Fakta Unik Piala Dunia 2026: FIFA Tutupi Ribuan Logo Sponsor di Stadion
Richard Andreas | 16 Juni 2026 05:54
Bola.net - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan dan atmosfer meriah di lapangan. Di balik penyelenggaraan turnamen terbesar sepak bola dunia itu, ada pekerjaan besar yang harus dilakukan oleh setiap stadion tuan rumah.
Salah satu syarat utama dari FIFA adalah penerapan kebijakan "stadion bersih" yang bertujuan melindungi hak sponsor resmi turnamen. Karena itu, seluruh identitas komersial yang tidak terkait dengan FIFA harus disingkirkan atau disembunyikan selama kompetisi berlangsung.
Meskik begitu, pelaksanaan aturan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Di sejumlah stadion di Amerika Utara, upaya menghilangkan jejak sponsor justru memunculkan pemandangan unik yang menarik perhatian para penggemar.
Nama Stadion Diganti dan Logo Ditutupi

FIFA mewajibkan seluruh venue Piala Dunia menghapus identitas sponsor yang sudah melekat pada stadion. Karena alasan itu, sejumlah stadion menggunakan nama baru yang merujuk pada kota tuan rumah selama turnamen berlangsung.
Penerapan aturan tersebut menimbulkan tantangan tersendiri di beberapa lokasi. Di Atlanta, misalnya, simbol bintang Mercedes-Benz yang berada di atas atap stadion tetap dibiarkan karena proses pelepasannya dinilai berisiko merusak struktur tersebut.
Contoh lain terlihat di Levi's Stadium di Santa Clara, California. Selama Piala Dunia, stadion tersebut menggunakan nama San Francisco Bay Area Stadium meski lokasinya berjarak sekitar 64 kilometer dari San Francisco.
Menjelang pertandingan pertama di stadion tersebut, banyak suporter memperhatikan bahwa logo Levi's di bagian depan stadion hanya ditutupi selembar kain. Bentuk khas logo perusahaan itu masih terlihat jelas, sehingga memicu perhatian di media sosial.
Aturan Ketat FIFA Sampai ke Dalam Stadion
Kebijakan stadion bersih FIFA tidak hanya berlaku untuk bagian luar bangunan. Aturan tersebut juga mencakup hampir seluruh area di dalam stadion.
Dalam kontrak yang ditandatangani stadion tuan rumah, disebutkan bahwa tidak boleh ada iklan, promosi, penjualan merchandise, papan nama, atau identitas komersial apa pun di tribun, papan skor, kursi, seragam staf, pagar, maupun area lain di sekitar stadion kecuali yang dipasang atau disetujui FIFA.
Karena itu, proses penghapusan identitas sponsor menjangkau berbagai detail kecil yang jarang terlihat publik. Di ruang pers Levi's Stadium, setidaknya 23 botol bumbu makanan dilaporkan memiliki logo yang ditutupi menggunakan lakban hitam.
Sementara di Gillette Stadium, Boston, mesin pembayaran kartu yang biasa digunakan diganti dengan perangkat lain. Langkah itu menjadi menarik karena Visa merupakan salah satu sponsor terbesar FIFA.
Tantangan Besar di Stadion Final
Upaya serupa juga dilakukan di MetLife Stadium, New Jersey, yang akan menjadi lokasi final Piala Dunia pada 19 Juli mendatang.
Penyelenggara berhasil menyamarkan hampir seluruh referensi terhadap nama stadion di berbagai area venue. Nilai sponsor tersebut sendiri sangat besar, dengan perusahaan asuransi MetLife dilaporkan sepakat membayar antara 17 juta hingga 20 juta dolar AS per tahun selama periode 25 tahun sejak 2011.
Meski demikian, beberapa jejak identitas stadion masih bisa ditemukan. Huruf-huruf bertuliskan "MetLife Stadium" masih terlihat samar di balik papan penutup yang dipasang di beberapa bagian stadion.
Selain itu, logo MetLife Stadium juga masih terdapat pada lebih dari 80 ribu tempat gelas yang terpasang di kursi penonton. FIFA sempat meminta identitas tersebut ditutupi, tetapi komite tuan rumah akhirnya menolak karena biaya yang dibutuhkan dinilai terlalu besar.
Dengan ketatnya aturan yang diterapkan FIFA, kemunculan sponsor nonresmi di venue Piala Dunia diperkirakan akan menjadi pemandangan yang sangat jarang ditemukan selama sisa turnamen.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Delegasi FIFA Cek Kesiapan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:58
-
Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
Piala Dunia 3 September 2026, 14:14
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


