FIFA Rilis Pembagian Pot Undian Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Auto Masuk Pot 1
Dimas Ardi Prasetya | 26 November 2025 09:09
Bola.net - Pada Jumat, 5 Desember 2025, FIFA akan menggelar salah satu momen paling ditunggu: pengundian resmi Piala Dunia 2026. Acara ini akan menentukan jalur yang harus ditempuh 48 peserta menuju final yang akan digelar di New York–New Jersey pada 19 Juli 2026. Momen tersebut menjadi titik awal perjalanan baru bagi seluruh kontestan untuk memetakan lawan-lawan mereka sejak fase grup.
Pengundian akan berlangsung di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington DC, sebuah venue prestisius yang akan mempertemukan para pelatih dan ofisial dari tim-tim yang sudah memastikan lolos, termasuk mereka yang masih berjuang mendapatkan tempat terakhir. FIFA memastikan seluruh prosedur teknis telah selesai disusun untuk memastikan proses pengundian berlangsung transparan dan terstruktur.
Selain itu, FIFA juga menegaskan bahwa jadwal pertandingan lengkap—termasuk penempatan pertandingan di setiap stadion dan waktu kick-off—akan dirilis sehari setelah drawing, tepatnya Sabtu, 6 Desember. Informasi tersebut akan menjadi acuan bagi tim, ofisial, dan suporter dalam menyusun rencana perjalanan mereka di turnamen.
Dengan kurang dari 200 hari menuju kick-off, pengumuman detail pot dan prosedur undian menjadi salah satu tonggak penting dalam persiapan menuju Piala Dunia yang untuk pertama kalinya diikuti 48 tim. Pembentukan 12 grup berisi empat tim menjadi fokus utama dalam pengundian ini.
Pembagian Pot: 3 Tuan Rumah di Pot 1

FIFA telah menetapkan pembagian pot untuk pengundian berdasarkan Peringkat Dunia FIFA per 19 November 2025. Tiga negara tuan rumah—Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat—secara otomatis menempati Pot 1. Mereka ditemani sembilan negara berperingkat tinggi lainnya, menjadikan pot ini paling bergengsi dan paling menentukan arah undian.
Pot 1 berisi Kanada, Meksiko, AS, Spanyol, Argentina, Prancis, Inggris, Brasil, Portugal, Belanda, Belgia, dan Jerman. Komposisi ini memastikan bahwa tim-tim besar tidak akan saling berjumpa di fase grup. Mereka juga otomatis akan ditempatkan di posisi 1 pada grup masing-masing ketika bola mereka diundi.
Pot 2 juga tidak kalah kompetitif, dengan daftar tim kuat yang siap mengganggu dominasi negara top. Di dalamnya terdapat Kroasia, Maroko, Kolombia, Uruguay, Swiss, Jepang, Senegal, Republik Irlandia, Republik Korea, Ekuador, Austria, dan Australia. Negara-negara ini memiliki potensi besar menciptakan grup neraka.
Pada Pot 3, dinamika semakin menarik dengan kombinasi tim Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Norwegia, Panama, Mesir, Aljazair, Skotlandia, Paraguay, Tunisia, Pantai Gading, Uzbekistan, Qatar, Arab Saudi, dan Afrika Selatan masuk dalam kelompok ini. Banyak di antara mereka merupakan kuda hitam yang bisa mengejutkan lawan.
Pot 4 diisi kombinasi tim reguler dan placeholder untuk jalur play-off. Tim-tim seperti Yordania, Tanjung Verde, Ghana, Curacao, Haiti, dan Selandia Baru sudah pasti hadir. Mereka ditemani empat placeholder play-off Eropa (A, B, C, D) serta dua slot pemenang Turnamen Play-Off FIFA. Pot ini akan menjadi yang paling dinamis karena tergantung hasil kualifikasi terakhir.
Pembagian Pot dan Daftar Lengkap Peserta

Pot 1: Kanada, Meksiko, Amerika Serikat, Spanyol, Argentina, Prancis, Inggris, Brasil, Portugal, Belanda, Belgia, Jerman
Pot 2: Kroasia, Maroko, Kolombia, Uruguay, Swiss, Jepang, Senegal, Republik Irlandia, Korea Selatan, Ekuador, Austria, Australia
Pot 3: Norwegia, Panama, Mesir, Aljazair, Skotlandia, Paraguay, Tunisia, Pantai Gading, Uzbekistan, Qatar, Arab Saudi, Afrika Selatan
Pot 4: Yordania, Tanjung Verde, Ghana, Curacao, Haiti, Selandia Baru, Play-Off Eropa A, B, C, D, Turnamen Play-Off FIFA 1, Turnamen Play-Off FIFA 2
Pengundian akan dimulai dari Pot 1 dan berlanjut ke Pot 2, Pot 3, dan Pot 4 secara berurutan. FIFA menegaskan bahwa urutan ini merupakan prosedur baku yang digunakan dalam penentuan komposisi grup Piala Dunia.
Batasan Pengundian: Aturan Ketat Demi Keseimbangan

