Mesir Ajukan Protes ke FIFA Usai Merasa Dicurangi Tim Wasit Saat Lawan Argentina
Gia Yuda Pradana | 8 Juli 2026 15:28
Bola.net - Mesir tidak tinggal diam setelah tersingkir dari perempat final Piala Dunia 2026 akibat kekalahan dramatis 2-3 dari Argentina. Federasi sepak bola negara itu mengajukan protes resmi kepada FIFA karena menilai kepemimpinan wasit Francois Letexier memengaruhi hasil pertandingan.
Tim berjuluk The Pharaohs sempat unggul dua gol sebelum Argentina membalikkan keadaan lewat tiga gol dalam 15 menit terakhir. Gol penentu kemenangan yang dicetak Enzo Fernandez memicu kemarahan kubu Mesir karena didahului rangkaian keputusan kontroversial.
Presiden Federasi Sepak Bola Mesir, Hany Abo Rida, telah mengirimkan keluhan resmi kepada FIFA. Langkah tersebut dilakukan untuk meminta penjelasan atas sejumlah keputusan yang dinilai merugikan timnya.
Selain meminta investigasi, Mesir juga berharap FIFA tidak lagi menugaskan tim wasit asal Prancis yang memimpin pertandingan tersebut pada sisa turnamen. Permintaan itu muncul setelah sejumlah insiden yang memicu protes keras dari bangku cadangan.
2 Keputusan VAR Jadi Pangkal Perselisihan
Kubu Mesir merasa gol kedua mereka dianulir secara tidak adil setelah VAR menemukan pelanggaran lebih dahulu dalam proses serangan. Beberapa saat kemudian, insiden serupa justru tidak dianggap pelanggaran ketika Argentina membangun serangan yang berujung gol kemenangan.
Kontroversi belum berhenti sampai di sana karena Mesir juga merasa layak memperoleh hadiah penalti. Mohamed Salah terjatuh di kotak terlarang setelah kontak dengan Julian Alvarez, tetapi permainan tetap dilanjutkan.
Federasi Mesir kini menunggu penjelasan resmi dari FIFA mengenai dua momen penting tersebut. Mereka menilai konsistensi pengambilan keputusan menjadi hal yang wajib dijaga dalam pertandingan sebesar Piala Dunia.
Emosi Memuncak di Pinggir Lapangan
Gol kemenangan Argentina memicu reaksi keras dari bangku cadangan Mesir. Pelatih kiper Saafan El-Sagheer menerima kartu merah, sedangkan pelatih Hossam Hassan harus ditenangkan staf setelah menghampiri perangkat pertandingan.
Hassan mengungkapkan kekecewaannya seusai laga. "Mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga? Dalam sepak bola? Kami diperlakukan tidak adil hari ini. Kami mengalami ketidakadilan," ujarnya.
Hossam Hassan Curiga Ada Kepentingan Besar
Pelatih Mesir juga melontarkan dugaan bahwa keberadaan Argentina dan Lionel Messi di turnamen memiliki nilai komersial yang besar. Menurutnya, faktor tersebut bisa saja memengaruhi berbagai pihak di balik penyelenggaraan kompetisi.
"Itu bisa menjadi urusan pemasaran. Mereka mungkin ingin Piala Dunia menghadirkan juara bertahan dan ingin Messi tetap berada di turnamen," kata Hassan.
Ia mengakui kekalahan memang menyakitkan, tetapi cara pertandingan berakhir membuat rasa kecewa semakin besar. Kini, Mesir menanti respons FIFA atas protes resmi yang telah diajukan, termasuk permintaan agar tim wasit Prancis tidak lagi bertugas pada sisa pertandingan Piala Dunia.
Sumber: The Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Argentina vs Burkina Faso 4 Oktober 2026
Amerika Latin 2 Oktober 2026, 21:12
-
56 Menitnya Nico Paz, Gambaran Masa Depan Argentina Setelah Messi Pensiun
Amerika Latin 2 Oktober 2026, 12:04
-
Nomor 10 Argentina Setelah Lionel Messi Pensiun: Siapa yang Akan Jadi Penerusnya?
Piala Dunia 30 September 2026, 23:45
-
John Stones dan Surat Tilang yang Terlewat
Liga Italia 30 September 2026, 13:38
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








