Ini Penyebab Tim Hebat Berguguran di Piala Dunia 2018 Rusia
Richard Andreas | 3 Juli 2018 14:05
Bola.net - - Mantan pemain Kroasia, Davor Suker turut berkomentar soal gugurnya beberapa tim besar dari Piala Dunia 2018 Rusia. Beberapa raksasa seperti Jerman, Spanyol, Argentina dan Portugal gugur di 16 besar. Sedangkan Italia dan Belanda bahkan tak sanggup menembus babak final Piala Dunia.
Jerman tampil buruk, tanpa arah, dan tersingkir di fase grup. Argentina terlalu mengandalkan seorang Lionel Messi, Portugal pun demikian dengan Cristiano Ronaldo-nya. Spanyol kehilangan gairah, bermain terlalu lambat.
Mencoba mencari alasan buruknya performa tim-tim raksasa tersebut, Suker awalnya mencoba menerka-nerka. Tetapi sekarang dia yakin penyebabnya adalah FIFA dan UEFA.
Kelelahan

Menurut Suker, FIFA terlalu banyak menjadwalkan laga persahabatan. Di saat yang jadwal liga-liga domestik sangat ketat, dan UEFA menyelenggarakan Liga Champions dan Liga Europa.
Hal ini membuat pemain-pemain terbaik kelelahan. Mereka menghabiskan banyak waktu di perjalanan.
Sesuatu terjadi pada tim-tim favorit. Saya berpikir soal Jerman, Argentina, dan Spanyol dan FIFA dan UEFA, kami harus mengecek jika kami bisa mengurangi jumlah pertandingan, ujar Suker di marca.
Kami punya terlalu banyak pertandingan, laga persahabatan, liga domestik, dan saya tahu bahwa uang dan hak siar penting tetapi kami harus mengurangi jumlah laga.
Duel Daya Tahan

Karenanya, juara Piala Dunia kali ini bisa ditentukan oleh hal-hal kecil seperti kekuatan mental dan fisik setiap pemain. Pemain-pemain yang beredar di Premier League mungkin sudah biasa mengatasi masalah ini, seperti yang dilakukan Inggris dan Belgia.
Gugurnya tim-tim favorit itu juga membuka peluang bagi tim lain yang belum pernah merasakan gelar juara seperti Kroasia atau Belgia.
Di saat yang sama, tiga senior Piala Dunia seperti Uruguay, Brasil, Prancis dan Inggris akan berjuang untuk menambah koleksi trofi mereka.
Simak Video Menarik Ini

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Grup Argentina di Piala Dunia 2026: Lawan-Lawan Lionel Messi Resmi Terungkap
Piala Dunia 6 Desember 2025, 03:36
-
Penyebab Italia Sulit Maju Menurut Fabregas: Kolot, Terlalu Kaku, dan Anti Pemain Muda
Liga Spanyol 19 November 2025, 14:44
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








