Kartu Merah Balogun Ditangguhkan, Donald Trump Akui Lobi Presiden FIFA
Gia Yuda Pradana | 6 Juli 2026 22:13
Bola.net - Folarin Balogun dipastikan tetap tersedia untuk memperkuat Amerika Serikat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah hukuman kartu merahnya ditangguhkan oleh FIFA. Keputusan tersebut langsung memicu perbincangan karena Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengaku ikut meminta peninjauan terhadap insiden tersebut.
Balogun sebelumnya menerima kartu merah saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar. Hukuman itu semula membuat penyerang andalan Amerika Serikat tersebut absen melawan Belgia.
Trump kemudian mengungkap bahwa dirinya berbicara langsung dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, agar insiden itu ditinjau ulang. Tidak lama setelah lobi tersebut, FIFA memutuskan menangguhkan hukuman sehingga Folarin Balogun tetap dapat dimainkan.
Pandangan Trump Tentang Kartu Merah Balogun

Trump menyampaikan bahwa dirinya berbicara langsung dengan Infantino dalam sebuah agenda pada Senin. Ia menilai tekel Folarin Balogun bukan pelanggaran yang layak diganjar kartu merah.
"Saya berbicara dengan Gianni, yang sangat dihormati," kata Trump di Oval Office. Ia kemudian melanjutkan, "Saya melihat kejadian itu dan saya orang yang mencintai olahraga serta pernah menjadi atlet yang baik, dan saya sangat memahami olahraga. Itu bukan pelanggaran, bahkan bukan sebuah pelanggaran. Itu hanya dua pemain yang berlari dengan kecepatan penuh lalu bertabrakan."
Trump juga mempertanyakan keputusan wasit yang mengeluarkan kartu merah dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, keputusan itu sangat tidak adil bagi Folarin Balogun.
"Dia membuat keputusan yang tidak bisa dipercaya siapa pun. Balogun tidak melakukan kesalahan apa pun dan dia adalah pemain terbaik kami, atau salah satu pemain terbaik kami. Sangat tidak adil, Anda tidak bisa melakukan itu. Jadi, ya, saya meminta FIFA melakukan peninjauan," ujar Trump.
Keputusan FIFA Memicu Reaksi Belgia dan UEFA

Penangguhan hukuman membuat Folarin Balogun berpeluang tampil menghadapi Belgia pada babak 16 besar. Namun, keputusan tersebut langsung memunculkan keberatan dari kubu Belgia yang mengajukan banding.
UEFA juga memberikan tanggapan terhadap keputusan FIFA tersebut. Organisasi sepak bola Eropa itu menilai langkah yang diambil telah melewati batas dalam penanganan kasus disiplin.
Hingga kini, FIFA belum memberikan penjelasan mengenai dasar penangguhan hukuman terhadap Folarin Balogun. Di sisi lain, Statuta FIFA selama ini melarang adanya campur tangan politik dalam urusan yang berkaitan dengan asosiasi sepak bola nasional sehingga proses pengambilan keputusan tersebut masih menjadi perhatian publik.
Sumber: Evening Standard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
-
Persija Ikat Pratama Arhan dengan Kontrak Berdurasi 3 Tahun
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 23:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:02
-
Mohamed Salah Mungkin Perlu Bermain Seperti Lionel Messi
Piala Dunia 6 Juli 2026, 22:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia 8 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:57
-
Berikan Saja Bolanya ke Erling Haaland
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








