Ini Adalah DNA Argentina

Gia Yuda Pradana | 12 Juli 2026 22:56
Ini Adalah DNA Argentina
Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengamati dari pinggir lapangan dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss di Kansas City, Missouri, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Charlie Riedel

Bola.net - Argentina memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 lewat babak perpanjangan waktu. Kemenangan ini mempertemukan sang juara bertahan dengan Inggris pada empat besar.

Laga berjalan jauh dari kata mudah bagi Argentina karena Swiss mampu memberikan tekanan sepanjang pertandingan. Tim asuhan Lionel Scaloni baru memastikan kemenangan melalui gol Julian Alvarez dan Lautaro Martinez pada babak tambahan.

Advertisement

Scaloni menilai keberhasilan timnya tidak hanya lahir dari kualitas individu, tetapi juga ketahanan mental saat menghadapi situasi sulit. Pengalaman tampil dalam laga besar membuat para pemain tetap tenang meski sempat kehilangan kendali permainan.

Pelatih berusia 48 tahun itu menganggap kemampuan bertahan dalam tekanan telah menjadi identitas timnya. Menurutnya, karakter tersebut kembali terlihat saat Argentina berhasil melewati perlawanan sengit Swiss.

1 dari 3 halaman

Gol Cepat Tak Menjamin Kemenangan

Argentina membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui sundulan Alexis Mac Allister yang memanfaatkan sepak pojok Lionel Messi. Swiss kemudian bangkit dan menyamakan kedudukan pada menit ke-67 melalui Dan Ndoye setelah tampil dominan pada babak kedua.

Argentina kesulitan mengembangkan permainan dalam waktu yang cukup lama. Keadaan berubah ketika Swiss harus bermain dengan 10 orang sebelum Julian Alvarez mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti pada menit ke-112.

Lautaro Martinez kemudian menambah gol menjelang pertandingan berakhir. Skor 3-1 memastikan Argentina melangkah ke semifinal dan menjaga peluang mempertahankan gelar juara dunia.

2 dari 3 halaman

Scaloni: Menderita Sudah Menjadi Identitas Tim

Scaloni mengakui sejak awal timnya sudah memperkirakan pertandingan berlangsung berat. Ia percaya pengalaman menghadapi tekanan menjadi bekal penting bagi skuadnya.

"Kami tahu bahwa kami akan menderita, dan ini adalah bagian dari darah kami, ini adalah bagian dari DNA kami, dan hal itu memberi kami ketenangan," ujar Scaloni.

Ia juga menilai pengalaman saat menjuarai Piala Dunia di Qatar membantu para pemain menghadapi pertandingan seperti ini. "Namun, kami sekarang lebih berpengalaman karena kami tahu bagaimana rasanya didominasi lawan, kebobolan gol penyeimbang, sehingga hari ini kami tetap tenang."

Scaloni menegaskan timnya tidak pernah kehilangan keyakinan. "Tim tahu bagaimana tetap tenang dan, tentu saja, kami tidak akan pernah menyerah."

3 dari 3 halaman

Hadapi Inggris di Semifinal

Pelatih Argentina itu mengapresiasi kualitas Swiss yang membuat duel berjalan sangat sulit. Ia mengakui timnya kesulitan memenangkan duel serta merangkai banyak operan karena tekanan lawan.

Scaloni juga memuji kontribusi pemain cadangan yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Selain itu, ia menilai kekompakan seluruh skuad menjadi fondasi utama konsistensi Argentina dalam berbagai turnamen besar.

Kemenangan atas Swiss memastikan Argentina mencapai semifinal pada enam turnamen besar secara beruntun. Scaloni menganggap pencapaian tersebut membanggakan sekaligus menjadi bukti bahwa kerja kolektif mampu menghasilkan prestasi.

Argentina selanjutnya akan menghadapi Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung Kamis, 16 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Scaloni menegaskan perjuangan belum selesai karena setiap tim yang ingin mencapai final harus siap melewati pertandingan penuh penderitaan.

Sumber: NDTV.com

LATEST UPDATE