Marcello Lippi, Penghisap Cerutu yang Bawa Italia Juara Piala Dunia 2006
Asad Arifin | 3 Agustus 2022 16:19
Bola.net - Label pelatih yang familiar dengan cerutu atau rokok disematkan kini pada Maurizio Sarri. Namun selain Sarri, ada satu nama pelatih terkenal yang hobi menghisap cerutu yakni Marcello Lippi.
Cerutu atau rokok mungkin tidak sesuai dengan esensi sepak bola sebagai olahraga. Namun pelatih atau pemain yang menghisap cerutu bukan berarti tanpa prestasi dalam sepak bola.
Ini dibuktikan oleh gelar Piala Dunia yang diraih Marcello Lippi kala menjadi juru taktik timnas Italia. Piala Dunia 2006 di Jerman menjadi ajang pembuktian kapasitas kakek berusia 74 tahun ini.
Bersama Italia, Lippi berhasil mengalahkan Prancis di partai puncak lewat adu Penalti. Bagaimana kisah Lippi dan timnas Italia di Piala Dunia 2006? Berikut lanjutan kisahnya.
Pemain Andalan

Ketika itu, kondisi sepak bola Italia jauh dari ideal. Serie A baru saja diguncang skandal calciopoli yang menyeret banyak pesohor sepak bola Italia. Bahkan, Juventus harus dihukum ke Serie B.
Pada situasi itu, Lippi memilih mengandalkan pemain yang kenyang pengalaman untuk masuk skuad Timnas Italia. Pemain-pemain yang berada pada usia matang dipanggil.
Pemain berpengalaman seperti Filippo Inzaghi (31), Alessandro Del Piero (30), Marco Materazzi (31), dan Fabio Cannavaro (31) jadi pilar kunci. Lalu, ada Andrea Pirlo dan Gennaro Gattuso yang punya karier mentereng di klub.
Lippi membawa 22 pemain Italia yang mayoritas berumur di atas 24 tahun. Saat itu, pemain termuda di skuad Italia adalah Daniele De Rossi yang berusia 21 tahun.
Tak Pernah Kalah

Lippi berhasil menyatukan para pemain timnas Italia dengan baik, terlepas kondisi yang menimpa sepak bola Italia. Hal ini terbukti dari hasil enam kemenangan dan satu hasil imbang selama gelaran Piala Dunia 2006.
Italia gagal menang hanya sekali gagal menang kala melawan Amerika Serikat di pertandingan kedua Grup E. Gol bunuh diri Cristian Zaccardo membuat kedudukan imbang 1-1 hingga peluit akhir dibunyikan.
Enam pertandingan lainnya dimenangkan oleh Italia secara meyakinkan. Menang 2-0 melawan Ghana dan Republik Ceko di penyisihan Grup E. Italia juga berhasil menang 1-0 melawan Australia di babak 16 besar dan menang 3-0 atas Ukraina di Perempat Final.
Bertemu tuan rumah Jerman, Italia unggul 2-0 lewat dua gol di injury time babak perpanjangan. Akhirnya Italia menutup perjalanan dengan kemenangan adu penalti 6-4 melawan Prancis di Final.
Filosofi Sepak Bola Bertahan : Italia sulit ditembus!

Italia memang terkenal dengan filosofi sepak bola bertahan. Hal ini terbukti dari pertahanan kokoh Italia pada Piala Dunia 2006.
Italia hanya kebobolan dua gol selama Piala Dunia 2006 berlangsung. selain gol bunuh diri Cristian Zaccardo, Italia hanya kebobolan lewat titik putih di partai puncak yang dicetak Zinedine Zidane.
Meskipun pertahanan Italia kokoh, bukan berarti strategi Lippi hanya fokus bertahan saja. Lippi membuktikannya dengan lesatan 12 gol Italia sepanjang Piala Dunia 2006. Timnas Italia bahkan selalu bisa mencetak gol dari tujuh pertandingan mereka.
Sumber: Diolah dari berbagai sumber
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Arsenal vs Everton: 2 Bek Tengah Cetak Gol, The Gunners Kunci Kemenangan
Liga Inggris 24 Oktober 2026, 22:55
-
Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
Liga Inggris 22 Oktober 2026, 22:12
-
Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
Liga Champions 22 Oktober 2026, 19:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


