Jika Cristiano Ronaldo Pensiun, Dampaknya Bagi Portugal Bukan Hanya di Lapangan
Gia Yuda Pradana | 21 Juli 2026 21:07
Bola.net - Cristiano Ronaldo masih belum memastikan kapan akan mengakhiri karier bersama tim nasional Portugal. Meski demikian, Piala Dunia 2026 telah menjadi penampilan terakhirnya di ajang tersebut setelah enam kali tampil di putaran final.
Cristiano Ronaldo dinilai bukan sekadar kapten atau pencetak gol bagi Portugal. Selama lebih dari dua dekade, kehadirannya ikut membangun citra tim nasional hingga menarik perhatian publik dari berbagai belahan dunia.
Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) kini mendapat peringatan agar mulai mempersiapkan masa transisi. Langkah tersebut dinilai penting agar identitas tim nasional tetap kuat ketika era Ronaldo benar-benar berakhir.
Peringatan itu datang dari Direktur Eksekutif Portuguese Institute of Marketing Administration (IPAM), Daniel Sa. Ia menilai dampak kepergian Ronaldo akan terasa bukan hanya di lapangan, tetapi juga pada aspek komersial.
Ronaldo Dinilai Lebih Besar dari Merek Tim Nasional

Daniel Sa menilai pengaruh Cristiano Ronaldo melampaui kontribusinya sebagai pesepak bola. Menurutnya, nilai merek yang dimiliki sang penyerang jauh lebih besar dibandingkan identitas tim nasional Portugal.
"Mungkin terdengar agak keras, tetapi dari sudut pandang merek, Ronaldo jauh lebih besar daripada seluruh tim nasional Portugal dan banyak tim nasional lainnya jika digabungkan," ujarnya kepada kantor berita Lusa.
Ia menegaskan penilaiannya murni berdasarkan aspek pemasaran, bukan prestasi olahraga. Menurutnya, Portugal akan kehilangan perhatian media dalam jumlah besar setelah Ronaldo benar-benar pensiun.
"Ini akan menjadi sebuah tragedi ketika dia pergi karena banyak orang belum memahami besarnya perhatian media yang akan hilang. Kita akan seperti turun di eskalator berkecepatan tinggi," katanya.
Pendapatan Komersial Diperkirakan Ikut Menurun

Sa menilai Ronaldo menjadi faktor utama yang membantu FPF memperoleh berbagai kontrak komersial bernilai tinggi selama lebih dari 20 tahun. Oleh karena itu, Portugal perlu membangun narasi baru agar tidak terus bergantung pada satu sosok.
"Dialah yang membuat mereka menandatangani banyak kontrak dan menghasilkan banyak uang selama lebih dari 20 tahun. Saya yakin FPF sedang menyiapkan narasi yang berbeda karena tidak bisa bergantung hanya pada satu orang," tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Portugal tetap memiliki banyak aset selain Ronaldo. Namun, seluruh potensi tersebut perlu dikembangkan melalui strategi komunikasi yang matang.
Merek Cristiano Ronaldo Diprediksi Terus Berkembang

Menurut Sa, kekuatan Cristiano Ronaldo tidak lagi hanya berasal dari prestasi di lapangan. Popularitasnya juga ditopang oleh status sebagai figur global dengan jumlah pengikut media sosial terbanyak serta kerja sama dengan berbagai perusahaan internasional.
"Selain sebagai pemain, ada Ronaldo sebagai influencer terbesar di dunia dan orang yang paling banyak diikuti di media sosial, Ronaldo yang didukung berbagai merek nasional maupun internasional, serta Ronaldo sebagai investor di berbagai industri. Setelah berhenti bermain, merek ini akan terus berkembang," jelasnya.
Portugal sendiri tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Spanyol yang kemudian keluar sebagai juara. Selama Cristiano Ronaldo belum mengambil keputusan akhir mengenai masa depannya, FPF memiliki kesempatan untuk memperkuat identitas tim nasional sebelum benar-benar memasuki era baru.
Sumber: GOAL
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ayah Lionel Messi Meninggal, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Penuh Dukungan
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 10:38
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
-
Jose Mourinho Bisa Jadi Sosok yang Dibutuhkan Kylian Mbappe di Real Madrid
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 13:04
LATEST UPDATE
-
Jose Mourinho: Main Bagus Gak Ada Aritnya Kalau Tidak Menang!
Liga Champions 8 September 2026, 11:00
-
Lille vs Betis, Calvin Verdonk Berpotensi Torehkan Sejarah Baru
Liga Champions 8 September 2026, 10:00
-
Enzo Maresca Resah Jelang Laga Porto vs Man City, Ada Apa?
Liga Champions 8 September 2026, 09:42
-
Kalah di Akhir Pekan, Real Madrid Bidik Inter Milan Sebagai Langkah Kebangkitan!
Liga Champions 8 September 2026, 09:22
-
Ngaku Seorang Milanisti, Kylian Mbappe Tidak Sabar Hadapi Inter Milan
Liga Champions 8 September 2026, 09:02
-
Terungkap, MU Sempat Mau Angkut Bek Timnas Argentina Ini
Liga Inggris 8 September 2026, 08:50
-
Michael Carrick akui Pertahanan Manchester United Keropos, Perlu Lekas Dibenahi
Liga Inggris 8 September 2026, 08:41
-
Real Madrid Tim Kuat, Tapi Inter Milan Siap Hadirkan Kejutan di Bernabeu!
Liga Champions 8 September 2026, 08:27
-
Real Madrid vs Inter: Misi Menghapus Rekor Buruk Berusia 59 Tahun!
Liga Champions 8 September 2026, 06:30
-
Real Madrid vs Inter: Mourinho Janji Gak Baper Jumpa Mantan Klub dan Mantan Anak Buah!
Liga Champions 8 September 2026, 06:00
-
Jose Mourinho Targetkan Trofi Liga Champions di Periode Keduanya Bersama Real Madrid
Liga Champions 8 September 2026, 05:30
-
Kalah dari Arsenal, Chelsea Yakin Bakal Happy Ending di Akhir Musim 2026/2027
Liga Inggris 8 September 2026, 05:12
-
Debut Bersama Barcelona, Gabriel Jesus Girang Bukan Kepalang
Liga Spanyol 8 September 2026, 04:57
-
Moji dan Mosva Beri Bonus Rp120 Juta untuk Timnas Voli Putri Indonesia
Voli 8 September 2026, 03:03
-
Pengakuan Jujur Xabi Alonso: Bikin Kesalahan Soal Cedera Moises Caicedo
Liga Inggris 8 September 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


