FFA: Qatar Bisa Kehilangan Hak Tuan Rumah 2022
Editor Bolanet | 28 November 2011 23:26
- Presiden Federasi Sepak bola Australia (FFA) Frank Lowy tak menggaransi kalau Qatar akan tetap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.
Qatar berhasil mendapatkan hak untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia setelah mengalahkan Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang dan Australia pada Desember tahun lalu.
Proses penunjukan Qatar untuk menjadi penyelenggara Piala Dunia 2022, mengalahkan AS dan Australia, bersama dengan penunjukan Rusia sebagai penyelenggara Piala Dunia 2018, telah mendapat kritik secara global, karena diduga terjadi praktek korupsi dan penyuapan pada badan sepak bola dunia, FIFA.
Saya tidak tahu apakah anda ingat ketika saya kembali dari hari penentuan (setelah kekalahan dari proses bidding Piala Dunia), dan saya mengatakan 'ini bukanlah kata terakhir mengenai penunjukan (tuan rumah) Piala Dunia, kata Lowy kepada reporter.
Maka, itu bukanlah kata terakhir, dan kata terakhir masih belum terdengar sampai sekarang.
Jangan meminta saya untuk memperinci sebab saya tidak memiliki bola kaca. Tapi, media di seluruh dunia membicarakan hal itu, penunjukan khususnya terhadap 2022, keadaan komite eksekutif FIFA - semua hal yang terkait.
Ini belum berakhir. Saya tidak tahu dengan pasti di mana itu akan memantul. Satu-satunya hal yang saya tahu adalah ini belum berakhir, tegas Lowy. (afp/end)
Qatar berhasil mendapatkan hak untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia setelah mengalahkan Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang dan Australia pada Desember tahun lalu.
Proses penunjukan Qatar untuk menjadi penyelenggara Piala Dunia 2022, mengalahkan AS dan Australia, bersama dengan penunjukan Rusia sebagai penyelenggara Piala Dunia 2018, telah mendapat kritik secara global, karena diduga terjadi praktek korupsi dan penyuapan pada badan sepak bola dunia, FIFA.
Saya tidak tahu apakah anda ingat ketika saya kembali dari hari penentuan (setelah kekalahan dari proses bidding Piala Dunia), dan saya mengatakan 'ini bukanlah kata terakhir mengenai penunjukan (tuan rumah) Piala Dunia, kata Lowy kepada reporter.
Maka, itu bukanlah kata terakhir, dan kata terakhir masih belum terdengar sampai sekarang.
Jangan meminta saya untuk memperinci sebab saya tidak memiliki bola kaca. Tapi, media di seluruh dunia membicarakan hal itu, penunjukan khususnya terhadap 2022, keadaan komite eksekutif FIFA - semua hal yang terkait.
Ini belum berakhir. Saya tidak tahu dengan pasti di mana itu akan memantul. Satu-satunya hal yang saya tahu adalah ini belum berakhir, tegas Lowy. (afp/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Cristiano Ronaldo dan Menit Bermainnya yang Terasa Janggal
Piala Dunia 29 Juni 2026, 07:00
-
Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:41
-
Kanada Tunggu Belanda atau Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:31
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Kanada: Stephen Eustaquio
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:16
-
Hasil Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit 90+2 Kirim Kanada ke 16 Besar
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:04
-
Gol Lionel Messi Tak Kunjung Berhenti
Piala Dunia 29 Juni 2026, 01:19
-
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41




