Kemenangan 6-0 Argentina yang Menandai Debut Lionel Messi di Piala Dunia
Gia Yuda Pradana | 14 Mei 2020 12:52
Bola.net - Lionel Messi melakoni debutnya di Piala Dunia pada tahun 2006 di Jerman. Messi, yang kini diakui sebagai salah satu pesepak bola terbaik dalam sejarah, menandai debutnya itu dengan kemenangan.
Messi waktu itu adalah satu dari dua pemain klub Barcelona di skuad Argentina. Satunya lagi adalah Javier Saviola, tapi kala itu Saviola sedang dipinjamkan ke Sevilla.
Di laga pertama Grup C, 10 Juni 2006, Argentina mengalahkan Pantai Gading 2-1 melalui gol-gol Hernan Crespo dan Saviola. Pelatih Jose Pekerman cuma menempatkan Messi di bangku cadangan.
Pada laga kedua, melawan Serbia dan Montenegro di Gelsenkirchen, 16 Juni 2006, Messi baru mendapatkan kesempatan turun ke lapangan.
Argentina vs Serbia dan Montenegro
Lawan Argentina di pertandingan kedua adalah Serbia dan Montenegro. Waktu itu, Serbia dan Montenegro diperkuat pemain-pemain seperti Dejan Stankovic, Savo Milosevic, dan Mateja Kezman.
Argentina, yang dimotori Juan Roman Riquelme, lebih superior. Argentina menang 6-0.
Argentina unggul 3-0 di babak pertama melalui gol-gol Maxi Rodriguez menit 6, Esteban Cambiasso menit 31, dan Maxi Rodriguez lagi menit 41.
Di babak kedua, Pekerman mengganti Saviola dengan Carlos Tevez menit 58, dan Maxi Rodriguez dengan Messi menit 74.
Dampak Instan
Hanya empat menit sejak turun ke lapangan, Messi langsung berkontribusi merancang assist untuk gol ke-4 Argentina oleh Crespo.
Setelah itu, Tevez membawa Argentina unggul 5-0 di menit 84. Sesudahnya, pada menit 88, Messi menutup pesta dengan gol perdananya di Piala Dunia.
18 Tahun 357 Hari
Messi melakoni debutnya di Piala Dunia di usia 18 tahun dan 357 hari. Hingga kini, Messi pun masih tercatat sebagai satu-satunya remaja yang mengukir gol sekaligus assist dalam suatu pertandingan Piala Dunia sejak 1966.
Dia bahkan melakukannya hanya dalam 13 waktu menit, setelah turun dari bangku cadangan. Dia memang remaja yang istimewa.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Parma 1998/99: Perjalanan Sebuah Tim Hebat Menuju Tangga Juara
- Perjalanan Menuju Derby Milan di Semifinal Liga Champions 2003
- Daftar Juara Premier League dari Tahun ke Tahun, MU Kolektor Terbanyak
- 10 Peraih Gelar Juara Paling Banyak di Real Madrid, Tidak Ada Cristiano Ronaldo
- Melihat Kembali 3 Kemenangan Terbesar Liverpool di Premier League Musim Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik untuk Barcelona, Pedri Tidak Cedera
Liga Champions 9 April 2026, 20:00
-
Marcus Rashford Murka, Nilai Barcelona Dirugikan Keputusan Wasit
Liga Champions 9 April 2026, 19:41
LATEST UPDATE
-
Arne Slot Menolak Menyerah di Liverpool
Liga Inggris 11 April 2026, 05:30
-
West Ham vs Wolves: Pesta Gol The Hammers Kirim Tottenham ke Zona Degradasi
Liga Inggris 11 April 2026, 05:20
-
Arsenal vs Bournemouth: Apa Kabar Bukayo Saka, Eze, dan Mikel Merino?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:33
-
Mikel Arteta Minta Fans Arsenal 'Bawa Bekal' ke Emirates Stadium, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:31
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45












