Benarkah Inggris Sengaja Cari Kalah Lawan Belgia?
Afdholud Dzikry | 29 Juni 2018 12:20
Bola.net - - Sebelum partai terakhir Grup G Piala Dunia 2018 digelar, Inggris dan Belgia sudah dipastikan akan lolos ke babak 16 besar. Kedua negara tersebut di dua pertandingan awal sama-sama meraih kemenangan atas Tunisia dan Panama dan sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya setelah dua pertandingan itu.
Pertemuan Belgia dan Inggris di partai terakhir Grup G pun seakan hanya formalitas belaka, karena kedua tim hanya akan bertemu untuk menentukan pemuncak dan runner up klasemen. Begitu juga dengan pertandingan Panama vs Tunisia yang sudah tak mempertaruhkan apapun di antara keduanya.
Nah! Dengan kedua tim sudah dipastikan mendapatkan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 itu, suudzon pun bermunculan sebelum pertandingan terakhir Grup G itu. Banyak yang memiliki prediksi negatif bahwa pertandingan antara Inggris vs Belgia itu tak akan seserius andai kedua tim belum tahu rute dan siapa lawan mereka di babak 16 besar nantinya.
Perubahan Besar di Starting XI

Dari Inggris, pelatih Gareth Southgate melakukan delapan perubahan starting XI dibandingkan pertandingan sebelumnya. Tak ada nama Harry Kane, Raheem Sterling hingga Kyle Walker saat melawan Belgia. Sebagai gantinya, nama-nama seperti Gary Cahill, Fabian Delph, Jamie Vardy hingga Marcus Rashford turun sejak menit awal.
Tak berbeda jauh dari Inggris, pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez juga melakukan perubahan besar dalam komposisi starting XI pilihannya kali ini. Mesin gol utaman Romelu Lukaku diistirahatkan, begitu juga dengan kapten Eden Hazard, Kevin De Bruyne hingga Jan Vertonghen juga tak bermain pada pertandingan tersebut. Gantinya, mantan pelatih Everton tersebut mempercayakan starting IX nya kepada nama-nama seperti Michy Batshuayi, Youri Tielemans, Leander Dendoncker hingga Adnan Januzaj yang mencetak gol tunggal pada laga tersebut mendapatkan kepercayaan untuk tampil.
Perubahan besar ini pun diklaim beberapa pihak sebagai salah satu cara untuk 'sengaja' kalah demi menghindari rute sulit di babak selanjutnya.
Pertandingan Yang Membosankan

Bahkan performa Inggris membuat legenda seperti Alan Shearer kecewa berat. Mantan penyerang The Three Lions tersebut kecewa dengan pendekatan permainan yang ditunjukkan tim asuhan Gareth Southgate pada pertandingan ini. Menurut sang legenda, harusnya Inggris tetap bermain untuk menang dan meraih puncak klasemen karena hanya dengan itu momentum tim dapat terus terjaga.
Saya akan beritahu anda bagaimana mendekati pertandingan ini, cara yang sama seperti halnya pertandingan lain. Anda keluar, menang dan puncaki klasemen. Pertahankan momentum tetap berjalan, jaga pemain tetap di ritmenya, ujar Shearer seperti dilansir The Sun.
Saya tidak pernah mendengar sesuatu yang lebih menggelikan dalam hidup saya daripada orang-orang yang mencoba merencanakan apakah kita harus menyelesaikannya terlebih dahulu atau kedua.
Ini benar-benar omong kosong. Menangkan grup dan siapa pun yang anda hadapi, hadapi! tegasnya.
Senada dengan Alan Shearer. Performa The Three Lions dan anggapan bahwa mereka bermain untuk 'ngalah' pada pertandingan tersebut juga mendapatkan perhatian dari Ian Wright. Menurutnya, adalah konyol ketika sebuah tim bermain tidak untuk menang, atau demi menghindari lawan yang sulit di babak selanjutnya.
Bagaimana anda memainkan sebuah pertandingan dengan tidak mencoba untuk menang? Saya tak tertarik pada apa yang Robertino Martinez inginkan dengan mengistirahatkan beberapa pemain, ujarnya.
Kami harusnya pergi dan menang. Saya tak senang orang-orang bahkan membicarakannya, ini hanya negatif, tandasnya.
Bantahan Southgate

Saya pikir ini pertandingan yang cukup datar. Mereka lebih mendominasi penguasaan bola dan mendapat peluang terbaik di babak pertama. Kami mendapat beberapa peluang bagus di babak kedua. Ini adalah tes yang bagus bagi kami. Marcus Rashford malam in gagal mencetak gol (dari peluang emas) tapi kami menderita karenanya, ujar Southgate seperti dikutip Sportsmole
Kami ingin memenangi pertandingan sepakbola jadi kami tak senang sudah menelan kekalahan, tegasnya.
Reaksi Media Sosial

Most boring game i`ve seen this world cup. Should have watched Tunisia-Panama, at least the fouls would have been entertaining. https://t.co/bDgaXJefuD
— sharon young (@SharonYoung53) June 28, 2018
Rute Mudah Inggris

Dan semua pasti tahu rute mana yang lebih mudah, bukan?
Dengan Inggris lolos ke babak 16 besar sebagai runner up Grup G, maka mereka akan menghadapi juara grup H, dalam hal ini Kolombia. Bila mampu menang, mereka akan bertemu pemenang antara Swedia atau Swiss di perempat final. Dan baru di babak semifinal, ada kemungkinan mereka bertemu dengan tim yang kuat seperti Kroasia atau Spanyol.
Bandingkan dengan Belgia yang menjadi juara grup H. Eden Hazard dkk memang hanya akan bertemu Jepang di babak 16 besar. Namun bila mereka mampu lolos, Brasil atau Meksiko sudah menunggu di perempat final dan tim-tim seperti Uruguay, Portugal, Prancis, Argentina juga sudah menunggu mereka di semifinal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham Alami Gangguan Kecil, Real Madrid Tak Perlu Panik
Liga Spanyol 2 Oktober 2026, 14:04
-
Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026
Piala Eropa 1 Oktober 2026, 13:51
-
John Stones dan Surat Tilang yang Terlewat
Liga Italia 30 September 2026, 13:38
-
Trent Alexander-Arnold, Denzel Dumfries, dan Persaingan Bek Kanan Real Madrid yang Memanas
Liga Spanyol 30 September 2026, 12:39
-
Jude Bellingham Tampil Lebih Baik Saat Bermain dengan Amarah
Piala Eropa 30 September 2026, 12:11
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



