Cerita Wilfried Gnonto: 18 Tahun, Debut di Italia, Penantian 1 Jam untuk Foto Bareng Messi
Asad Arifin | 5 Juni 2022 10:13
Bola.net - Laga Italia vs Jerman menyisakan catatan manis bagi Gli Azzurri. Walau gagal meraih kemenangan, Italia patut senang karena telah memberi debut pada sejumlah pemain muda termasuk Wilfried Gnonto.
Italia berjumpa Jerman pada laga UEFA Nations League A Grup 3. Laga antara Italia vs Jerman dimainkan di Stadion Renato Dall'Ara pada Minggu (5/6/2022) dini hari WIB. Laga ini berjalan cukup seru.
Setelah bermain imbang tanpa gol, Italia unggul pada menit ke-70 lewat gol Lorenzo Pellegrini. Lalu, Jerman mampu menyamakan kedudukan tiga menit kemudian dari gol Joshua Kimmich.
Laga Italia vs Jerman menjadi momen debut bagi enam pemain Italia. Salah satunya adalah penyerang muda Wilfried Gnonto. Ada banyak kisah unik dari pemain 18 tahun itu. Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Jebolan Akademi Inter Milan
Gnonto masuk lapangan pada menit ke-65, menggantikan Matteo Politano. Pada usia 18 tahun, Gnonto menjalani debut senior bersama Timnas Italia. Tidak semua pemain bisa mencatat hal spesial seperti ini.
Gnonto harus melewati jalan terjal untuk mendapat debut. Gnonto adalah pemain didikan akademi Inter Milan. Namun, pada usia yang sangat muda, dia memilih pindah ke FC Zurich untuk mendapat kesempatan bermain.
"Saya merasa sangat betah di Inter, tetapi pada titik tertentu Anda perlu membuat keputusan sulit. Untungnya, saya memiliki orang tua dan agen yang membantu saya melalui proses tersebut. Itu adalah risiko," kata Gnonto.
Juara di FC Zurich
Keputusan Gnonto pindah ke FC Zurich sangat tepat. Dia memang tidak mendapat banyak atensi. Tapi, dia mendapat menit bermain. Pada musim 2021/2022, Gnonto memainkan 33 laga di Liga Super, mencetak delapan gol, dan juara.
Setelah itu, Gnonto menjalani debut di Timnas Italia.
"Itu adalah minggu yang aneh dan menggembirakan, pelatih memberi saya kesempatan dan saya pikir saya memanfaatkannya sebaik mungkin," ucap pemain berusia 18 tahun.
"Semuanya berjalan begitu cepat, saya hanya mencoba menikmati momen dan setiap sesi latihan, karena berada di sini adalah hak istimewa," tegasnya.
1 Jam Menanti Lionel Messi

Publik Italia mulai membandingkan Gnonto dengan Lorenzo Insigne. Mereka punya gaya bermain, posisi, dan postur tubuh yang dianggap mirip. Tapi, Gnonto mengaku lebih banyak mempelajari gaya bermain Raheem Sterling.
Gnonto juga mengidolakan Lionel Messi. Saat Italia berjumpa Argentina pada laga Finalissima, Gnonto sangat ingin berjumpa Lionel Messi. Dia ingin mengajak foto peraih lima gelar Ballon d'Or tersebut.
"Saya mencoba berdiri di luar ruang ganti selama satu jam, tapi tidak bertemu dengan Messi!," kata Gnonto.
Darah Pantai Gading
Gnonto lahir dan besar Piedmont adalah sebuah wilayah di barat laut Italia. Orang tuanya berasal dari Pantai Gading. Latar belakangn keluarga itu membuat perjuangan Gnonto di sepak bola sangat keras.
"Saya berutang segalanya kepada keluarga saya, karena sejak saya kecil mereka membuat begitu banyak pengorbanan untuk saya dan saya mencoba untuk membayar mereka sebaik mungkin. Saya hanya berharap mereka bangga dengan saya," tutup Gnonto.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


