Maaf, Inggris Belum Layak Juara Piala Dunia
Editor Bolanet | 12 Juli 2018 13:40
Laju Inggris di Piala Dunia kali ini memang cukup menarik. Banyak pihak mengatakan mereka beruntung. Betapa tidak, bermodalkan skuat yang tak berpengalaman, Inggris berhasil melaju sampai semifinal. Memang beruntung, tetapi bukankah keberuntungan memang bagian penting dari sepak bola?
Mulai dari fase grup sampai fase gugur, Inggris selalu diuntungkan dengan lawan-lawan mudah. Tetapi mungkin kartu keberuntungan mereka sudah habis, Kroasia sudah menanti mereka di semifinal, jelas bukan lawan yang bisa dikalahkan hanya dengan modal beruntung.
Terbukti, permainan Inggris kalah kelas dari Kroasia. Inggris yang selama ini hanya mengandalkan situasi bola mati tak berkutik menghadapi dominasi Kroasia. Keberuntungan mereka habis, tak lagi manjur. (bola/dre)
Ilusi Semata

Tidak hanya itu, meski berhasil mencetak 12 gol di Piala Dunia, hanya sedikit di antaranya yang terlahir dari permainan ciamik dan penyelesaian manis. Inggris hanya mengandalkan situasi bola mati, memang sah-sah saja, tetapi itu saja tak cukup di Piala Dunia. Berikut catatannya:
Gol langsung dari situasi bola mati (tanpa Penalti): 4 gol
Gol tidak langsung yang dimulai dari situasi bola mati (tanpa penalti): 2 gol
Gol dari tendangan penalti: 3 gol
Sembilan dari 12 gol Inggris berawal dari bola mati, hanya tiga yang tidak. Tentunya ini tak cukup untuk jadi juara dunia.
It's Not Coming Home

Jordan Pickford di posisi kiper sudah cukup bagus. John Stones mulai berkembang. Dele Alli akan terus meningkatkan permainannya. Dan Harry Kane, sang kapten yang menjalin hubungan dekat dengan gawang lawan.
Masalah Inggris yang paling terlihat mungkin adalah ekspektasi yang terlalu tinggi. Memang bisa dipahami setiap publik Inggris antusias mendukung timnya, tetapi sikap optimistis harus diimbangi dengan realistis.
Betapa tidak, begitu Inggris menang atas Kolombia di 16 besar, seluruh publik Inggris langsung hilang kontrol dan percaya trofi Piala Dunia akan mereka raih. Nyanyian it's coming home terus disuarakan di mana-mana, media Inggris pun turut menuang minyak ke bara api ini.
Inggris sungguh optimistis. Sudah tiga kali edisi Piala Dunia mereka tak pernah menang di fase gugur, karena itulah kemenangan atas Kolombia melambungkan harapan setinggi-tingginya, menembus awan, menggapai langit.
Namun, Kroasia menghempaskan Inggris kembali ke bumi. Menyadarkan mereka dari ilusi semu. Inggris tersadar, it's not coming home! [initial]
Simak Video Menarik Berikut

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inggris Ditahan Uruguay, Thomas Tuchel Tetap Apresiasi Penampilan Tim
Piala Dunia 28 Maret 2026, 12:54
-
Tuchel Bela Ben White Usai Dicemooh di Wembley: Hadapi, Tulis Bab Baru!
Piala Dunia 28 Maret 2026, 09:29
LATEST UPDATE
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















