Italia Remuk Redam di Kualifikasi Piala Dunia: Donnarumma Murka, Nasib Spalletti di Ujung Tanduk?
Richard Andreas | 8 Juni 2025 17:19
Bola.net - Kekalahan telak 0-3 dari Norwegia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 telah menempatkan Luciano Spalletti di bawah tekanan berat sebagai pelatih kepala Timnas Italia.
Pertandingan yang dilangsungkan di Oslo tersebut menjadi ujian perdana Italia di Grup I, dan hasilnya langsung mengguncang keyakinan publik terhadap proyek jangka panjang sang pelatih.
Tidak hanya para pengamat, suara kekecewaan juga datang dari internal skuad. Gianluigi Donnarumma, kapten sekaligus kiper utama tim, menyebut performa tim sebagai sesuatu yang "tidak bisa diterima" dan menyerukan introspeksi menyeluruh dari seluruh anggota tim.
Di sisi lain, Spalletti memilih untuk tetap tenang. Ia menegaskan kembali komitmennya terhadap proyek yang sedang ia bangun bersama tim nasional, meskipun sorotan terhadap kepemimpinannya kian intens setelah serangkaian hasil mengecewakan sejak Euro 2024.
Kekalahan Menyakitkan di Oslo
Timnas Italia mengawali perjalanan mereka di Grup I dengan hasil yang jauh dari harapan. Tiga gol tanpa balas dari Alexander Sorloth, Antonio Nusa, dan Erling Haaland membuat Norwegia unggul telak di babak pertama dan berhasil mengamankan posisi teratas di klasemen grup.
Saat ini, Norwegia telah mengantongi tiga kemenangan dari tiga pertandingan, sementara Italia justru langsung tertinggal tanpa meraih satu poin pun. Kekalahan ini menambah panjang catatan buruk Italia setelah kegagalan mereka di Euro 2024.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Spalletti tetap mempertahankan keyakinannya. "Masih banyak yang harus diperbaiki, tapi saya akan terus maju bersama para pemain ini dan dengan proyek ini, yang sama sekali tidak perlu dipertanyakan," tegasnya.
Respons Donnarumma dan Suara Kekecewaan

Gianluigi Donnarumma tidak ragu mengungkapkan rasa kecewanya yang mendalam setelah pertandingan. Hanya enam hari setelah ia mengangkat trofi Liga Champions bersama PSG, sang kiper menyatakan bahwa performa Italia malam itu tidak layak untuk dipertahankan.
"Saya tidak bisa berkata-kata," ujar Donnarumma. Ia menekankan pentingnya bagi tim untuk segera mengevaluasi diri dan bersatu. "Kami harus mengakui bahwa penampilan malam ini sangat buruk dan perlu segera diperbaiki. Para penggemar tidak pantas mendapatkan hasil seperti ini."
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya tanggung jawab kolektif. "Kami adalah Italia. Pertandingan seperti ini tidak bisa diterima. Semua orang harus bertanggung jawab. Kita harus lebih bersatu dari sebelumnya—kita sangat membutuhkannya."
Situasi Grup dan Rekam Jejak Spalletti
Saat ini, Italia bersaing di Grup I bersama Norwegia, Israel, Estonia, dan Moldova. Norwegia memimpin grup dengan sembilan poin dari tiga pertandingan, sementara Italia baru saja memulai perjuangan mereka di grup ini dengan awal yang kurang menyenangkan.
Luciano Spalletti mengambil alih kursi pelatih dari Roberto Mancini pada Agustus 2023. Namun, kepemimpinannya sejauh ini belum menunjukkan tanda-tanda stabilitas yang signifikan, terutama setelah tersingkirnya Italia dari Euro 2024 di babak 16 besar oleh Swiss.
Meskipun demikian, Spalletti bukan tanpa prestasi. Ia sebelumnya sukses membawa Napoli menjuarai Serie A musim 2022/2023—sebuah gelar liga yang pertama bagi klub tersebut dalam 33 tahun. Kini, tantangan yang dihadapinya di level internasional jauh lebih berat.
Jangan sampai ketinggalan infonya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Bisa Jadi Penghalang Manchester United untuk Datangkan Antonio Conte
Liga Inggris 20 Oktober 2026, 13:24
-
Hasil Man City vs Ipswich: Haaland Dua Gol, The Citizens Menang 3-2
Liga Inggris 17 Oktober 2026, 23:20
-
Francisco Conceicao Bantah Mengamuk saat Diganti Lawan Celta Vigo
Liga Eropa UEFA 16 Oktober 2026, 14:51
-
Tantang Celta Vigo, Juventus Bakal Rotasi Pemain
Liga Eropa UEFA 15 Oktober 2026, 19:20
-
Luciano Spalletti Peringatkan Juventus: Celta Vigo Lawan yang Berbahaya!
Liga Eropa UEFA 15 Oktober 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18