Cerita Timnas Swedia: Punya Gyokeres dan Isak Tapi Terancam Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026
Dimas Ardi Prasetya | 14 Oktober 2025 16:15
Bola.net - Timnas Swedia sedang menghadapi dilema besar: bagaimana negara yang punya dua penyerang mahal di level Premier League yakni Alexander Isak dan Viktor Gyokeres, justru berpotensi gagal lolos ke Piala Dunia 2026? Kisahnya penuh ironi: gemerlap transfer dan ekspektasi tinggi, tapi kenyataannya krisis di laga internasional begitu nyata.
Karier Isak sendiri cukup spektakuler di Inggris. Setelah bersinar bersama Newcastle, Isak resmi bergabung ke Liverpool pada musim panas 2025 dengan biaya transfer mencapai £125 juta, memecahkan rekor transfer Inggris untuk striker.
Di Newcastle, ia mencetak 62 gol dalam 109 penampilan. Namun adaptasi di Liverpool tidak mulus: ia sempat absen dari jajaran skuad awal karena perseteruan transfer dan masalah kebugaran.
Sejauh ini, Isak bermain sebanyak enam kali bagi Liverpool di semua ajang kompetisi. Ia baru mencatatkan satu gol dan satu assist.
Transfer Gyokeres ke Arsenal: Harapan Tinggi tapi Beban Besar

Fenomena serupa juga dialami Viktor Gyokeres, penyerang Swedia lain yang sukses mencuri perhatian klub-klub besar. Meskipun namanya belum sebesar Isak di masyarakat Inggris, prestasi dan potensi menjadikannya komoditas panas di bursa transfer. Namun, kisah transfernya dan realita lapangan menimbulkan celah besar antara harapan dan kenyataan bagi Swedia.
Musim panas 2025 menjadi momentum besar bagi Viktor Gyokeres. Ia resmi pindah dari Sporting Lisbon ke Arsenal dalam kesepakatan transfer senilai €63,5 juta plus €10 juta bonus. Ia menandatangani kontrak lima tahun dan mengenakan jersey nomor 14 di Emirates Stadium. Arsenal menyebut bahwa konsistensi performa dan produktivitas Gyokeres menjadi daya tarik utama bagi manajemen.
Namun perjalanan adaptasi di Premier League berjalan tidak semudah yang diharapkan. Dalam beberapa pertandingan awal, Gyokeres belum menunjukkan keperkasaan luar biasa. Dalam 10 penampilan awal, ia baru mencetak 3 gol.
Walau begitu, transfer ini tetap mencuri perhatian banyak pihak. Menurut laporan satu pihak agen Gyokeres, Sporting sempat menerima tawaran dari Manchester United di belakang layar, dan proses nego transfer ke Arsenal berakhir sangat dramatis. Transfer ini seolah menegaskan klub-klub elite Inggris yakin Gyokeres bisa menjadi ujung tombak hebat, tapi tantangannya adalah membuktikannya di lapangan keras Premier League.
Ironi: Penyerang Mahal Kesulitan Bawa Swedia ke Piala Dunia

Fakta pahit: meski Swedia memasang Isak dan Gyokeres sebagai ujung tombak mahal di kualifikasi Piala Dunia 2026, performa tim nasional justru jauh dari kata memuaskan.
Pada tanggal 10 Oktober 2025, Swedia takluk 0-2 di kandang sendiri dari Swiss dalam pertandingan Grup B. Setelah itu, mereka kalah lagi 0-1 dari Kosovo, memperparah posisi di dasar klasemen grup.
Dalam kekalahan melawan Kosovo, peluang emas tercipta di area Isak, salah satunya sundulan kepala di menit-menit akhir, namun kiper Kosovo tampil sigap. Ironi terasa karena Isak khususnya diharapkan menjadi juru selamat, namun bahkan peluang yang datang sulit dikonversi menjadi gol.
Isak sendiri mencetak tiga gol terakhirnya bagi Swedia di kandang sendiri yakni melawan Irlandia Utara, Slovakia, dan Estonia. Jadi wajar ia diharap bisa mencetak gol saat melawan Kosovo.
Swedia kini terpuruk di posisi dasar grup B dengan hanya satu poin dari empat pertandingan. Kondisi ini menyebabkan peluang mereka untuk lolos, baik langsung maupun via playoff, sangat tipis. Pelatih Jon Dahl Tomasson mengakui tekanan besar yang dihadapi timnya dan menegaskan: "Tentu saja, ini tidak cukup baik malam ini dan ini adalah hasil yang buruk," ucapnya seperti dikutip dari Reuters.
Kegagalan ini menunjukkan bahwa transfer mahal dan ambisi besar klub tidak bisa otomatis diterjemahkan menjadi keberhasilan internasional. Faktor fisik, adaptasi taktik, chemistry tim, dan kualitas lawan semua berperan. Bagi Swedia, ini pertanda bahwa pembenahan bukan lagi soal siapa yang dipasang sebagai striker, melainkan bagaimana sistem tim nasional dibangun agar mampu mendongkrak potensi individu menjadi hasil kolektif.
Hasil dan Jadwal Timnas Swedia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa

6 September 2025
- Slovenia 2-2
9 September 2025
- Kosovo 2-0 Swedia
11 Oktober 2025
- Swedia 0-2 Swiss
14 Oktober 2025
- Swedia 0-1 Kosovo
16 November 2025
- Swiss vs Swedia
19 November 2025
- Swedia vs Slovenia
(Reuters)
Baca Juga:
Siapa Bersinar dan Siapa Melempem Saat Prancis Ditahan Imbang Islandia? Ini Rapor Lengkapnya!
Rapor Pemain Belgia Saat Kalahkan Wales 4-2: De Bruyne Bintang Lapangan, Doku Tak Terhentikan!
Pengakuan Nick Woltemade: Cetak Gol Debut untuk Jerman, tapi Justru Merasa Tidak Puas
Kisah Sukses Cape Verde Lolos Piala Dunia 2026: Negara yang Penduduknya Tak Lebih Banyak dari Kabupaten Ponorogo!
Pengakuan Jujur nan Mengejutkan Nagelsmann Usai Jerman Susah Payah Taklukkan Irlandia Utara
Kocak! Seekor Tikus Masuk Lapangan untuk 'Hentikan' Laga Wales vs Belgia
Selamat! Timnas Cape Verde Lolos ke Piala Dunia untuk Pertama Kali dalam Sejarah
Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Prancis Tersandung, Jerman dan Belgia Tak Terbendung
10 Ribu Demonstran Siap 'Panaskan' Laga Italia vs Israel, Keamanan Diperketat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
