Ketika Speed Dribbling Kaka Membuat Messi Sengsara
Gia Yuda Pradana | 6 April 2020 13:53
Bola.net - Kaka adalah salah satu pesepak bola terbaik yang pernah ada. Mantan bintang tim nasional Brasil periode 2002-2016 itu memiliki kualitas di atas rata-rata. Satu di antaranya senjata terkuatnya adalah speed dribbling, yang dahulu bahkan pernah membuat Lionel Messi sengsara saat berusaha mengejarnya.
Kaka dibekali teknik, fisik, dan kecepatan yang mumpuni. Di masa keemasannya, dia hampir tak tertandingi.
Kecepatan Kaka saat mendribel bola sangat menakutkan bagi lawan. Dahulu, seorang jurnalis ESPN pernah menulis: "Kaka yang sedang berlari menyerang dengan bola ibarat sebuah kereta ekspres. Dia memadukan kekuatan dan keeleganan."
Kehebatan itu diperlihatkan Kaka dalam sebuah pertandingan klasik Brasil kontra Argentina di Emirates Stadium, 2006 silam.
Emirates Stadium

Emirates Stadium adalah stadion kandang baru Arsenal sejak 2006. Stadion ini sudah menggelar beberapa pertandingan internasional, dan yang pertama adalah Brasil kontra Argentina pada 3 September 2006.
Sebanyak 59.032 penonton menyaksikan langsung pertandingan tersebut. Brasil, yang waktu itu dilatih Dunga, unggul cepat melalui gol Elano di menit 3. Eks gelandang Manchester City tersebut kemudian mencetak gol kedua di menit 67 dan menggandakan keunggulan Brasil atas Argentina.
Di penghujung laga, Brasil menambah satu gol lagi dan memastikan kemenangan 3-0 mereka atas Argentina.
Pertandingan ini memang cuma berstatus uji coba internasional. Namun pertandingan ini meninggalkan kesan yang begitu mendalam. Penyebabnya adalah gol ketiga, sebuah gol solo sensasional karya salah satu pesepakbola terbaik di generasinya.
Gol Sensasional

Pada menit 89, Kaka, yang baru masuk di awal-awal babak kedua, mengakhiri perlawanan Argentina dengan gol solo sensasionalnya.
Kaka merebut bola yang gagal dikuasai Messi dengan sempurna di wilayah Brasil, kemudian melakukan aksi slalom ke area Argentina. Kaka mendribel dengan kecepatan fantastis, yang bahkan tanpa bola pun Messi tak kuasa mengejarnya.
Gabriel Milito berusaha membaca gerakan Kaka, tapi sia-sia. Kaka melewatinya. Pada titik itu, Messi sudah berhenti mengejar, dan Kaka telah masuk ke dalam kotak penalti Area.
Kiper keluar menerjang. Dengan dingin, Kaka melepas tembakan rendah menyilang, yang melewati kiper dan tak kuasa dihentikan oleh bek Pablo Zabaleta di garis gawang.
Waktu itu, Messi masih berusia 19. Itu tiga tahun sebelum dia meraih trofi Ballon d'Or pertama dari enam koleksinya. Kala itu, Messi sudah sangat cepat. Namun, Kaka ternyata lebih cepat.
Super Kaka

Setahun berselang, 2007, Kaka meraih trofi bergengsi Ballon d'Or usai mengantarkan AC Milan juara Liga Champions. Dia mengalahkan Cristiano Ronaldo (Manchester United) dan Messi (Barcelona).
Kaka memang pemain yang super. Di masa-masa keemasannya, dia nyaris tanpa tanding.
Kaka bahkan tercatat sebagai pemain terakhir yang meraih Ballon d'Or sebelum era sepuluh tahun dominasi Ronaldo & Messi. Dominasi itu sempat terputus di 2018 oleh Luka Modric. Namun, di edisi 2019, trofi keenam diraih oleh Messi.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Pada Suatu Masa di Italia, Parma vs Fiorentina dan Crespo vs Batistuta
Alvaro Recoba, di Balik Kemalasannya Selalu Tersimpan Kejutan
Kiss Training, Olahraga Romantis Antonio Candreva dan Instruktur Pribadinya
Pesona Allegra Luna, Mama Muda Pasangan Antonio Candreva
Si Seksi Federica Nargi yang Selalu Mesra dengan Alessandro Matri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
Piala Dunia 3 September 2026, 14:14
-
3 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
Piala Dunia 3 September 2026, 13:13
-
Barcelona Pernah Ditawari Nick Woltemade, tapi Pilih Gabriel Jesus: Ini Alasannya
Liga Spanyol 3 September 2026, 12:47
-
Matteo Gabbia Diragukan Tampil Saat AC Milan Hadapi Juventus
Liga Italia 3 September 2026, 11:09
-
Lautaro Martinez Benarkan Minat Barcelona, tetapi Ia Bertahan di Inter Milan
Liga Italia 3 September 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




