Lawan Juara Bertahan Piala Dunia, Walid Regragui: Maroko Tidak Berniat Berhenti di Semifinal!
Editor Bolanet | 14 Desember 2022 03:34
Bola.net - Pelatih Maroko, Walid Regragui menyatakan timnya tidak kan berhenti memberikan kejutan di Piala Dunia 2022. Maroko akan mencoba menumbangkan juara bertahan Prancis di semifinal pada Kamis (15/12/2022).
Sejauh ini langkah Maroko sudah sangat mengejutkan dengan menembus babak semifinal Piala Dunia 2022. Mereka mampu mengalahkan tim-tim unggulan seperti Spanyol dan Portugal untuk mencapai titik tersebut.
Namun Regragui menyatakan timnya tidak akan hanya berhenti di tangan Prancis. Regragui bahkan menyatakan para pemainnya sangat layak bermimpi untuk jadi juara Piala Dunia 2022.
“Mengapa tidak mencapai final Piala Dunia? Kami akan menunjukkan keinginan besar dan mencoba untuk membuat kesal (tim unggulan)," terang Regragui dikutip dari BBC.
Ingin Merubah Mental Afrika

Ada misi khusus Walid Regragui di balik rasa percaya diri timnas Maroko di Piala Dunia 2022. Regragui mengungkapkan bahwa Maroko akan mencoba merubah pola pikir tim-tim benua Afrika.
Maroko yang menjadi satu-satunya tim Afrika yang menembus babak semifinal ingin memberikan contoh bagi tim Afrika lainnya. Maroko ingin Afrika menjadi pesaing yang diperhitungkan di setiap gelaran Piala Dunia.
"Kami datang ke kompetisi ini untuk mengubah pola pikir di benua kami. Kamu mungkin berpikir itu gila, tapi sedikit kegilaan itu bagus.”
"Kami lapar. Saya tidak tahu apakah itu akan cukup, tetapi kami ingin Afrika berada di puncak dunia. Saya tahu kami bukan favorit tetapi kami percaya diri," tambah Regragui.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Tidak Cukup di Semifinal

Meskipun sudah mencetak sejarah bagi perwakilan Afrika, Regragui merasa ini belum cukup bagi timnas Maroko. Dirinya tidak berniat berhenti di semifinal Piala Dunia 2022 di tangan Prancis.
Regragui juga sudah terbiasa jika timnya selalu dianggap akan tersingkir di setiap babak. Namun pada akhirnya semua orang akan mengetahui bahwa Maroko masih bertahan dan akan terus melaju ke babak selanjutnya.
“Sebelum setiap pertandingan orang mengira kami akan tersingkir, tapi kami masih di sini. Kami semakin dekat dengan impian kami dan kami akan berjuang untuk mencapainya,” ujar Regragui.
"Jika kami mengatakan semifinal sudah cukup, saya tidak setuju. Kami tidak puas dengan semifinal dan menjadi tim Afrika pertama yang melakukan itu. Kami ingin melangkah lebih jauh,” tambah Regragui.
sumber: BBC
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, 15-16 Juli 2026
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:15
-
Man of the Match Argentina vs Swiss: Julian Alvarez
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, 15-16 Juli 2026
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:15
-
Man of the Match Argentina vs Swiss: Julian Alvarez
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







