Kata-Kata Pelatih Spanyol Usai Timnya Ditahan Imbang Cape Verde
Richard Andreas | 16 Juni 2026 08:46
Bola.net - Spanyol gagal meraih kemenangan perdana di Pala Dunia 2026 setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Cape Verde. Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar pada fase awal turnamen mengingat perbedaan status dan pengalaman kedua tim.
Sepanjang pertandingan di Atlanta Stadium, Spanyol tampil dominan dalam hampir seluruh aspek permainan. Namun, berbagai peluang yang mereka ciptakan tidak mampu dikonversi menjadi gol.
Pelatih Luis de la Fuente menilai timnya sebenarnya mampu mengontrol jalannya pertandingan. Meski demikian, ia mengakui ada sejumlah faktor yang membuat timnya gagal memaksimalkan dominasi tersebut.
De la Fuente Akui Spanyol Kurang Segar

Spanyol menguasai bola hingga 74 persen sepanjang pertandingan. Mereka juga unggul jauh dalam jumlah umpan akurat dengan catatan 734 berbanding 205 serta mencatat keunggulan 7-1 dalam tembakan tepat sasaran.
Meski mendominasi statistik, tim asuhan De la Fuente tidak mampu membobol gawang Cape Verde. Menurut sang pelatih, para pemainnya tidak tampil dengan ketajaman yang biasanya diperlihatkan.
"Kami kurang segar, kurang sentuhan akhir yang halus," kata De la Fuente. "Saya pikir pertandingan pertama juga sedikit memberikan dampak kepada kami."
De la Fuente menilai timnya tetap mampu menciptakan cukup banyak peluang. Namun, kurangnya efektivitas di depan gawang membuat Spanyol harus puas membawa pulang satu poin.
Vozinha Jadi Penghalang Utama Spanyol

Salah satu faktor utama kegagalan Spanyol meraih kemenangan adalah penampilan impresif penjaga gawang Cape Verde, Vozinha. Kiper berusia 40 tahun itu berkali-kali menggagalkan peluang yang diciptakan para pemain Spanyol.
Ferran Torres hampir membawa timnya unggul pada babak pertama. Namun, tembakannya membentur mistar gawang pada menit ke-39 sebelum peluang lain berhasil diamankan oleh Vozinha enam menit kemudian.
Penjaga gawang Cape Verde itu juga menggagalkan peluang dari Mikel Oyarzabal dan Aymeric Laporte. Pada babak kedua, Fabian Ruiz, Marc Cucurella, dan Marcos Llorente termasuk di antara pemain yang nyaris mencetak gol tetapi gagal memanfaatkan kesempatan.
De la Fuente kemudian memasukkan Lamine Yamal pada menit ke-71 untuk menambah daya gedor. Namun, pemain muda Barcelona tersebut juga tidak mampu memecah kebuntuan hingga pertandingan berakhir.
Cape Verde Nyaris Curi Kemenangan
Meski lebih banyak bertahan, Cape Verde hampir mencuri kemenangan dramatis pada masa injury time. Peluang emas datang melalui bek tengah Diney Borges, tetapi berhasil digagalkan oleh penjaga gawang Spanyol, Unai Simon.
Setelah pertandingan, De la Fuente mengungkapkan bahwa timnya memang sudah memperkirakan duel melawan Cape Verde akan berlangsung sulit. Menurutnya, lawan memiliki organisasi pertahanan yang kuat dan kondisi fisik yang sangat baik.
"Kami sudah mengetahui tingkat kesulitannya. Sebelum pertandingan kami sudah melakukan penilaian bahwa laga ini akan sulit melawan tim yang bermain sangat dalam dengan blok pertahanan rendah dan juga memiliki kondisi fisik yang sangat baik yang akan menimbulkan masalah," lanjut De la Fuente.
"Meski begitu, kami menciptakan cukup banyak peluang untuk mencetak gol."
Hasil imbang ini membuat Spanyol harus menunda upaya mereka mengamankan kemenangan pertama di fase grup. Sementara itu, Cape Verde berhasil meraih poin bersejarah pada penampilan mereka di Piala Dunia.
Jangan Lewatkan!
Hasil Arab Saudi vs Uruguay: Duel Sengit Berakhir Imbang, Grup H Makin Panas
Membedah Alasan Belanda Gagal Menang Lawan Jepang: Salah Ronald Koeman?
Tangisan Kiper 40 Tahun yang Bikin Spanyol Frustrasi, Vozinha Pahlawan Cape Verde
Virgil van Dijk Kritik Aturan Water Break di Piala Dunia 2026, Apa Masalahnya?
Efek Instan dalam 23 Detik, Romelu Lukaku Bantu Belgia Paksa Hasil Imbang dengan Mesir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026, 07:19
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
LATEST UPDATE
-
Jalan Juventus Mendapatkan Alisson Becker Makin Lapang
Liga Italia 25 September 2026, 00:17
-
Target Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026: Medali Perunggu
Voli 24 September 2026, 22:33
-
Link Siaran FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Singapura
Tim Nasional 24 September 2026, 20:48
-
Barcelona Bakal Jual Jules Kounde ke Manchester United?
Liga Spanyol 24 September 2026, 20:29
-
Jadwal Siaran Langsung FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Singapura
Tim Nasional 24 September 2026, 20:12
-
Badminton Beregu Putra Menangkan Medali Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bulu Tangkis 24 September 2026, 20:06
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura 25 September 2026
Tim Nasional 24 September 2026, 19:39
-
Prediksi Bangladesh vs Malaysia 25 September 2026
Tim Nasional 24 September 2026, 19:21
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Singapura: Jika Menang, Bisa Naik 2 Tingkat
Tim Nasional 24 September 2026, 19:16
-
Ranking FIFA Peserta FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Masuk 3 Besar, Thailand Teratas
Tim Nasional 24 September 2026, 18:49
-
Zinedine Zidane Panggil Pemain MU ini ke Timnas Senior Prancis
Piala Eropa 24 September 2026, 17:49
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33






