Mari Mengasihani Lovren Bersama-sama, Dia Butuh 'Puk-puk'
Editor Bolanet | 16 Juli 2018 11:30
- Dejan Lovren menjadi salah satu pemain yang paling disorot usai Piala Dunia 2018 Rusia. Minggu (15/7) malam WIB, Lovren gagal membantu Kroasia di final kontra Prancis. Kroasia takluk 2-4 yang menandai berakhirnya mimpi indah mereka selama sebulan terakhir.
Sebelum laga ini, saat Kroasia menang di semifinal dan memastikan satu tempat di final, Lovren mulai menyombongkan diri. Dia minta diakui sebagai bek terbaik di dunia karena sudah mencapai final Liga Champions dan Piala Dunia di tahun yang sama.
Saya membawa Liverpool menuju final Liga Champions. Sekarang bersama tim nasional kami di final. Saya rasa orang-orang harus menyadari bahwa saya juga merupakan salah satu bek terbaik di dunia dan tidak hanya bicara omong kosong, tegas Lovren percaya diri, dikutip dari express. (exp/dre)
1 dari 3 halaman
Butuh Puk-puk

Komentar Lovren itu mendapat tanggapan langsung dari analis sepak bola ESPN FC, Steve Nicol. Dia tidak bisa memahami maksud Lovren dalam kalimat membawa tim menuju final itu. Karenanya dia merasa kepercayaan Lovren harus diapresiasi, bukan karena kemampuannya.
DIa (Lovren) membawa Liverpool ke final LIga Champions? Apakah dia menyetir bus dari hotel ke stadion? tanya Nicol, sarkasme.
Jangan menipu diri sendiri, orang ini (Lovren) layak mendapatkan puk-puk di punggung karena kepercayaan dirinya.
Berani keluar dan berkata seperti itu menandakan bahwa dia berpikir sudah sukses. Bagus untuknya, dia punya hati sebesar orang lain.
2 dari 3 halaman
Keberanian

Tak hanya berhenti di situ, Nicol justru mengkritik kesalahan-kesalahan yang selalu dibuat Lovren. Nicol mengakui keberaniannya, tetapi jelas Lovren bukanlah salah satu bek terbaik di dunia.
Sayangnya, dia terkadang gagal total, orang ini suka membuat kesalahan dari tempat tak terduga. Satu menit anda berpikir dia mengambil kontrol, lalu tiba-tiba bola menembus gawang dan dia terjebak di tengah-tengahnya, sambung Nicol
Jadi saya mengagumi keberaniannya, saya mengagumi kemampuan berkhayalnya, namun dia bukan bek terbaik di dunia, itu adalah kepastian. [initial]
3 dari 3 halaman
Tonton Video Menarik Ini

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kroasia vs Ghana: Sundulan Vlasic Antar Kroasia ke Fase Gugur
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kroasia vs Ghana 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 14:51
-
Luka Modric, Warisan Tak Terbatas bagi Kroasia!
Piala Dunia 24 Juni 2026, 14:13
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















