FIFA Serius Perangi Rasisme
Editor Bolanet | 16 Februari 2013 07:30
- FIFA nampaknya benar-benar serius dalam menangani masalah rasisme yang masih terus berlangsung di berbagai pertandingan sepakbola dunia.
Presiden FIFA Sepp Blatter rencananya akan bertemu dengan komite strategis FIFA guna membicarakan masalah rasisme yang masih terus merajalela. Keduanya diyakini akan membicarakan strategi untuk memerangi masalah yang masih terus tumbuh subur di persepakbolaan dunia.
Hari ini anggota komite strategis sekali bertemu dengan fron persatuan komunitas sepakbola dalam hal kebijakan zero tolerance terhadap rasisme dan pengaturan pertandingan. Saya sangat senang dengan ide yang akan dibicarakan hari ini dan akan melakukan musyawarah dengan komite eksekutif bulan depan, papar Sepp.
Lebih lanjut pemegang kekuasaan tertinggi FIFA tersebut menuturkan bahwa segala tindakan rasis sama sekali dilarang dan akan mendapatkan sanksi yang sangat berat.
Segala bentuk diskriminasi terhadap negara, perorangan atau golongan karena asal etnis, jenis kelamin, bahasa, agama, politik atau alasan apapun adalah hal yang sangat dilarang dan bisa dihukum dengan suspensi maupun pengusiran, imbuh Blatter. (gl/bgn)
Presiden FIFA Sepp Blatter rencananya akan bertemu dengan komite strategis FIFA guna membicarakan masalah rasisme yang masih terus merajalela. Keduanya diyakini akan membicarakan strategi untuk memerangi masalah yang masih terus tumbuh subur di persepakbolaan dunia.
Hari ini anggota komite strategis sekali bertemu dengan fron persatuan komunitas sepakbola dalam hal kebijakan zero tolerance terhadap rasisme dan pengaturan pertandingan. Saya sangat senang dengan ide yang akan dibicarakan hari ini dan akan melakukan musyawarah dengan komite eksekutif bulan depan, papar Sepp.
Lebih lanjut pemegang kekuasaan tertinggi FIFA tersebut menuturkan bahwa segala tindakan rasis sama sekali dilarang dan akan mendapatkan sanksi yang sangat berat.
Segala bentuk diskriminasi terhadap negara, perorangan atau golongan karena asal etnis, jenis kelamin, bahasa, agama, politik atau alasan apapun adalah hal yang sangat dilarang dan bisa dihukum dengan suspensi maupun pengusiran, imbuh Blatter. (gl/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








