Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final

Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Pemain Norwegia Erling Haaland (kiri) dan kiper Norwegia Orjan Nyland (kanan) merayakan kemenangan setelah laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Brasil vs Norwegia di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Minggu, 5 Juli 2026 (c) AP Photo/Fran

Bola.net - Piala Dunia 2026 kini menyisakan delapan tim terbaik yang masih berpeluang mengangkat trofi di Stadion New York/New Jersey pada 19 Juli. Persaingan semakin ketat setelah 40 peserta lainnya harus mengakhiri perjalanan mereka.

Empat pertandingan perempat final akan berlangsung pada 9 hingga 11 Juli. Duel yang tersaji ialah Prancis kontra Maroko, Spanyol melawan Belgia, Norwegia menghadapi Inggris, serta Argentina bertemu Swiss.

FIFA merangkum sejumlah fakta menarik yang mengiringi perjalanan delapan negara tersebut. Mulai dari lahirnya rekor baru hingga peluang munculnya juara dunia pertama menjadi warna tersendiri dalam Piala Dunia 2026.

Jerman dan Brasil Sudah Kandas

Piala Dunia edisi kali ini mencatat sejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk pertama kalinya, Jerman dan Brasil gagal menembus babak perempat final secara bersamaan.

Sebelumnya, kedua raksasa sepak bola itu selalu memiliki salah satu wakil di fase delapan besar. Kondisi tersebut menjadi penanda berubahnya peta persaingan sepak bola dunia.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 10 Juli 2026
Prancis Prancis
03:00 WIB
Maroko Maroko
World Cup World Cup | 11 Juli 2026
Spanyol Spanyol
02:00 WIB
Belgia Belgia

4 Tim Kembali Menembus 8 Besar

Argentina, Inggris, Prancis, dan Maroko kembali mencapai perempat final seperti pada edisi Qatar 2022. Dari empat negara itu, hanya Inggris yang gagal melangkah lebih jauh pada turnamen sebelumnya.

Argentina dan Prancis bahkan masih berada di jalur berbeda pada bagan turnamen. Situasi tersebut membuka peluang terulangnya partai final yang sama seperti edisi 2022.

4 Negara Mengejar Gelar Perdana

Argentina, Prancis, Inggris, dan Spanyol sudah pernah menjadi juara dunia. Sementara itu, Belgia, Maroko, Swiss, dan Norwegia masih memburu gelar pertama mereka.

Belgia dan Maroko belum pernah melewati semifinal. Swiss terakhir tampil di perempat final pada Piala Dunia 1954, sedangkan Norwegia baru pertama kali mencapai fase ini.

Norwegia Ukir Pencapaian Bersejarah

Norwegia menjadi satu-satunya debutan di babak perempat final Piala Dunia 2026. Tim Skandinavia itu melaju setelah menyingkirkan Brasil berkat performa impresif Erling Haaland.

Lawan berikutnya adalah Inggris yang telah sepuluh kali tampil di perempat final. Pengalaman menjadi modal penting bagi The Three Lions menghadapi kejutan dari Norwegia.

Maroko Perpanjang Catatan Bersejarah Afrika

Maroko kembali mencatat pencapaian penting bagi sepak bola Afrika. Setelah menjadi wakil Afrika pertama yang mencapai semifinal pada 2022, kini mereka menjadi tim Afrika pertama yang lolos ke perempat final dalam dua edisi beruntun.

Atlas Lions akan kembali bertemu Prancis pada fase delapan besar. Laga tersebut menjadi ulangan semifinal empat tahun lalu.

Dominasi Wakil Eropa

Enam dari delapan tim yang tersisa berasal dari Eropa. Dua wakil lainnya berasal dari Amerika Selatan melalui Argentina dan Afrika melalui Maroko.

Komposisi tersebut sama seperti Piala Dunia 2018 di Rusia. Dominasi Eropa kembali terlihat pada fase penentuan menuju semifinal.

Prancis dan Spanyol Tampil Paling Konsisten

Prancis menjadi satu-satunya tim yang memenangi seluruh lima pertandingan dalam waktu normal. Argentina juga meraih lima kemenangan, tetapi sempat membutuhkan babak tambahan saat mengalahkan Tanjung Verde pada 32 besar.

Di sisi lain, Spanyol tampil luar biasa di sektor pertahanan. Mereka belum kebobolan satu gol pun dalam lima pertandingan yang telah dijalani.

Persaingan Sepatu Emas Semakin Sengit

Lionel Messi memimpin daftar pencetak gol dengan delapan gol. Kylian Mbappe dan Erling Haaland membayangi dengan koleksi tujuh gol.

Harry Kane masih menjaga peluang setelah mengemas enam gol. Nama-nama seperti Jude Bellingham, Ousmane Dembele, Ismael Saibari, dan Johan Manzambi juga berusaha menambah pundi-pundi gol pada sisa pertandingan Piala Dunia 2026.

Sumber: FIFA