Kesal Saat Ditarik Keluar, Bellingham Kena Semprot Thomas Tuchel!
Richard Andreas | 17 November 2025 05:47
Bola.net - Kemenangan Inggris atas Albania kembali menghadirkan perbincangan, bukan hanya soal performa di lapangan, tetapi juga dinamika internal tim. Jude Bellingham, yang kembali menjadi starter, tertangkap kamera terlihat kesal saat digantikan.
Situasi itu memunculkan pertanyaan mengenai penerimaan pemain terhadap keputusan pelatih. Reaksi sang gelandang turut memicu interpretasi berbeda dari media yang mengikuti laga di Tirana tersebut.
Di tengah konsistensi performa Inggris di kualifikasi, isu seperti ini menjadi sorotan tersendiri. Thomas Tuchel pun merespons secara terbuka mengenai pentingnya semangat kolektif dalam skuadnya.
Tuchel Soroti Sikap Bellingham Usai Diganti

Thomas Tuchel menanggapi kritik yang menyebut Jude Bellingham tidak menunjukkan semangat kolektif setelah ditarik keluar. Ia menilai anggapan tersebut memberikan gambaran yang keliru. “Itu kesan yang buruk. Semestinya semuanya kembali pada kolektif,” ujarnya ketika ditanya soal sikap sang gelandang.
Pelatih Inggris itu menjelaskan bahwa seluruh aktivitas tim di pemusatan latihan dibangun atas nilai kebersamaan. “Apa yang kami kerjakan di camp semuanya tentang kolektif,” katanya.
Ia menambahkan akan meninjau ulang situasi tersebut. “Saya harus melihatnya lagi. Saya senang dengan gol yang tercipta. Saya sudah berbicara singkat dengan Morgan Rogers dan saya yakin semua merayakannya bersama.”
Tuchel menegaskan bahwa sikap tim menjadi prioritas utama. “Itu bukan gambaran yang ingin kami tampilkan. Kami merasa semua berkomitmen dan semua menerima keputusan sulit, baik sebelum pertandingan maupun selama pertandingan berlangsung,” ujarnya.
Penjelasan Tuchel soal Keputusan Substitusi
Tuchel juga memberikan alasan mengapa Bellingham ditarik keluar pada menit ke-84. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut tidak perlu diperbesar. “Dia harus menerimanya, dia harus menerimanya. Kita tidak boleh membuat ini lebih besar dari yang sebenarnya,” katanya.
Pelatih Jerman itu mengungkap bahwa Rogers pun merasakan hal serupa ketika tidak masuk starting line-up. “Rogers tidak senang ketika ia tidak bisa menjadi starter hari ini karena ia layak bermain dan selalu ingin bermain,” ujarnya. Karena beban pertandingan yang tinggi di klub, Tuchel memilih memberikan sedikit waktu istirahat untuk pemain muda tersebut.
Ia menutup dengan penegasan mengenai standar perilaku di tim. “Saya tetap pada pendirian saya, perilaku adalah kunci. Keputusan dibuat, dan sebagai pemain Anda harus menerimanya,” katanya.
Kualifikasi Selesai, Peran Bellingham Masih Jadi Sorotan
Situasi ini menimbulkan pertanyaan apakah reaksi Bellingham akan berpengaruh terhadap posisinya di tim. Media mulai mempertanyakan apakah insiden ini akan berdampak lebih jauh atau hanya sekadar momen emosional di lapangan.
Inggris sendiri telah menutup kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan catatan sempurna. Namun, setelah performa impresif itu, mereka akan memasuki masa jeda sebelum kembali berlaga tahun depan.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Man of the Match Albania vs Inggris: Harry Kane
- Hasil Albania vs Inggris: Dua Gol Kane Pastikan The Three Lions Sempurna di Kualifikasi
- Eksperimen Tuchel Berbuah Manis: Foden-Bellingham-Eze Beri Dimensi Baru Inggris
- Rekap Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa: Inggris Melaju, Prancis Pesta Gol, Irlandia Guncang Portugal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wolves vs Chelsea: Sinyal Kebangkitan Cole Palmer jelang Piala Dunia 2026
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:54
-
Daftar Negara Lolos dan Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Februari 2026, 23:28
-
Jude Bellingham Cedera Hamstring, Berapa Lama Absen Perkuat Real Madrid?
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 11:46
LATEST UPDATE
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Inter 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 10:43
-
Prediksi Qarabag FK vs Newcastle 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 10:29
-
Imlek Pertama Ketemu Calon Mertua, Detail Kecil Ini Bisa Menentukan Hasil Akhir
Lain Lain 17 Februari 2026, 09:45
-
Prediksi Persib vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 09:21
-
Rating Pemain Barcelona usai Kalah 1-2 di Markas Girona: Semua Lini di Bawah Standar
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:52
-
Barcelona Bertahan dengan Sangat Buruk
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:40
-
Kalah Menyakitkan, Barcelona Pantas Mendapatkannya
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:34
-
3 Pelajaran Pahit Barcelona usai Kalah dari Girona di La Liga 2025-2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:22
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