FIFA mengatur sejumlah batasan teknis dalam pengundian untuk memastikan setiap grup memiliki komposisi yang seimbang. Salah satu ketentuan penting adalah penggunaan bola berwarna khusus untuk tiga tuan rumah: Meksiko dengan bola hijau di posisi A1, Kanada dengan bola merah di posisi B1, dan Amerika Serikat dengan bola biru di posisi D1. Ketiga posisi tersebut telah ditetapkan sejak keluarnya jadwal pertandingan pada 4 Februari 2024.
Untuk menjaga keseimbangan jalur menuju semifinal, FIFA menetapkan aturan khusus bagi empat tim dengan peringkat tertinggi saat drawing. Spanyol dan Argentina akan diundi secara acak ke dua jalur berbeda agar tidak bertemu sebelum final, dan aturan yang sama berlaku untuk Prancis serta Inggris. Ketentuan ini memastikan distribusi kekuatan tidak menumpuk di satu sisi bracket.
Sementara itu, penentuan posisi dalam grup bagi tim-tim pot 2 sampai 4 mengikuti pola alokasi yang telah dirancang dalam dokumen resmi prosedur drawing. Masing-masing tim akan ditempatkan berdasarkan pot asal serta grup yang mereka masuki, sesuai mekanisme yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh FIFA.
FIFA juga kembali menerapkan prinsip klasik: tidak boleh ada lebih dari satu tim dari konfederasi yang sama dalam satu grup, kecuali UEFA yang memiliki 16 wakil. Setiap grup wajib memiliki minimal satu dan maksimal dua tim UEFA. Aturan ini tetap berlaku termasuk bagi tim-tim yang berasal dari jalur placeholder Turnamen Play-Off FIFA.
FIFA menegaskan bahwa untuk dua placeholder dari Turnamen Play-Off FIFA, batasan konfederasi akan diterapkan pada ketiga tim yang berada dalam tiap jalur play-off tersebut. Ketentuan ini dirancang untuk mencegah terjadinya grup dengan dua tim dari konfederasi yang sama pada tahap akhir pengisian pot 4.
(FIFA)
Baca Juga:
Ronaldo Bebas Hukuman di Piala Dunia 2026 Usai Kartu Merah Lawan Irlandia
Ini Alasan Timur Kapadze Ogah jadi Asisten Cannavaro, dan Kode untuk PSSI
Marco Materazzi Semprot Timnas Italia: Jangan Ngeluh, Protes Format, Ini Salah Kita Sendiri!
PSSI Cari Pelatih Baru Timnas Indonesia, Timur Kapadze Tiba-Tiba Muncul di Jakarta: Kebetulan atau Pertanda?
Gattuso Woles Ditanya Irlandia Utara, Tapi Murka Ditanya Soal Chiesa, Ada Apa?
Hasil Undian Playoff Piala Dunia 2026: Italia Tantang Irlandia Utara, Bolivia Hadapi Suriname
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Real Madrid vs Inter: Misi Menghapus Rekor Buruk Berusia 59 Tahun!
Liga Champions 8 September 2026, 06:30
-
Real Madrid vs Inter: Mourinho Janji Gak Baper Jumpa Mantan Klub dan Mantan Anak Buah!
Liga Champions 8 September 2026, 06:00
-
Jose Mourinho Targetkan Trofi Liga Champions di Periode Keduanya Bersama Real Madrid
Liga Champions 8 September 2026, 05:30
-
Kalah dari Arsenal, Chelsea Yakin Bakal Happy Ending di Akhir Musim 2026/2027
Liga Inggris 8 September 2026, 05:12
-
Debut Bersama Barcelona, Gabriel Jesus Girang Bukan Kepalang
Liga Spanyol 8 September 2026, 04:57
-
Moji dan Mosva Beri Bonus Rp120 Juta untuk Timnas Voli Putri Indonesia
Voli 8 September 2026, 03:03
-
Pengakuan Jujur Xabi Alonso: Bikin Kesalahan Soal Cedera Moises Caicedo
Liga Inggris 8 September 2026, 01:21
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


