
Bola.net - Nick Woltemade menjadi pahlawan Timnas Jerman dalam lawatan sulit ke Belfast. Gol debut internasionalnya memastikan kemenangan krusial atas Irlandia Utara di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, di balik momen bersejarah tersebut, tersimpan sebuah pengakuan yang mengejutkan. Sang striker justru merasa tidak puas dengan penampilannya sendiri untuk Der Panzer sejauh ini.
Gol semata wayangnya yang lahir dari bahu menjadi cerminan dari laga yang berjalan "jelek". Meski demikian, ia sadar betul bahwa kemenangan dalam laga seperti ini adalah yang terpenting.
Pada akhirnya, ini adalah kisah tentang kelegaan, kritik diri, dan pentingnya tiga poin. Sebuah malam yang tak akan terlupakan bagi striker Newcastle United tersebut.
Gol Bersejarah di Tengah Laga Sulit

Jerman benar-benar dibuat frustrasi oleh perlawanan spartan Irlandia Utara. Di tengah atmosfer Windsor Park yang bergemuruh, Die Mannschaft kesulitan menciptakan peluang bersih.
Namun, satu momen dari situasi bola mati mengubah segalanya. Nick Woltemade berhasil memecah kebuntuan dengan gol yang tidak biasa, sekaligus menjadi gol perdananya untuk timnas senior.
"Sangat penting bagi saya untuk mencetak gol internasional pertama saya hari ini," ujar Woltemade usai laga.
"Secara pribadi, saya tidak senang dengan penampilan saya untuk Jerman sejauh ini," sambungnya.
Kemenangan 'Jelek' yang Harus Diterima
Gol Woltemade yang lahir dari bahunya seolah menjadi simbol dari keseluruhan jalannya pertandingan. Itu bukanlah laga yang indah, tetapi penuh perjuangan dan kerja keras.
Ia sendiri mengakui bahwa pertandingan berjalan tidak bagus. Namun, dalam sepak bola, memenangkan laga-laga sulit seperti ini terkadang jauh lebih penting daripada bermain cantik.
"Sebenarnya pas sekali saya mencetak gol dengan bahu saya," ungkap pemain berusia 23 tahun itu.
"Ini bukanlah permainan yang bagus, tetapi Anda juga harus memenangkan laga seperti ini," tegasnya.
Tiga Poin Adalah Segalanya
Terlepas dari performa yang kurang memuaskan, Woltemade tetap merasa bahagia. Tiga poin yang berhasil diamankan dari laga tandang yang sulit adalah hasil akhir yang paling utama.
Ia sadar betul bahwa meraih kemenangan di tengah atmosfer stadion yang begitu hebat bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, ia sangat mensyukuri hasil yang diraih timnya.
"Kami mendapatkan 3 poin, jadi saya senang. Dengan atmosfer yang begitu hebat, kemenangan bukanlah hal yang pasti," imbuhnya.
Rahasia di Balik Gol Tak Terduga
Gol yang dicetak Woltemade dari situasi sepak pojok ternyata bukanlah sebuah kebetulan semata. Ia mengungkapkan bahwa skema bola mati memang menjadi salah satu fokus utama dalam latihan tim.
Kerja keras di sesi latihan itu akhirnya terbayar lunas pada momen yang krusial. Gol tersebut menjadi bukti betapa pentingnya detail kecil dalam sebuah pertandingan ketat.
"Kami banyak berlatih bola mati dengan berbagai variasi. Saya senang itu berhasil hari ini," pungkas Woltemade.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 28 November 2025 10:37FIFA Terancam Digugat Soal Penghapusan Sanksi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 21 November 2025 13:57Gattuso Woles Ditanya Irlandia Utara, Tapi Murka Ditanya Soal Chiesa, Ada Apa?
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 30 November 2025 06:27 -
Liga Italia 30 November 2025 06:18 -
Liga Italia 30 November 2025 06:06 -
Liga Italia 30 November 2025 06:02 -
Liga Inggris 30 November 2025 05:52 -
Liga Italia 30 November 2025 05:40
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 28 November 2025 14:24 -
piala dunia 28 November 2025 10:37 -
piala dunia 28 November 2025 10:19 -
piala dunia 26 November 2025 09:09 -
piala dunia 26 November 2025 00:53 -
piala dunia 21 November 2025 16:42
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 7 Pemain dengan Jumlah Assist Terbanyak Sepanjang ...
- 10 Pemain Termuda Sepanjang Sejarah Liga Champions...
- 4 Calon Pengganti Benjamin Sesko di Manchester Uni...
- 8 Penendang Penalti Terbaik Sepanjang Masa di Prem...
- Nasib Penggawa Inter Milan Peraih Treble 2010: Dar...
- 3 Pemain Terbaik Versi Zlatan Ibrahimovic: Messi N...
- Terancam Gagal ke Piala Dunia, 6 Pemain Inggris In...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427888/original/097857800_1764436105-Tim_SAR_menyeberangi_sungai_pakai_tali_untuk_selamatkan_korban_banjir.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427859/original/058430600_1764432394-Gajah_mati_diterjang_banjir_di_Aceh.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426787/original/071024400_1764317616-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427847/original/090463000_1764428630-Warga_di_Tapteng_jarah_minimarket__2_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427835/original/050060200_1764426419-Warga_di_Tapteng_jarah_minimarket.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427833/original/038316600_1764425826-Pelaku_pembunuhan_janda_di_Lampung.jpg)
