Memble Lawan Ekuador, Timnas Jerman Pede Bisa Singkirkan Paraguay di 32 Besar Piala Dunia 2026
Serafin Unus Pasi | 29 Juni 2026 16:34
Bola.net - Penyerang Timnas Jerman, Kai Havertz menatap optimistis pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang digelar besok. Ia yakin Die Mannschaft bisa melewati adangan Paraguay dan lolos ke babak 16 besar.
Timnas Jerman memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Anak asuh Julian Nagelsmann itu berhasil keluar sebagai juara grup E Piala Dunia 2026.
Di babak 32 besar nanti, Jerman akan berhadapan dengan salah satu tim kuda hitam asal Amerika Selatan, Paraguay. Di atas kertas, Die Mannschaft diyakini tidak akan menemui kesulitan berarti saat menghadapi La Albirroja.
Namun jelang laga ini, Jerman mendapatkan banyak kritikan usai mereka kalah 2-1 melawan Ekuador di pertandingan terakhir fase grup. Namun Havertz yakin bahwa timnya bakal tampil beda di pertandingan melawan Paraguay ini.
Simak penuturan lengkap sang penyerang di bawah ini.
Tidak Peduli Omongan Orang

Dalam wawancaranya di ESPN baru-baru ini, Havertz tidak mempedulikan kritikan-kritikan yang dialamatkan ke Timnas Jerman usai mereka kalah dari Ekuador. Ia menyebut bahwa Timnas Jerman akan menatap laga melawan Paraguay dengan kepercayaan diri tinggi.
"Kami semua sangat percaya diri bahwa kami bisa memenangkan pertandingan ini," ujar Havertz.
"Ketika anda bermain di turnamen besar seperti ini, orang-orang akan membicarakan anda. Saya pribadi tidak peduli dengan omongan orang-orang, karena kami harus fokus pada diri kami sendiri dan tidak perlu mempedulikan apa kata orang," sambung Havertz.
Butuh Proses Adaptasi

Mengenai performa kurang oke yang ditunjukkan Jerman saat menghadapi Ekuador, Havertz meminta publik untuk tidak berlebihan mengkritik timnya.
Ia menyebut bahwa persiapan Jerman untuk Piala Dunia 2026 ini cukup mepet, sehingga mereka masih perlu beradaptasi satu sama lain sebelum mereka bisa mengeluarkan potensi terbaik mereka.
"Saya rasa butuh waktu bagi kami untuk terbiasa satau sama lain, karena kami semua tidak bermain di klub yang sama, jadi kami perlu membiasakan diri terlebih dahulu dengan rekan-rekan kami," pungkasnya.
Penantian Setelah 12 Tahun

Timnas Jerman sendiri untuk pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir berhasil menembus babak gugur Piala Dunia.
Di edisi tahun 2018 dan 2022, Die Mannschaft tersingkir di fase grup sehingga mereka kini bertekad untuk memperbaiki catatan tersebut di Piala Dunia 2026.
Sumber: ESPN
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
Piala Dunia 13 Agustus 2026, 05:18
-
Selamat! PSG Juara Piala Super Eropa 2026
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:58
-
Man of the Match PSG vs Aston Villa: Desire Doue
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:29
-
Hasil PSG vs Aston Villa: Les Parisiens Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:02
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
LATEST UPDATE
-
Marc Klok Bawa Aura Positif ke Sesi Latihan Persib
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 22:12
-
Patrick Kluivert Masuk Radar Timnas Belanda, jadi Kandidat Asisten Xavi Hernandez
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 21:38
-
Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 21:27
-
Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 21:12
-
India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 20:04
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59









