Hasil Ukraina vs Swedia: 3 Gol Viktor Gyokeres Bawa Pasukan Graham Potter ke Final Playoff Piala Dunia 2026

Bola.net - Timnas Swedia berhasil mengalahkan Ukraina dengan skor 3-1 pada laga semifinal playoff Piala Dunia 2026 di Valencia, Spanyol, Jumat (27/3/2026). Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres, menjadi bintang dengan torehan tiga gol yang sekaligus memberikan kemenangan perdana bagi Graham Potter sebagai pelatih kepala.
Hasil ini membuat Swedia kini hanya berjarak satu kemenangan lagi untuk mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026 musim panas mendatang.
Kemenangan ini juga memiliki arti besar bagi moral tim berjuluk Blagult tersebut. Pasalnya, Swedia akhirnya memutus tren negatif enam pertandingan beruntun tanpa kemenangan sejak November 2024.
Laga berlangsung sengit dengan dominasi penguasaan bola yang sebenarnya lebih banyak dipegang Ukraina. Namun, efektivitas serangan Swedia menjadi pembeda utama dalam duel hidup-mati di tanah Spanyol ini.
Ukraina harus mengubur mimpi mereka untuk tampil di putaran final turnamen besar tahun ini. Meskipun kalah, semangat juang anak asuh Serhiy Rebrov tetap mendapat apresiasi tinggi dari para pendukungnya.
Hasil ini menjadi jembatan bagi Swedia untuk menghadapi tantangan terakhir di babak final. Mereka dijadwalkan akan bertemu Polandia untuk memperebutkan satu tempat di panggung dunia.
Dominasi dan Ketajaman Gyokeres

Swedia langsung menghentak sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit pertandingan. Laga baru berjalan enam menit, gawang Ukraina sudah bergetar melalui aksi serangan cepat.
Benjamin Nygren mengirimkan umpan cerdas ke depan mulut gawang lawan. Viktor Gyokeres yang berada di posisi tepat langsung menyambar bola dengan sangat akurat.
Gol tersebut merupakan torehan ke-16 Gyokeres bagi tim nasional Swedia. Momen ini sekaligus mengakhiri puasa gol sang striker yang berlangsung sejak tahun lalu.
Graham Potter selaku pelatih kepala Swedia merasa sangat puas dengan performa anak asuhnya. Ia menilai sikap para pemain sangat luar biasa saat menghadapi lawan tangguh.
"Ini adalah langkah maju yang besar bagi tim. Sikap tim sangat luar biasa melawan lawan kelas atas. Kami berjuang bersama, itu luar biasa," tegas Potter.
Potter secara khusus memberikan pujian setinggi langit kepada sang pencetak hat-trick. Menurutnya, Gyokeres tidak hanya tajam dalam menyerang tetapi juga rajin membantu pertahanan.
"Viktor Gyokeres sangat luar biasa. Dia juga bekerja keras untuk tim dengan bertindak sebagai lini pertahanan pertama kami," tambahnya.
Kegagalan Ukraina Memecah Tembok Pertahanan

Ukraina sebenarnya menguasai jalannya pertandingan dengan statistik penguasaan bola mencapai 73 persen. Namun, mereka kesulitan menembus barisan pertahanan Swedia yang tampil sangat disiplin.
Sepanjang babak pertama, Skuad Biru-Kuning gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Mereka terus menekan namun selalu terbentur rapatnya organisasi pemain belakang lawan.
Memasuki babak kedua, Swedia justru berhasil menggandakan keunggulan lewat serangan balik efektif. Gyokeres mencetak gol keduanya melalui penyelesaian akhir yang sangat berkelas di pojok bawah gawang.
Pelatih Ukraina, Serhiy Rebrov, mengakui bahwa gol cepat lawan sangat merusak rencana timnya. Ia pun tidak segan memuji kualitas individu yang dimiliki oleh striker utama Swedia.
"Viktor Gyokeres membuat perbedaan malam ini. Dia menunjukkan kualitasnya dan membuktikan bahwa dia salah satu striker terbaik di Eropa," ungkap Rebrov.
Rebrov juga menyoroti kelemahan di lini belakang timnya yang berujung pada kekalahan. Banyaknya kesalahan individu membuat Ukraina harus membayar mahal dengan kegagalan lolos ke final.
"Kami memiliki banyak masalah di pertahanan hari ini. Kami mencoba bermain dalam dan masuk ke kotak penalti mereka, tetapi kesalahan kami berakibat fatal," jelasnya.
Penalti Penutup dan Debut Manis Ponomarenko
Kemenangan Swedia terkunci rapat saat pertandingan memasuki menit ke-73 di babak kedua. Gyokeres yang lepas dari kawalan dijatuhkan oleh kiper Anatoliy Trubin di dalam kotak terlarang.
Bintang Liga Inggris itu maju sendiri sebagai algojo tendangan penalti tersebut. Meski Trubin menebak arah bola dengan benar, bola tetap meluncur deras masuk ke gawang.
Menjelang akhir laga, Ukraina mendapatkan sedikit hiburan melalui gol balasan yang emosional. Pemain muda Matvii Ponomarenko berhasil mencetak gol melalui sundulan pada laga debut seniornya.
Gol tersebut memperkecil kedudukan menjadi 3-1 sebelum wasit meniup peluit panjang. Meski kalah, Rebrov tetap optimis dengan masa depan timnya yang dihuni banyak pemain muda.
"Kami adalah tim termuda di Euro, dan masih sama sekarang. Itulah mengapa kami memiliki masa depan cerah di depan kami," tutup Rebrov.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 13 Agustus 2026 04:07Hasil Uji Coba: Manchester United Menang Adu Penalti atas Leeds United
-
Liga Champions 13 Agustus 2026 04:02Hasil PSG vs Aston Villa: Les Parisiens Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
SOROT
-
Liputan6 13 Agustus 2026 18:41Mendes Yandri Jadi Korban Deepfake, 73 Akun Dilaporkan ke Bareskrim
-
Liputan6 13 Agustus 2026 18:27Pramono Dukung Aparat Berantas Jaringan Narkoba di Kampung Bahari
-
Liputan6 13 Agustus 2026 18:18DPR Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc, Ini Daftarnya
-
Liputan6 13 Agustus 2026 18:15Link Live Streaming Sidang Tahunan MPR dan Pidato Prabowo
-
Liputan6 13 Agustus 2026 17:41Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Diproduksi Massal Tahun 2028
-
Liputan6 13 Agustus 2026 17:22Kronologi Kepala SPPG Muntah Usai Santap MBG di Karanganyar
MOST VIEWED
Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
Surat Lionel Messi untuk Mendiang Ayahnya: Duka Sang Legenda hingga Keraguan Melanjutkan Karier
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297782/original/082156000_1784106661-IMG_5718.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5335066/original/065564400_1756786528-Pemprov_DKI_dan_Warga_Gotong_Royong_Pulihkan_Jakarta_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323034/original/003402900_1786597100-1cf3f70c-38f8-42ed-ad89-f065ad99e6b8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323522/original/009925400_1786617942-IMG-20260813-WA0156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323520/original/098200100_1786617941-IMG-20260813-WA0149.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323507/original/057238700_1786616566-006943100_1786615844-IMG-20260813-WA0075.webp)
