Bosnia dan Herzegovina Mengubur Mimpi Italia dengan Ketenangan
Afdholud Dzikry | 1 April 2026 08:48
Bola.net - Timnas Bosnia sukses mengamankan tiket Piala Dunia 2026 untuk kedua kalinya dalam sejarah. Kepastian ini didapat usai mereka menumbangkan Italia lewat babak adu penalti setelah bermain 1-1 hingga perpanjangan waktu, Rabu (1/4/2026) dini hari tadi WIB.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Timnas Italia. Tim peraih empat gelar juara dunia tersebut kini tercatat gagal melaju ke putaran final Piala Dunia tiga kali berturut-turut.
Skenario pertandingan melawan Italia ini nyaris mengulang persis seperti laga semifinal hari Kamis minggu lalu. Kala itu mereka juga tertinggal lebih dulu sebelum menyingkirkan Wales melalui skema adu penalti.
Manajer Sergej Barbarez justru tampil sebagai sosok paling rileks di stadion Zenica malam itu. Ia sangat yakin dengan karakter pasukannya. Semuanya berjalan sesuai rencana.
Ketenangan Barbarez

Barbarez sama sekali tidak terlihat panik saat laga berlanjut ke babak tos-tosan. Dia malah meminta anak asuhnya bermain lepas tanpa beban berlebih.
Sang pelatih rupanya merasa perkembangan skuad sangat melampaui ekspektasi. Sikapnya di pinggir lapangan menular positif ke mental para pemain. Target pun tercapai.
"Saya menyuruh para pemain untuk masuk ke lapangan dan bersenang-senang," sebut Sergej Barbarez.
"Saya tidak pernah memulai atau menyelesaikan pertandingan dengan lebih tenang. Saya melihatnya di mata mereka, saya benar-benar menyukai mereka, mereka adalah pria berkarakter," tambahnya.
Akui Sulit Mengembangkan Permainan

Tuan rumah sempat dikejutkan oleh kebobolan cepat saat laga baru berjalan 15 menit. Italia kemudian harus bermain dengan 10 orang tepat sebelum waktu turun minum.
Bosnia ternyata butuh waktu cukup lama untuk membongkar pertahanan tim tamu. Gol penyeimbang baru lahir saat waktu normal menyisakan 11 menit. Sangat menegangkan.
"Pada awal babak pertama, kami memiliki beberapa masalah. Kami tidak memiliki organisasi, kami tidak berdiri di tempat yang seharusnya," terang Barbarez.
"Itulah mengapa kami kebobolan beberapa serangan balik. Namun melawan tim kelas dunia yang bertahan dengan baik bahkan dengan 10 pemain, Anda melihat kami percaya sejak awal," urainya.
Punya Rencana Kedua untuk Kerim Alajbegovic

Ada keputusan menarik terkait taktik menurunkan Kerim Alajbegovic. Winger 18 tahun itu sebelumnya menjadi pencetak gol penalti penentu kemenangan saat melawan Wales.
Meski publik ingin dia tampil sejak menit awal, Barbarez bersikeras menyimpannya. Remaja itu baru masuk dari bangku cadangan untuk kembali menendang penalti penentu. Taktik ini berhasil.
"Pada akhirnya, kami memutuskan bahwa kami membutuhkan Kerim dalam rencana kedua kami," ungkap sang manajer.
"Anda lihat, dia berusia 18 tahun, pada musim senior pertamanya. Terkadang menyenangkan melakukan hal-hal seperti ini," jelasnya.
Tangisan Nikola Katic

Lolosnya tim nasional memicu ledakan kelegaan luar biasa di kubu tuan rumah. Bek Nikola Katic tampak tak kuasa menahan luapan perasaannya di area lapangan.
Laga melawan dua tim tangguh secara beruntun jelas menguras fisik penggawa Bosnia. Euforia kemenangan ini dipastikan akan terbawa sampai esok hari. Tensi akhirnya mereda.
"Saya tidak pernah menangis setelah pertandingan, saya berusia 29 tahun, dan sekarang air mata itu menetes," ucap Nikola Katic.
"Kami menunjukkan semua semangat juang yang hebat itu dan kami memahkotai semuanya dalam dua pertandingan melawan lawan yang serius," bebernya.
Katic masih larut dalam kebahagiaan tak terkira di tengah perayaan tim. Sensasi kelolosan historis ini seolah membekukan kesadarannya sejenak.
"Semua orang akan lebih bahagia ketika mereka pergi bekerja besok. Saya gemetar, saya merinding. Saya berbicara, dan saya bahkan tidak tahu apa yang saya bicarakan," tutup Katic.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Piala Dunia 30 Juli 2026, 08:22
-
Cesc Fabregas Dukung Roberto Mancini Kembali Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 29 Juli 2026, 11:40
-
Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
Piala Dunia 29 Juli 2026, 07:51
LATEST UPDATE
-
Deadline Terlewati, Enzo Fernandez Dipastikan Tetap di Chelsea
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 06:49
-
Davide Frattesi Resmi Gabung Lazio dari Inter dengan Status Pinjaman
Liga Italia 15 Agustus 2026, 06:31
-
Konsorsium Jeff Bezos Beli Saham Minoritas Liverpool
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 05:39
-
Setelah Chalobah, Como Ingin Comot Pemain Chelsea Ini Lagi?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 23:30
-
Cody Gakpo Sepakat Gabung Tottenham
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 22:30
-
Reuni dengan Amorim, Manchester United Siapkan 25 Pemain untuk Hadapi AC Milan
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 21:30
-
Community Shield 2026, Manchester City Siap Gasak Arsenal
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 21:09
-
Beruntungnya Manchester United Bisa Dapatkan Andrey Santos
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 18:50
-
Dugaan Pengaturan Skor Mencuat, Integritas Piala AFF 2026 Diuji
Tim Nasional 14 Agustus 2026, 18:44
-
Bos Manchester City Kibarkan Bendera Putih untuk Transfer Enzo Fernandez?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 18:26
-
Lewis Hall Sulit, Manchester United Bakal Impor Bek Kiri dari Jerman?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 18:02
-
Michael Carrick Bakal Andalkan Marcus Rashford di Musim 2026/2027
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 17:38
-
Tidak Menyerah! Barcelona Siapkan Tawaran Ketiga untuk Rodri
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 17:19
-
Lewis Hall Ingin Gabung MU, Bakal Paksa Cabut dari Newcastle?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



