Jose Mourinho: Piala Dunia 2022, Inggris Bisa Nyanikan 'It's Coming Home' Lagi
Yaumil Azis | 15 Juli 2021 11:33
Bola.net - Tembang 'It's Coming Home' masih akan berkumandang ketika Inggris beraksi di Piala Dunia 2022 mendatang. Mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho, meyakini hal tersebut.
'It's Coming Home' menjadi salah satu lagu yang cukup sering terlontar dari mulut fans Inggris selama pagelaran Euro 2020 berlangsung. Terutama setelah pasukan Gareth Southgate dipastikan melaju ke babak final.
Harapan fans the Three Lions melambung tinggi saat Harry Kane berhasil menceploskan bola ke gawang Denmark, yang membuat Inggris menang dengan skor 2-1. Mereka pun berhak melaju ke final dan bertemu negara kuat lain, Italia.
Sayangnya, harapan melihat Inggris meraih trofi perdananya di Piala Eropa kandas begitu saja. The Three Lions bertekuk lutut di hadapan Italia lantaran kalah dalam drama adu penalti dengan skor 3-2.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
It's Coming Home akan Berkumandang Lagi
Seiring kegagalan Inggris menjuarai Euro 2020, tembang 'It's Coming Home' pun berhenti berkumandang. Namun Mourinho percaya kalau lagu tersebut bisa dinyanyikan lebih lantang di ajang Piala Dunia 2022 mendatang.
Mourinho cukup terkesima dengan skuat Inggris sekarang yang dipenuhi banyak pemain muda bertalenta. "Ada banyak hal yang bisa diharapkan soal Inggris," tulis Mourinho dalam kolom khusus di The Sun.
"16 bulan penuh pengetahuan serta pengalaman buat Gareth Southgate beserta pemainnya dan anda bisa menyanyikan 'It's Coming Home' di Qatar tahun depan," lanjutnya.
Jangan Khawatirkan Kegagalan Saka
Kekalahan Inggris atas Italia disebabkan oleh tiga pemain muda yang gagal menunaikan tugasnya sebagai penendang penalti. Namun yang paling parah adalah Bukayo Saka selaku algojo ke-5 the Three Lions di babak itu.
Drama adu penalti bisa berlangsung lebih panjang mengingat eksekusi Jorginho juga gagal membuat bola mengoyak gawang Jordan Pickford. Sayangnya, Saka gagal menunaikan tugasnya dengan baik.
Kegagalan ini tidak lantas membuat pandangan Mourinho terhadap Saka berkurang. "Jangan khawatir soal kegagalan penalti - saya tidak ingin menganalisisnya karena saya pun spesialis gagal dalam adu penalti," kata pelatih AS Roma itu.
"Tapi dia adalah anak yang akan menjadi lebih baik. Dia adalah pemain multifungsi dan hanya pelatih Arsenal, Mikel Arteta, yang tahu di mana dia akan berkembang, tapi saya menyukai dia sebagai pemain berkaki kiri yang bermain di sisi kanan."
"Saya memulai itu dengan Arjen Robben dan Damien Duff di Chelsea dan memainkan 'inverted winger' adalah sesuatu yang selalu saya sukai, jadi saya ingin melihat Saka masuk dan membuat segitiga bersama striker," pungkasnya.
(The Sun)
Baca juga:
Buka Suara Pasca Kegagalan di Euro 2020, Jadon Sancho: Saya Minta Maaf
Diinjak Fans Tak Bertiket di Final Euro 2020, Ayah Harry Maguire Patah Tulang Rusuk
Penggawa Italia Dominasi Tim Terbaik Euro 2020 Versi IFFHS
Galeri: Mengharukan, Ratusan Orang Suarakan Anti-Rasisme di Mural Marcus Rashford
Luke Shaw Tak Masuk Tim Terbaik Euro 2020, Fans-nya Demo di Media Sosial
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















