Mengapa Lamine Yamal Tidak Pakai Nomor 10 di Timnas Spanyol? Ini Alasannya
Richard Andreas | 15 Juni 2026 06:05
Bola.net - Nomor punggung 10 memiliki tempat istimewa dalam sejarah sepak bola dunia. Banyak legenda seperti Pele, Diego Maradona, Zinedine Zidane, Lionel Messi, dan Roberto Baggio pernah bersinar di Piala Dunia dengan mengenakan nomor yang identik dengan pemain kreatif tersebut.
Di Timnas Spanyol, perhatian besar menjelang Piala Dunia 2026 tertuju kepada Lamine Yamal. Pemain muda Barcelona itu menjadi salah satu bintang utama La Roja setelah tampil impresif dalam beberapa tahun terakhir.
Menariknya, meski mengenakan nomor 10 di Barcelona, Yamal tidak akan memakai nomor yang sama bersama tim nasional. Pemain berusia 18 tahun itu tetap menggunakan nomor 19, seperti saat membantu Spanyol menjuarai Euro 2024.
Dani Olmo Mendapat Hak atas Nomor 10

Nomor 10 Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026 akan dikenakan oleh Dani Olmo. Gelandang serang yang juga merupakan rekan setim Yamal di Barcelona itu mendapatkan nomor tersebut berdasarkan aturan yang berlaku di tim nasional.
Di Barcelona, Olmo mengenakan nomor 20. Namun, dalam skuad Spanyol, pembagian nomor dilakukan berdasarkan senioritas para pemain.
Sistem yang diterapkan Spanyol memberi kesempatan lebih dulu kepada pemain dengan jumlah penampilan internasional terbanyak untuk memilih nomor punggung yang tersedia. Karena itu, Olmo berada di posisi lebih tinggi dibanding Yamal dalam urusan pemilihan nomor.
Yamal telah mencatatkan 25 penampilan sejak menjalani debut pada 2023. Sementara itu, Olmo sudah mengoleksi 50 caps dan telah mengenakan nomor 10 bahkan sebelum Yamal menembus skuad utama Spanyol.
Nomor Punggung Bukan Masalah bagi Yamal

Yamal sebenarnya sudah membuktikan bahwa dirinya mampu memikul beban mengenakan nomor 10 di Barcelona. Nomor tersebut memiliki sejarah besar karena sangat identik dengan Lionel Messi, pencetak gol dan pemegang rekor penampilan terbanyak klub.
Barcelona sebelumnya pernah memberikan nomor 10 kepada Ansu Fati setelah kepergian Messi pada 2021. Namun, Fati kesulitan memenuhi ekspektasi akibat serangkaian cedera yang menghambat perkembangannya.
Menurut sumber di Barcelona, pemberian nomor tersebut kepada Fati dianggap sebagai keputusan yang memberikan tekanan terlalu besar kepada pemain muda. Situasinya berbeda dengan Yamal yang mengambil alih nomor 10 musim lalu dan langsung tampil menonjol.
Pada musim terakhir, Yamal mencatatkan statistik terbaik dalam kariernya dengan mencetak 24 gol dan menyumbang 17 assist dalam 45 pertandingan. Tidak mengenakan nomor 10 di tim nasional juga disebut tidak memengaruhi perkembangan maupun statusnya di dalam skuad Spanyol.
Di lingkungan tim nasional, situasi ini justru dipandang sebagai bagian dari proses kedewasaan sang pemain. Pihak yang dekat dengan Yamal maupun skuad Spanyol menegaskan tidak ada rasa keberatan dari sang pemain terhadap Olmo.
Budaya Tim Lebih Penting daripada Status Bintang
Di luar aspek olahraga, nomor punggung juga memiliki nilai komersial yang besar. Kehadiran Yamal dengan nomor 10 diyakini dapat meningkatkan penjualan jersey sekaligus memperkuat daya tarik pemasaran Timnas Spanyol.
Meski demikian, Spanyol memilih mempertahankan aturan yang sudah berlaku. Rasa hormat kepada rekan setim, terutama pemain yang lebih senior, menjadi salah satu prinsip yang dijunjung tinggi oleh pelatih Luis de la Fuente.
Budaya tim tersebut menjadi fondasi yang dibangun dalam skuad Spanyol saat ini. Karena itu, tidak ada pemain yang dianggap lebih penting daripada kepentingan kelompok, termasuk Yamal sekalipun.
Meski diakui sebagai pemain paling berpengaruh di lini serang dan sosok yang sangat dihormati di ruang ganti, mengambil nomor milik rekan setim dengan mengabaikan aturan senioritas bukanlah sesuatu yang dapat diterima di dalam skuad La Roja.
Jangan Lewatkan!
Jerman vs Curacao 7-1: Pelajaran dari Juara 4 Kali Piala Dunia untuk Sang Debutan
Hasil Belanda vs Jepang: Cetak Gol Menit 89, Samurai Biru Menolak Kalah!
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
Melihat Debut Curacao di Piala Dunia 2026: Hilang Kendali Setelah Water Break, Memang Kalah Kelas
FIFA Buka Suara Soal Kontroversi VAR Laga Qatar vs Swiss: Ada Masalah Teknis!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
Piala Dunia 29 Juli 2026, 07:51
-
Presiden FIFA Gianni Infantino Dipanggil soal Relasi dengan Donald Trump
Piala Dunia 28 Juli 2026, 19:42
LATEST UPDATE
-
Maxence Lacroix Resmi Gabung Chelsea
Liga Inggris 30 Juli 2026, 17:36
-
John Stones Tiba untuk Tes Medis Jelang Bergabung dengan Inter Milan
Liga Italia 30 Juli 2026, 16:49
-
Skuad Timnas Indonesia 11 Kali Lebih Mahal dari Timor Leste
Tim Nasional 30 Juli 2026, 15:53
-
Arsenal Siapkan Rencana Cadangan jika Gagal Rekrut Vinicius Junior
Liga Inggris 30 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16
















