespo akhirnya Keluar dari Bayang-bayang Batistuta di Timnas Argentina
- Bukan Spanyol, Ini Tim Unggulan Pep Guardiola di Piala Dunia 2022
- Messi Bantah Minta Dispensasi Pada PSG Agar Dilepas Lebih Awal ke Piala Dunia 2022
- Profil Grup C Piala Dunia 2022: Harusnya Mudah Bagi Lionel Messi
- Daftar Pemain Cedera Menjelang Piala Dunia 2022: Argentina Kehilangan Dybala dan Di Maria?!
- Para Kapten yang Bawa Argentina Berjaya di Piala Dunia, Lionel Messi Berikutnya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Di Bawah Thom Haye, Seberapa Mahal Nilai Layvin Kurzawa Dibanding Skuad Persib?
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:55
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:14
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26












