FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino

Gia Yuda Pradana | 18 Agustus 2026 09:27
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
FILE - Presiden FIFA Gianni Infantino (kanan) menganugerahi Presiden Donald Trump dengan Penghargaan Perdamaian FIFA (FIFA Peace Prize) saat drawing Piala Dunia 2026 di Kennedy Center di Washington, 5 Desember 2025 (c) AP Photo/Chris Carlson, File

Bola.net - FIFA memecat Chief Operating Officer (COO) Kevin Lamour pada Senin, 17 Agustus 2026. Keputusan tersebut datang hanya beberapa pekan setelah Lamour secara terbuka mengkritik langkah Presiden FIFA Gianni Infantino terkait proyek FIFA Forward Enterprise (FFE).

Lamour, 46 tahun, sebelumnya mengklaim dirinya telah “ditipu” serta diperlakukan dengan “penghinaan dan intimidasi” dalam proses yang berkaitan dengan rencana penjualan saham privat atas sejumlah ajang FIFA. Proyek tersebut kini telah dibatalkan setelah mendapat penolakan besar dari berbagai pihak dalam sepak bola dunia.

Advertisement

FIFA mengonfirmasi berakhirnya hubungan kerja dengan Lamour setelah ia menjabat sebagai COO sejak November 2024. “FIFA mengonfirmasi bahwa hubungan kerja antara FIFA dan Kevin Lamour sebagai Chief Operating Officer FIFA telah berakhir pada 17 Agustus 2026,” tulis FIFA dalam pernyataannya.

1 dari 3 halaman

Lamour Terang-terangan Menentang Infantino

Rencana Infantino untuk menjual sebagian kepemilikan dalam ajang yang diselenggarakan FIFA, termasuk Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub, pertama kali bocor ke media pada 28 Juli. Tiga hari kemudian, Lamour memberikan pernyataan keras kepada Associated Press terkait proyek tersebut.

“Ini adalah proyek satu orang,” tulis Lamour. Ia kemudian menambahkan bahwa para pemimpin politik sepak bola perlu mengajukan pertanyaan yang tepat dan mengambil keputusan yang benar terkait masa depan proyek tersebut.

Lamour bahkan sudah menyadari pernyataannya dapat membuatnya kehilangan pekerjaan. “Dan jika itu berarti saya kehilangan pekerjaan, biarlah,” tulisnya, sembari menegaskan bahwa dirinya siap menerima konsekuensi dari sikap tersebut.

2 dari 3 halaman

Proyek FFE Dibatalkan Setelah Penolakan

Pernyataan Lamour muncul hanya beberapa jam setelah penasihat senior FIFA Carlos Cordeiro mengundurkan diri. Cordeiro juga mendorong pejabat senior FIFA lainnya untuk berani menyuarakan penolakan terhadap rencana Infantino.

Infantino akhirnya membatalkan proyek FIFA Forward Enterprise pada malam yang sama setelah mendapat tekanan besar secara global. Ancaman boikot dari 55 asosiasi anggota UEFA turut memperbesar tekanan hingga proyek tersebut tidak lagi dilanjutkan.

3 dari 3 halaman

Tekanan terhadap Infantino Makin Besar

Pemecatan Lamour menjadi bagian terbaru dari rangkaian persoalan yang menghantam FIFA setelah Piala Dunia 2026. UEFA dan Concacaf termasuk konfederasi yang mengambil jarak dari FIFA dan Infantino, sementara peluang sang presiden untuk mempertahankan jabatannya dalam pemilihan Maret 2027 kini menghadapi ancaman.

Situasi Infantino semakin sulit setelah muncul surat bocor yang mempertanyakan kelayakannya untuk kembali maju dalam pemilihan. Dengan proyek FFE telah dihentikan dan sejumlah pejabat senior pergi, tekanan terhadap kepemimpinan Infantino berpotensi terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

Sumber: Sports Illustrated

LATEST UPDATE