Korsel Berharap Asa Piala Dunia Tetap Terjaga
Editor Bolanet | 29 Februari 2012 10:00
- Mantan semifinalis Piala Dunia, Korea Selatan, menantang pada Rabu (29/02) dalam pertandingan kandang yang teramat penting, di saat mereka berupaya menghindari ancaman menjadi salah satu tim papan atas Asia yang gagal lolos ke Brazil 2014.
Dengan koleksi sepuluh poin, Korsel berbagi tempat di puncak Grup B dengan Lebanon, yang mengalahkan Korea 2-1 pada November, hasil yang memicu pemecatan pelatih Cho Kwang-Rae.
Kuwait berada di peringkat ketiga grup dengan delapan poin menjelang putaran akhir pertandingan di babak kualifikasi.
Dengan hanya dua tim teratas yang akan lolos ke putaran akhir kualifikasi Asia, impian Piala Dunia 2014 Korsel akan berakhir jika mereka kalah, dan Libanon seri atau menang pada pertandingan tandang melawan Uni Emirat Arab.
Pengganti Cho, Choi Kang-Hee berbicara mengenai 'krisis' ketika dirinya membentuk tim yang diisi pemain-pemain berpengalaman untuk pertandingan di ibukota Korsel, Seoul.
Ia menghadapi dilema di lini depan, dengan penyerang senior, Lee Dong-Gok (32) diharapkan akan menjadi starter, namun penyerang Arsenal, Park Chu-Young, yang kesulitan mendapat kesempatan bermain sejak pindah ke London, menjadi keraguan besar.
Seperti gelandang Ki Sung-Yueng, yang bermain di Skotlandia untuk Glasgow Celtic, Park baru bergabung dengan pasukan Korsel pada Senin malam.
Saya tidak dapat menuntut banyak taktik dari mereka, sebab mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk berlatih, kata Choi mengenai kedua pemain berpengaruh itu.
Namun kehadiran mereka tentu saja akan membuat pekerjaanku menjadi lebih mudah. Sekarang saya harus memikirkan tentang bagaimana cara terbaik untuk menggunakan mereka. Saya dapat menggunakan Park dan Ki sebagai (pemain) starter atau joker di akhir pertandingan.
Korsel mencapai semi final Piala Dunia pada 2002, ketika mereka menjadi tuan rumah turnamen tersebut bersama Jepang, yang dapat memberi debut internasional untuk pemain sayap Arsenal, Ryo Miyaichi, yang telah bergabung ke Bolton sebagai pemain pinjaman pada Januari.
Juara Asia ini sudah lolos ke fase kualifikasi terakhir, dan pelatih mereka, Alberto Zaccheroni, mengatakan bahwa dirinya berhasrat untuk melihat Miyaichi (19) bermain ketika Jepang menghadapi Uzbekistan pada pertandingan kualifikasi Grup C.
Ia tampil di Bolton dengan cara yang menarik perhatian. Ia memiliki banyak kualitas dan itu sebabnya saya memanggilnya, kata Zaccheroni.
Salah satu raksasa Asia, Australia, juga telah lolos, namun kapten tim berjuluk Soceroos ini, Lucas Neill, berjanji timnya tidak akan bermain seadanya saat menghadapi Arab Saudi, yang dilatih oleh Frank Rijkaard, yang masih berpeluang lolos.
Koleksi poin Australia tidak mungkin dikejar para pesaingnya di Grup D, namun Saudi memiliki enam poin, Oman lima dan Thailand empat, sehingga ketiga tim tersebut masih dapat lolos ke fase terakhir kualifikasi pada malam yang akan sangat mendebarkan.
Rijkaard tahu bahwa timnya mungkin tidak akan lolos, bergantung pada hasil pertandingan di Oman, namun pelatih Belanda ini mengatakan bahwa pasukannya tetap akan memburu tiga poin.
Semua ambisi kami dikonsentrasikan pada mendapatkan tiga poin besok, tegas Rijkaard.
Bahkan jika kami harus mendapatkan kemenangan yang buruk pada esok hari, kami terfokus untuk mendapatkan kemenangan. Partai sengit lain lain untuk mencari pemuncak klasemen terjadi di Grup E antara Iran dan Qatar.
Iran telah lolos dan Qatar, yang merupakan tuan rumah Piala Dunia 2022, berharap dapat lolos dengan mengungguli koleksi poin Bahrain.
Bahrain, yang akan menjamu Indonesia di Manama, tertinggal tiga poin di belakang Qatar serta memiliki catatan selisih gol yang inferior.
