Gianni Infantino Terpilih Kembali Jadi Presiden FIFA Hingga Tahun 2023
Serafin Unus Pasi | 5 Juni 2019 21:45
Bola.net - - Tampuk kepemimpinan tertinggi Federasi Sepakbola Dunia, FIFA dipastikan tidak akan berpindah tangan. Presiden Petahana FIFA, Gianni Infantino resmi terpilih menjadi Presiden FIFA untuk periode kedua hingga tahun 2023.
Infantino pertama kali terpilih sebagai Presiden FIFA di tahun 2016 silam. Ia menjadi penerus Sepp Blatter yang pada saat itu terkena skandal Korupsi di tahun 2015 silam.
Infantino yang merupakan mantan Sekretaris UEFA ini sejauh ini memimpin FIFA dengan baik. Hal ini terbukti dengan minimnya konflik dalam FIFA, di mana penyelenggaraan Piala Dunia 2018 tergolong berjalan sukses.
Alhasil pada Kongres FIFA di Paris hari ini, Infantino kembali dipercaya untuk menjadi Presiden FIFA kembali. Ia dipercaya memimpin induk organisasi Sepakbola Dunia itu hingga tahun 2024 silam.
Baca proses pemilihan Infantino Selengkapnya di bawah ini.
Kemenangan Aklamasi
Menurut berita yang dilansir BBC, Infantino resmi dinyatakan sebagai Presiden FIFA secara aklamasi. Pasalnya ia menjadi calon tunggal dalam pemilihan Presiden FIFA tersebut.
Pada kongres tersebut, 211 anggota FIFA menyepakati bahwa mereka tidak perlu mengadakan voting jika hanya ada calon tunggal. Untuk itu mereka langsung mengaklamasikan kemenangan Pria 49 tahun tersebut.
Dalam proses aklamasi tersebut, seluruh anggota FIFA diberitakan memberikan suara bulat agar Infantino terus melanjutkan pekerjaannya sebagai Presiden FIFA.
Pidato Kemenangan
Seusai pemilihan tersebut, Infantino merasa bangga kembali dipercaya untuk mengemban jabatan sebagai Presiden FIFA. Ia berjanji akan terus memperbaiki citra FIFA agar menjadi organisasi yang dihormati kembali.
"Saya rasa tidak ada yang bicara bahwa FIFA saat ini mengalami krisis atau harus membangun kembali segalanya dari awal," ujarnya yang dilansir BBC.
"Tidak ada lagi orang yang mengatakan skandal atau korupsi, di mana kita semua hanya berbicara sepakbola. Saya bisa bilang kami sudah membalikkan keadaan saat ini."
"Organisasi ini sudah berubah dari yang semula menjadi organisasi beracun, nyaris penuh kriminal menjadi organisasi yang seharusnya. Organisasi ini menjadi organisasi yang mengembangkan sepakbola yang saat ini dikenal dengan transparansi dan juga integritas." tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Malam Penentuan Tiba: Rizky Ridho Menanti Nasibnya di FIFA Puskas Award 2025
Tim Nasional 16 Desember 2025, 15:55
-
Meroket! Harga Tiket Piala Dunia 2026 Melonjak, Fans Murka, FIFA Dikecam Keras
Piala Dunia 12 Desember 2025, 05:18
-
Malaysia Melawan! FAM Resmi Gugat Sanksi FIFA ke CAS Soal Skandal Dokumen Palsu
Bola Indonesia 8 Desember 2025, 16:52
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




