Collina Bela Wasit Argentina vs Mesir, FIFA Tolak Tuduhan Tak Berdasar dari Mesir
Gia Yuda Pradana | 9 Juli 2026 20:20
Bola.net - Wasit Piala Dunia 2026 kembali menjadi bahan perdebatan setelah Mesir melayangkan protes keras usai kalah 2-3 dari Argentina pada babak 16 besar. FIFA merespons melalui kepala perwasitannya, Pierluigi Collina, yang menegaskan integritas perangkat pertandingan tidak dapat diragukan.
Federasi Sepak Bola Mesir menilai terjadi kesalahan serius dalam pertandingan yang dipimpin wasit asal Prancis, Francois Letexier. Mereka bahkan meminta FIFA memulangkan Letexier beserta tim wasit yang bertugas.
Kontroversi muncul setelah beberapa keputusan penting pada menit-menit akhir dianggap merugikan Mesir. Tim berjuluk The Pharaohs merasa kehilangan peluang mempertahankan keunggulan sebelum akhirnya kebobolan tiga gol dan tersingkir.
Collina menilai kritik terhadap keputusan pertandingan merupakan hal yang wajar dalam sepak bola. Namun, ia menegaskan tuduhan tanpa dasar tidak memiliki tempat dalam olahraga tersebut.
Collina Tegaskan Integritas Wasit FIFA

Dalam pernyataan yang dimuat FIFA, Collina memberikan pembelaan penuh terhadap seluruh perangkat pertandingan. Ia menilai tuduhan yang tidak memiliki dasar justru dapat memicu ancaman kepada wasit beserta keluarganya.
"Diskusi yang konstruktif mengenai keputusan akan selalu menjadi bagian dari sepak bola, tetapi tuduhan yang tidak berdasar tidak memiliki tempat dalam olahraga kami," ujar Collina.
Ia melanjutkan, "Tidak seorang pun dapat mempertanyakan integritas wasit Piala Dunia FIFA. Ketika hal itu terjadi, dampaknya dapat memicu ancaman terhadap mereka dan keluarga mereka. Itu tidak benar."
Collina juga memastikan proses perwasitan FIFA tidak bisa dipengaruhi siapa pun. "Tidak seorang pun dapat mengklaim bahwa sistem perwasitan FIFA bisa dipengaruhi oleh siapa pun, bahkan oleh Presiden FIFA."
Protes Mesir Berawal dari Sejumlah Keputusan Penting

Mesir merasa dirugikan ketika gol kedua mereka dianulir saat masih unggul 1-0. VAR menilai Marwan Attia menginjak kaki Lisandro Martinez pada awal proses terjadinya gol sehingga pelanggaran dinyatakan terjadi.
Pada masa tambahan waktu, Mesir kembali mengajukan keberatan. Mereka menilai Hamdi Fathy lebih dulu dilanggar Alexis Mac Allister sebelum Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan Argentina.
Selain itu, Mohamed Salah merasa layak memperoleh penalti setelah duel dengan Julian Alvarez. Akan tetapi, wasit dan VAR memutuskan kontak tersebut masih termasuk bagian normal dalam permainan.
FIFA Jelaskan Alasan VAR Tidak Mengubah Keputusan

Collina menjelaskan tayangan ulang memperlihatkan Attia memang menginjak kaki Martinez. Menurutnya, pelanggaran tetap dianggap pelanggaran meski tidak terlihat jelas oleh wasit di lapangan.
Ia juga menjelaskan VAR hanya akan merekomendasikan perubahan apabila menemukan kesalahan yang nyata dalam proses terciptanya gol. Untuk insiden Salah dan Alvarez, perangkat pertandingan menilai bek Argentina lebih dulu menyentuh bola sehingga kontak lanjutan masih berada dalam batas permainan normal.
Pernyataan itu menjadi jawaban resmi FIFA atas kritik yang mengemuka setelah laga Mesir kontra Argentina. Badan sepak bola dunia tersebut tetap berdiri di belakang wasit dan sistem VAR yang bertugas pada pertandingan tersebut.
Sumber: RTE.ie
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Argentina vs Burkina Faso 4 Oktober 2026
Amerika Latin 2 Oktober 2026, 21:12
-
56 Menitnya Nico Paz, Gambaran Masa Depan Argentina Setelah Messi Pensiun
Amerika Latin 2 Oktober 2026, 12:04
-
Nomor 10 Argentina Setelah Lionel Messi Pensiun: Siapa yang Akan Jadi Penerusnya?
Piala Dunia 30 September 2026, 23:45
-
John Stones dan Surat Tilang yang Terlewat
Liga Italia 30 September 2026, 13:38
-
Roma Jelaskan Alasan Larang Paulo Dybala Hadiri Laga Perpisahan Lionel Messi
Amerika Latin 30 September 2026, 13:32
LATEST UPDATE
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



