Edin Dzeko, Inspirasi Bosnia Lolos Piala Dunia yang Kini Harus Berpacu Pulihkan Cedera

Gia Yuda Pradana | 1 April 2026 18:57
Edin Dzeko, Inspirasi Bosnia Lolos Piala Dunia yang Kini Harus Berpacu Pulihkan Cedera
Pemain Bosnia Edin Dzeko (kiri) menyapa pemain Italia Bryan Cristante setelah laga final play-off kualifikasi Piala Dunia antara Bosnia vs Italia di Zenica, Bosnia, Selasa, 31 Maret 2026 (c) AP Photo/Armin Durgut

Bola.net - Edin Dzeko kembali menjadi figur kunci saat Timnas Bosnia dan Herzegovina memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 40 tahun itu memimpin selebrasi tim meski harus menahan nyeri pada bahunya.

Dengan lengan kanan terikat untuk melindungi cedera, ia tetap tersenyum saat merekam momen perayaan di ruang ganti usai mengalahkan Timnas Italia di final play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026. Momen itu menjadi simbol kontribusinya yang belum tergantikan bagi tim nasional.

Advertisement

Keberhasilan ini membawa Bosnia ke Piala Dunia kedua mereka sebagai negara independen setelah pecahnya Yugoslavia. Perjalanan panjang tersebut tak lepas dari peran veteran yang terus tampil konsisten.

Namun, euforia kelolosan itu diiringi kecemasan soal kondisi fisik sang kapten. Waktu yang tersisa sekitar 10 minggu membuat proses pemulihan menjadi krusial.

1 dari 3 halaman

Cedera di Momen Penentuan

Cedera di Momen Penentuan

Selebrasi pemain Bosnia dan Herzegovia usai memastikan lolos Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Italia di final playoff. (c) AP Photo/Armin Durgut

Cedera bahu yang dialami Dzeko terjadi di akhir laga melawan Italia. Insiden itu membuatnya absen dalam adu penalti yang menentukan hasil pertandingan.

Ia tetap bertahan di lapangan hingga perpanjangan waktu usai, menunjukkan jiwa kepemimpinan yang kuat. Pada sentuhan terakhirnya, ia dijatuhkan oleh Davide Frattesi saat membawa bola ke area lawan.

Pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, berharap cedera tersebut tidak serius. Ia menegaskan bahwa tim sangat membutuhkan sang striker di turnamen nanti.

"Saya berharap cedera Edin Dzeko tidak serius dan ia bisa bersama kami di Piala Dunia, karena waktunya tidak banyak," ujar Barbarez.

2 dari 3 halaman

Kontribusi Tak Tergantikan

Kontribusi Tak Tergantikan

Pemain Bosnia, Nikola Katic (kanan) dan Dzenis Burnic merayakan kemenangan timnya saat mengalahkan Italia di adu penalti pada playoff Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Armin Durgut

Dzeko mencetak enam gol sepanjang kualifikasi dan menjadi motor serangan tim. Salah satu momen penting terjadi saat ia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-86 melawan Wales di semifinal play-off.

Kontribusinya juga terlihat dalam proses gol penyama kedudukan saat menghadapi Italia. Duel udaranya membantu membuka ruang bagi Haris Tabakovic untuk mencetak gol.

Meski tidak ikut dalam adu penalti, perannya tetap terasa di balik keberhasilan tim. Para pemain muda mampu melanjutkan perjuangan dengan sempurna dari titik putih.

Bosnia mencetak empat gol dari empat penendang, sementara dua pemain Italia gagal. Penalti penentu dicetak oleh Esmir Bajraktarevic yang menaklukkan Gianluigi Donnarumma.

3 dari 3 halaman

Generasi Baru Siap Melanjutkan

Generasi Baru Siap Melanjutkan

Selebrasi pemain Bosnia dan Herzegovina usai memastikan ke Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Italia lewat adu penalti di final playoff Piala Dunia, 1 April 2026. (c) AP Photo/Armin Durgut

Keberhasilan Bosnia juga menampilkan peran penting generasi muda. Kerim Alajbegovic yang masih berusia 18 tahun ikut mencetak gol dalam adu penalti.

Menariknya, usia gabungan Bajraktarevic dan Alajbegovic masih lebih muda dari Dzeko. Hal ini menunjukkan transisi generasi mulai berjalan dalam skuad Bosnia.

Meski begitu, pengalaman Dzeko tetap menjadi fondasi utama tim. Rekornya mencetak gol untuk tim nasional selama 20 tahun kalender berturut-turut menjadi bukti konsistensi luar biasa.

Bosnia kini menatap Piala Dunia 2026 dengan optimisme tinggi. Mereka dijadwalkan menghadapi Kanada, Swiss, dan Qatar di fase grup.

Dengan atau tanpa Dzeko, peluang untuk melangkah lebih jauh terbuka lebar. Namun, kehadirannya tetap menjadi harapan utama bagi ambisi Bosnia di panggung dunia.

Sumber: Mail Online

LATEST UPDATE