Ketika Jerman Buyarkan Mimpi Diego Maradona di Piala Dunia 2010
Serafin Unus Pasi | 29 Agustus 2022 18:08
Bola.net - Jerman mungkin menjadi nama yang tak ingin didengar oleh legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona. Jerman menjadi batu sandungan Maradona untuk meraih prestasi di Piala Dunia 2010.
Saat Piala Dunia 2010 Maradona ditunjuk sebagai pelatih timnas Argentina. Pengalamannya memenangkan trofi emas Piala Dunia saat menjadi pemain bisa jadi modal bagus untuk Argentina.
Argentina yang menurunkan skuat emasnya kala itu diprediksi melangkah jauh di Piala Dunia 2010. Para pemain muda yang tengah bersinar di liga top Eropa akan menjadi senjata tak terduga Argentina di Piala Dunia.
Namun semua itu sirna saat memasuki babak Perempat Final. Argentina yang bertemu Jerman saat itu dibuat babak belur Miroslav Klose dkk.
Argentina Dibantai Jerman
Maradona harus menanggung malu ketika skuat asuhannya kalah di tangan Jerman. Saat itu Argentina harus menyerah dengan empat gol tanpa balas.
Timnas Argentina dibuat kocar-kacir lewat aksi striker tajam Jerman Miroslav Klose. Pria dengan status top skor sepanjang masa Piala Dunia itu mencetak brace ke gawang Argentina. Sementara dua gol lainnya dicetak Thomas Muller dan Arne Friedrich.
Kekalahan ini tentu saja menyakitkan bagi Maradona dan timnas Argentina. Padahal Argentina tampil sangat baik sebelum laga melawan Jerman.
Argentina Sangar Di Fase Grup
Sebelum kalah melawan Jerman, Argentina masih menjadi salah satu favorit juara Piala Dunia 2010. Skuat Diego Maradona ini bahkan menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan di Fase Grup.
Argentina yang tergabung di Grup B masih terlalu tangguh untuk lawannya. Korea Selatan, Yunani, dan Nigeria tak sanggup menghalau skuat emas Argentina menuju Fase Knock-Out.
Argentina berstatus sebagai juara Grup B dengan sembilan poin. Argentina bahkan jadi tim paling produktif dengan mencetak tujuh gol dan hanya satu kebobolan.
Pembalasan Jerman
Maradona bukan kali ini saja dijegal Jerman di Piala Dunia. Semasa menjadi pemain, Maradona punya tendensi khusus dengan timnas Jerman.
Bagaimana tidak, Jerman terhitung dua kali menjadi lawan Maradona di partai puncak Piala Dunia. Di Piala Dunia 1986, Maradona sempat mengalahkan Jerman di Final dengan skor 3-2.
Namun empat tahun berselang, Jerman melakukan balas dendam di Piala Dunia 1990. Kala itu Jerman berhasil membalaskan dendamnya dengan kemenangan 1-0 atas Argentina di partai puncak.
Namun balas dendam Jerman masih terjadi 20 tahun kemudian. Di Piala Dunia 2010, Maradona harus merasakan pahitnya dikalahkan Jerman. Maradona bahkan harus merasakan kekalahan itu saat menjadi pemain maupun pelatih.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
Kiprah Tim Afrika di Piala Dunia 1998
Aneh tapi Nyata, 9 Pemain Ini Bisa-Bisanya Terpilih Masuk Tim All Star Piala Dunia
7 Pemain Bintang yang Mungkin Mainkan Piala Dunia Terakhirnya di Qatar 2022, Termasuk Ronaldo
Selain Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Bisakah Para Bintang Ini Wujudkan Ambisi Juara di Piala D
5 Calon Penyabet Gelar Pemain Terbaik Piala Dunia 2022: Messi In, Ronaldo Out
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
Piala Dunia 3 September 2026, 14:14
-
Real Madrid Urung Datangkan Enzo Fernandez, Haruskah Jose Mourinho Kecewa?
Liga Spanyol 3 September 2026, 13:45
-
3 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
Piala Dunia 3 September 2026, 13:13
-
5 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 21:16
-
Alex Martins Belum Pasti Bela Persebaya di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 20:24
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