Tim lain yang dipastikan lolos ke fase terakhir kualifikasi adalah Yordania dan Irak di Grup A, sedangkan Cina dan Korea Utara telah tersingkir. (afp/lex)
Dengan koleksi sepuluh poin, Korsel berbagi tempat di puncak Grup B dengan Lebanon, yang mengalahkan Korea 2-1 pada November, hasil yang memicu pemecatan pelatih Cho Kwang-Rae.
Kuwait berada di peringkat ketiga grup dengan delapan poin menjelang putaran akhir pertandingan di babak kualifikasi.
Dengan hanya dua tim teratas yang akan lolos ke putaran akhir kualifikasi Asia, impian Piala Dunia 2014 Korsel akan berakhir jika mereka kalah, dan Libanon seri atau menang pada pertandingan tandang melawan Uni Emirat Arab.
Pengganti Cho, Choi Kang-Hee berbicara mengenai 'krisis' ketika dirinya membentuk tim yang diisi pemain-pemain berpengalaman untuk pertandingan di ibukota Korsel, Seoul.
Ia menghadapi dilema di lini depan, dengan penyerang senior, Lee Dong-Gok (32) diharapkan akan menjadi starter, namun penyerang Arsenal, Park Chu-Young, yang kesulitan mendapat kesempatan bermain sejak pindah ke London, menjadi keraguan besar.
Seperti gelandang Ki Sung-Yueng, yang bermain di Skotlandia untuk Glasgow Celtic, Park baru bergabung dengan pasukan Korsel pada Senin malam.
Saya tidak dapat menuntut banyak taktik dari mereka, sebab mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk berlatih, kata Choi mengenai kedua pemain berpengaruh itu.
Namun kehadiran mereka tentu saja akan membuat pekerjaanku menjadi lebih mudah. Sekarang saya harus memikirkan tentang bagaimana cara terbaik untuk menggunakan mereka. Saya dapat menggunakan Park dan Ki sebagai (pemain) starter atau joker di akhir pertandingan.
Korsel mencapai semi final Piala Dunia pada 2002, ketika mereka menjadi tuan rumah turnamen tersebut bersama Jepang, yang dapat memberi debut internasional untuk pemain sayap Arsenal, Ryo Miyaichi, yang telah bergabung ke Bolton sebagai pemain pinjaman pada Januari.
Juara Asia ini sudah lolos ke fase kualifikasi terakhir, dan pelatih mereka, Alberto Zaccheroni, mengatakan bahwa dirinya berhasrat untuk melihat Miyaichi (19) bermain ketika Jepang menghadapi Uzbekistan pada pertandingan kualifikasi Grup C.
Ia tampil di Bolton dengan cara yang menarik perhatian. Ia memiliki banyak kualitas dan itu sebabnya saya memanggilnya, kata Zaccheroni.
Salah satu raksasa Asia, Australia, juga telah lolos, namun kapten tim berjuluk Soceroos ini, Lucas Neill, berjanji timnya tidak akan bermain seadanya saat menghadapi Arab Saudi, yang dilatih oleh Frank Rijkaard, yang masih berpeluang lolos.
Koleksi poin Australia tidak mungkin dikejar para pesaingnya di Grup D, namun Saudi memiliki enam poin, Oman lima dan Thailand empat, sehingga ketiga tim tersebut masih dapat lolos ke fase terakhir kualifikasi pada malam yang akan sangat mendebarkan.
Rijkaard tahu bahwa timnya mungkin tidak akan lolos, bergantung pada hasil pertandingan di Oman, namun pelatih Belanda ini mengatakan bahwa pasukannya tetap akan memburu tiga poin.
Semua ambisi kami dikonsentrasikan pada mendapatkan tiga poin besok, tegas Rijkaard.
Bahkan jika kami harus mendapatkan kemenangan yang buruk pada esok hari, kami terfokus untuk mendapatkan kemenangan. Partai sengit lain lain untuk mencari pemuncak klasemen terjadi di Grup E antara Iran dan Qatar.
Iran telah lolos dan Qatar, yang merupakan tuan rumah Piala Dunia 2022, berharap dapat lolos dengan mengungguli koleksi poin Bahrain.
Bahrain, yang akan menjamu Indonesia di Manama, tertinggal tiga poin di belakang Qatar serta memiliki catatan selisih gol yang inferior.
Tim lain yang dipastikan lolos ke fase terakhir kualifikasi adalah Yordania dan Irak di Grup A, sedangkan Cina dan Korea Utara telah tersingkir. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28





