Emiliano Viviano Kritik Pedas Federasi Italia: Jika Saya Gravina, Saya Akan Pergi
Aga Deta | 2 April 2026 11:26
Bola.net - Emiliano Viviano melontarkan kritik tajam setelah Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Ia menyoroti kepemimpinan federasi yang dinilai tidak menunjukkan tanggung jawab.
Italia tersingkir usai kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina di babak play-off. Hasil tersebut memperpanjang kegagalan Azzurri tampil di Piala Dunia menjadi tiga edisi beruntun.
Situasi ini memicu gelombang kritik dari berbagai pihak. Viviano menjadi salah satu sosok yang paling vokal dalam menanggapi kondisi tersebut.
Ia tidak hanya mengkritik pimpinan federasi, tetapi juga menyinggung masalah mendasar dalam sistem sepak bola Italia. Menurutnya, persoalan tersebut sudah berlangsung lama dan perlu segera dibenahi.
Soroti Presiden Federasi

Viviano menilai keputusan presiden federasi yang tidak mengundurkan diri sebagai hal yang sulit dipahami. Ia bahkan menyampaikan kritik dengan nada yang sangat keras.
Menurutnya, tanggung jawab atas kegagalan ini seharusnya diambil oleh pihak tertinggi dalam organisasi. Ia menyebut situasi ini mencerminkan lemahnya kepemimpinan.
"Saya merasa tidak masuk akal bahwa presiden federasi belum mengundurkan diri," ujar Viviano.
"Jika saya berada di posisinya, saya akan memilih pergi dari sini," tegas Viviano.
Kritik Akademi Sepak Bola

Selain masalah di tingkat federasi, Viviano juga menyoroti kondisi akademi sepak bola di Italia. Ia menilai pembinaan usia muda tidak berjalan dengan baik.
Pengalaman pribadinya sebagai orang tua dari anak yang bermain sepak bola menjadi dasar pandangannya. Ia melihat adanya kekurangan dalam proses pembinaan pemain muda.
"Kami adalah salah satu negara terbaik dalam olahraga, bersama negara Balkan kami memiliki banyak talenta luar biasa dan secara alami memiliki potensi untuk sukses," kata Viviano.
"Tetapi di akademi sepak bola, tidak ada yang benar-benar dibangun dan tidak ada yang diajarkan. Semuanya hanya soal hari ini menang atau kalah, tidak lebih dari itu," lanjut Viviano.
Desakan Perubahan Menyeluruh

Kritik yang disampaikan Viviano mencerminkan keresahan yang lebih luas di sepak bola Italia. Banyak pihak mulai menuntut perubahan dari level atas hingga akar rumput.
Tekanan terhadap federasi juga terus meningkat dari berbagai kalangan. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda perubahan signifikan dari pimpinan.
"Kondisi ini tidak bisa dibiarkan terus berlanjut tanpa perubahan," ucap Viviano.
"Sepak bola Italia membutuhkan pembenahan dari dasar agar bisa kembali bersaing di level tertinggi," tutup Viviano.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roberto Mancini Puji Italia usai Tahan Prancis: Kami Bermain sebagai Tim
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 06:29
-
Zinedine Zidane Puas dengan Performa Prancis meski Ditahan Italia
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 05:54
-
Debut Kandang Zidane Bersama Prancis Berakhir Imbang, Donnarumma Jadi Penghalang
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 05:19
-
Hasil Prancis vs Italia: Alessandro Bastoni Gagalkan Kemenangan Les Bleus
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 04:30
-
Prediksi Prancis vs Italia 3 Oktober 2026
Piala Eropa 1 Oktober 2026, 14:52
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
