
Bola.net - Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, secara mengejutkan melabeli kemenangan timnya sebagai kemenangan "jelek". Pernyataan jujur ini dilontarkannya setelah Jerman bersusah payah mengamankan tiga poin krusial di kandang Irlandia Utara.
Der Panzer memang berhasil meraih kemenangan ketiga beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, performa mereka di Belfast jauh dari kata meyakinkan.
Gol tunggal dari Nick Woltemade menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang diwarnai perlawanan sengit tuan rumah. Gol tersebut bahkan lahir dari satu-satunya tembakan tepat sasaran Jerman di babak pertama.
Meski tiga poin berhasil diamankan, Nagelsmann sama sekali tidak terkesan. Ia justru memberikan analisis yang sangat kritis terhadap penampilan anak asuhnya.
Perjuangan di Tengah Atmosfer Mencekam

Jerman dibuat frustrasi sejak awal laga oleh perlawanan spartan Irlandia Utara. Didukung atmosfer elektrik di Windsor Park, tuan rumah tampil berani dan merepotkan.
Bahkan, tim asuhan Michael O'Neill sempat mencetak gol melalui Dan Ballard, meskipun dianulir karena offside. Sebaliknya, Jerman kesulitan menciptakan peluang bersih selama setengah jam pertama.
"Ini jelas bukan pertandingan terbaik kami. Stadionnya sangat emosional," ujar Nagelsmann usai laga.
"Ada banyak pertarungan untuk mempertahankan penguasaan bola, dan itu bahkan menyulitkan wasit untuk memperhatikan semua detail kecil," sambungnya.
Kemenangan 'Jelek' yang Tetap Disyukuri

Di tengah kebuntuan, Jerman akhirnya berhasil memecah kebuntuan lewat skema bola mati. Gol debut internasional Nick Woltemade menjadi penyelamat bagi Der Panzer.
Meski begitu, secara keseluruhan Nagelsmann mengakui bahwa timnya dipaksa bermain tidak sesuai gaya mereka. Ia pun tak ragu menyebut kemenangan ini sebagai kemenangan yang tidak indah.
"Sulit untuk memainkan permainan yang bagus ketika bola lebih sering berada di udara. Anda harus bertarung dan berduel," jelas pelatih berusia 38 tahun itu.
"Itu adalah kemenangan 'jelek', tetapi yang terpenting adalah tiga poin," tegasnya.
Bola Mati Menjadi Pembeda Utama
Gol semata wayang Jerman dalam laga ini memang lahir dari situasi yang tidak terduga. Sebuah sepak pojok dari David Raum berhasil diselesaikan secara improvisasi oleh Woltemade.
Sempat ada pemeriksaan VAR untuk potensi handball, namun akhirnya disahkan karena bola mengenai bahu sang striker. Momen inilah yang pada akhirnya menjadi satu-satunya pembeda antara kedua tim.
"Pada akhirnya, sebuah skema bola mati yang menentukan pertandingan," kata Nagelsmann.
"Kami sering berlatih bola mati karena pentingnya hal itu," imbuhnya.
Isu Kiper Utama dan Diskusi yang Tak Perlu
Selain performa tim, Nagelsmann juga menanggapi isu mengenai siapa yang akan menjadi kiper utama Jerman di Piala Dunia. Hal ini menyusul performa solid Oliver Baumann yang melakukan beberapa penyelamatan penting.
Nagelsmann menegaskan bahwa timnya tidak memiliki masalah di sektor penjaga gawang sejak Manuel Neuer pensiun dari timnas. Ia merasa diskusi publik mengenai hal ini justru tidak produktif.
"Sejak Manu (Neuer) pensiun, kami tidak pernah kalah dalam pertandingan karena kesalahan penjaga gawang," ungkap mantan pelatih Bayern Munchen tersebut.
"Diskusi ini tidak membantu siapa pun, baik para penjaga gawang kami maupun Manu sendiri, yang sedang fokus pada Bayern," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 18 Juli 2026 07:00Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
-
Piala Dunia 17 Juli 2026 18:15Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 18 Juli 2026 07:00Manchester United Hidupkan Minat Pada Jean-Philippe Mateta
-
Piala Dunia 18 Juli 2026 07:00Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
-
Liga Inggris 18 Juli 2026 05:46Tanpa Sesko, Manchester United Bawa 25 Pemain untuk Hadapi Wrexham
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Juli 2026 07:00Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
-
piala dunia 17 Juli 2026 18:15Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
-
piala dunia 17 Juli 2026 16:00Joan Laporta: Jika Wasit Adil, Spanyol akan Juara Piala Dunia 2026!
SOROT
-
Liputan6 18 Juli 2026 00:54Gempa M 7,4 Meksiko Picu Peringatan Tsunami, Air Laut Naik 0,5 Meter
-
Liputan6 17 Juli 2026 23:02Ekonom Sebut Ekonomi Indonesia Masih Tumbuh, Tapi Waspada Risiko Fiskal
-
Liputan6 17 Juli 2026 22:15Hotman Beberkan 5 Alasan Eks Jampidsus Febrie Tak Layak Jadi Tersangka
-
Liputan6 17 Juli 2026 22:12Eks Jampidsus Febrie Dicecar Uang Suap Rp 50 M dan Aset Rumah Sentul
-
Liputan6 17 Juli 2026 22:07Eks Jampidsus Febrie Diperiksa 10 Jam, Ini yang Ditanyakan Penyidik
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3342296/original/095357800_1609984155-gempa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300179/original/038297600_1784304434-IMG_2114.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1983524/original/003453600_1520762707-AP18068588494177.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292892/original/019035300_1783663723-jam7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292890/original/041047500_1783663722-jam5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300168/original/090565800_1784301109-f15bac1c-a403-4305-8222-a1e7f51b1067.jpeg)

