Kartu Merah Pertama Cristiano Ronaldo Setelah 226 Laga Bersama Portugal
Richard Andreas | 14 November 2025 12:56
Bola.net - Kembalinya Cristiano Ronaldo ke Dublin berubah menjadi malam yang intens. Penyerang berusia 40 tahun itu awalnya menyampaikan bahwa ia akan ”berusaha menjadi anak baik” agar tidak memancing reaksi suporter tuan rumah. Namun suasana pertandingan yang panas membuat situasi jauh dari harapan awal tersebut.
Laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Republik Irlandia (0-2) berlangsung ketat, dengan tuan rumah mampu memimpin sejak babak pertama. Momentum pertandingan yang memanas membuat setiap duel menjadi krusial bagi kedua tim.
Dalam konteks tekanan dan intensitas itu, insiden yang melibatkan Ronaldo menjadi titik balik jalannya laga, sekaligus memicu konsekuensi besar bagi Portugal menjelang penentuan tiket ke putaran final.
Benturan di Kotak Penalti dan Kartu Merah Pertama di Timnas

Ketika Portugal tertinggal dua gol melalui dua lesakan Troy Parrott, Ronaldo terlibat benturan di kotak penalti pada menit ke-60. Ia terlihat menyikut ke punggung Dara O’Shea saat berebut posisi menyambut umpan silang. Reaksi keras pun muncul dari pemain dan suporter Irlandia.
Wasit Glenn Nyberg awalnya memberikan kartu kuning setelah melihat kejadian tersebut. Namun setelah dipanggil VAR dan meninjau tayangan ulang di monitor pinggir lapangan, sang wasit mengubah keputusannya menjadi kartu merah langsung.
Ini menjadi kartu merah ke-13 sepanjang karier Ronaldo, tetapi yang pertama dalam seragam Portugal. Suporter tuan rumah menanggapi keputusan itu dengan sorakan panjang, yang dibalas Ronaldo dengan tepuk tangan bernada sinis sebelum meninggalkan lapangan.
Reaksi Ronaldo dan Situasi Portugal
Ronaldo yang sebelumnya tampak frustrasi sepanjang laga tidak menerima keputusan itu dengan diam. Ia tampak memberikan tepuk tangan sarkastik ke arah tribun dan terlihat bertukar kata dengan pelatih Irlandia, Heimir Hallgrimsson, sebelum menuju lorong stadion.
Keputusan tersebut memperberat situasi Portugal yang sebenarnya bisa memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia dengan kemenangan di Dublin. Kekalahan membuat mereka harus menunggu laga terakhir kontra Armenia untuk menentukan nasib.
Absennya Ronaldo di laga tersebut sudah pasti karena skors otomatis. Namun implikasi lebih besar kini membayangi Portugal, terutama menyangkut kelanjutan perjalanan mereka menuju putaran final 2026.
Ancaman Hukuman Tiga Laga
Ronaldo berpotensi terkena larangan bertanding hingga tiga pertandingan jika insiden tersebut dikategorikan sebagai tindakan kekerasan.
Dalam Kode Disiplin FIFA, Bab Dua Pasal 14(i) menyatakan bahwa pelanggaran seperti menyikut, memukul, menendang, menggigit, meludah, atau menyerang pihak lain dapat berujung pada skors minimal tiga laga.
Jika Portugal lolos otomatis, skors tersebut akan membuat Ronaldo absen pada dua laga awal fase grup di Amerika Utara tahun depan. Namun jika Portugal harus melalui jalur play-off, masa hukuman akan dijalani pada pertandingan tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Barcelona vs Real Betis?
Liga Spanyol 18 Mei 2026, 00:35
-
Live Streaming Siaran Langsung Barcelona vs Real Betis Hari ini
Liga Spanyol 18 Mei 2026, 00:02
-
Nonton Live Streaming Liga Spanyol: Barcelona vs Real Betis
Liga Spanyol 17 Mei 2026, 23:23
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Sevilla vs Real Madrid?
Liga Spanyol 17 Mei 2026, 22:59
-
Man of the Match Inter Milan vs Hellas Verona: Henrikh Mkhitaryan
Liga Italia 17 Mei 2026, 22:33
-
Cair! MU Dapat Transferan dari Napoli Senilai Rp900 Milyar
Liga Inggris 17 Mei 2026, 22:33
-
Live Streaming Siaran Langsung Sevilla vs Real Madrid Hari Ini
Liga Spanyol 17 Mei 2026, 22:26
-
Hasil Inter vs Verona: Gol Telat Buyarkan Kemenangan Nerazzurri
Liga Italia 17 Mei 2026, 22:06
-
Man of the Match Man Utd vs Nottingham Forest: Bruno Fernandes
Liga Inggris 17 Mei 2026, 21:32
-
Nonton Live Streaming Liga Spanyol: Sevilla vs Real Madrid
Liga Spanyol 17 Mei 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01












