Mascherano: Hadang Robben, Pantat Saya 'Robek'
Editor Bolanet | 11 Juli 2014 09:50
- Gelandang , Javier Mascherano memberikan komentar unik terkait aksi heroiknya saat melakukan tackle vital yang menggagalkan peluang emas winger , Arjen Robben dalam laga semifinal Piala Dunia (09/07). Penggawa Barcelona ini memberikan perumpamaan ekstrim dengan menyebut pantatnya terasa robek usai menjulurkan kaki sekuat tenaga untuk menghalau sepakan Robben.
Aksi tersebut terjadi di babak perpanjangan waktu, dengan Robben berada dalam posisi satu lawan satu melawan kiper Sergio Romero dari jarak yang sangat dekat. Namun dari belakang secara tak terduga Mascherano mampu memblok bola tersebut dengan sebuah sliding yang sangat bersih.
Saya tak ingin terdengar vulgar... Tapi pantat saya rasanya seperti robek usai melakukan tackling tersebut. Rasa sakitnya sungguh luar biasa, kata Mascherano saat memasuki mixed zone usai laga kepada ESPN, yang disambut gelak tawa reporter yang mendengar jawaban unik tersebut.
Tapi apa yang saya lakukan adalah suatu hal yang pasti juga akan dilakukan pemain lainnya. Untuk berada di final, kami membutuhkan keberuntungan semacam itu.
Bukan tidak mungkin Oranje memimpin 1-0 seandainya Mascherano tak melakukan penyelamatan luar biasa tersebut. Tango sendiri keluar sebagai pemenang setelah laga dilanjutkan ke babak adu penalti karena skor imbang 0-0 bertahan hingga 120 menit berakhir. (espn/mri)
Aksi tersebut terjadi di babak perpanjangan waktu, dengan Robben berada dalam posisi satu lawan satu melawan kiper Sergio Romero dari jarak yang sangat dekat. Namun dari belakang secara tak terduga Mascherano mampu memblok bola tersebut dengan sebuah sliding yang sangat bersih.
Saya tak ingin terdengar vulgar... Tapi pantat saya rasanya seperti robek usai melakukan tackling tersebut. Rasa sakitnya sungguh luar biasa, kata Mascherano saat memasuki mixed zone usai laga kepada ESPN, yang disambut gelak tawa reporter yang mendengar jawaban unik tersebut.
Tackling inilah yang membuat membuat Mascherano kesakitan (c) AFP
Tapi apa yang saya lakukan adalah suatu hal yang pasti juga akan dilakukan pemain lainnya. Untuk berada di final, kami membutuhkan keberuntungan semacam itu.
Bukan tidak mungkin Oranje memimpin 1-0 seandainya Mascherano tak melakukan penyelamatan luar biasa tersebut. Tango sendiri keluar sebagai pemenang setelah laga dilanjutkan ke babak adu penalti karena skor imbang 0-0 bertahan hingga 120 menit berakhir. (espn/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














