Hanya Dapat 1 Poin Dalam 15 Tahun, Pelatih San Marino Mundur
Editor Bolanet | 19 Oktober 2013 17:30
- Manajer Timnas San Marino, Giampaolo Mazza, menyatakan mundur dari posisinya setelah 15 tahun lamanya menangani salah satu tim terlemah di Eropa tersebut. Pertandingan perpisahan bagi Mazza adalah saat timnya dicacah 0-8 di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2014 tengah pekan lalu.
Penyesalan terbesar saya adalah tak pernah mengantarkan San Marino menang di laga kompetitif, kenang pria yang saat tidak melatih bekerja sebagai guru fisika ini.
Namun saya bangga karena kami tak pernah memainkan pemain naturalisasi.
San Marino sebenarnya pernah menang atas 1-0 pada tahun 2004 lalu, namun laga itu hanya bertajuk partai persahabatan.
Total sejak tahun 1998 menangani San Marino, Mazza telah menelan 75 kekalahan dari 76 pertandingan kompetitif. Satu-satunya hasil imbang diraih atas di Kualifikasi Piala Dunia 2002, sekaligus menjadi poin tunggal San Marino di bawah asuhan pria berusia 57 tahun tersebut.
Hasil imbang itu benar-benar terasa sangat berarti. Saya mendapatkan poin tersebut di tahun awal melatih San Marino, sehingga sempat membuat saya berpikir bahwa segalanya akan berjalan lebih mudah dari seharusnya.
Buona fortuna, Giampaolo! (mtr/mri)
Penyesalan terbesar saya adalah tak pernah mengantarkan San Marino menang di laga kompetitif, kenang pria yang saat tidak melatih bekerja sebagai guru fisika ini.
Namun saya bangga karena kami tak pernah memainkan pemain naturalisasi.
San Marino sebenarnya pernah menang atas 1-0 pada tahun 2004 lalu, namun laga itu hanya bertajuk partai persahabatan.
Total sejak tahun 1998 menangani San Marino, Mazza telah menelan 75 kekalahan dari 76 pertandingan kompetitif. Satu-satunya hasil imbang diraih atas di Kualifikasi Piala Dunia 2002, sekaligus menjadi poin tunggal San Marino di bawah asuhan pria berusia 57 tahun tersebut.
Hasil imbang itu benar-benar terasa sangat berarti. Saya mendapatkan poin tersebut di tahun awal melatih San Marino, sehingga sempat membuat saya berpikir bahwa segalanya akan berjalan lebih mudah dari seharusnya.
Buona fortuna, Giampaolo! (mtr/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:46
-
Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
Piala Dunia 21 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












