Michele Di Gregorio Bersinar saat Juventus Disingkirkan Real Madrid: Bikin 10 Saves!
Aga Deta | 2 Juli 2025 14:17
Bola.net - Juventus harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia Antarklub 2025 setelah takluk 0-1 dari Real Madrid di babak 16 besar. Pertandingan yang digelar pada Rabu (2/7/2025) dini hari WIB itu menjadi akhir perjalanan Bianconeri di turnamen ini.
Meski harus tersingkir, bukan berarti semua pemain Juventus tampil buruk. Kiper Michele Di Gregorio justru mencuri perhatian lewat performa luar biasanya di bawah mistar gawang.
Penjaga gawang asal Italia itu menjadi tembok pertahanan terakhir yang sangat solid saat menghadapi gempuran serangan Los Blancos. Berkat penyelamatan-penyelamatan krusialnya, Juventus masih bisa bertahan dalam pertandingan hingga menit akhir.
Sayangnya, satu gol sundulan Gonzalo Garcia tak mampu dihindari. Gol tersebut menjadi pembeda sekaligus mengubur harapan Juventus untuk melaju ke perempat final.
Tangguhnya Di Gregorio di Bawah Mistar

Sepanjang pertandingan, Real Madrid tampil dominan dan membuat lini pertahanan Juventus bekerja keras. Di Gregorio menjadi pusat perhatian dengan mencatatkan 10 penyelamatan gemilang di laga ini.
Empat di antaranya datang dari tembakan di dalam kotak penalti, termasuk satu momen penting saat ia sukses menepis tendangan salto Federico Valverde pada menit ke-61 yang hampir berbuah gol.
Dalam tekanan berat dan minimnya bantuan dari lini belakang, Di Gregorio tetap tampil tenang dan sigap. Ia menjadi satu-satunya pemain Juventus yang tampil konsisten sepanjang 90 menit.
Meski gagal membawa timnya lolos, performa Di Gregorio layak diapresiasi tinggi. Ia menunjukkan kualitas sebagai kiper top yang bisa diandalkan dalam situasi kritis.
Madrid Terlalu Tangguh untuk Dihadapi

Statistik menunjukkan betapa dominannya Real Madrid dalam pertandingan ini. Los Blancos menguasai bola hingga 58 persen dan menciptakan total 21 tembakan, 11 di antaranya tepat sasaran.
Sebaliknya, Juventus hanya mampu mencatat enam percobaan, dan cuma dua yang mengarah ke gawang. Ketimpangan ini menunjukkan betapa sulitnya Juventus membendung kekuatan tim asuhan Xabi Alonso.
Minimnya kontribusi dari lini serang dan pertahanan membuat kerja keras Di Gregorio terasa sia-sia. Meski ia sudah tampil heroik, Juventus tetap harus tersingkir dari turnamen dengan kepala tertunduk.
Madrid melangkah ke perempat final, sementara Juventus pulang lebih awal dengan sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi.
Apresiasi dari Tudor

Usai pertandingan, pelatih Juventus Igor Tudor tetap menunjukkan sikap positif meski timnya harus tersingkir. Ia memberi apresiasi atas semangat juang para pemain Bianconeri di lapangan.
"Saya harus memberi pujian kepada para pemain, mereka setia pada rencana permainan dan sudah memberikan segalanya," ujar Tudor. "Dalam kondisi yang melelahkan, saya juga harus mengatur rotasi untuk mencegah cedera."
Ia juga menegaskan bahwa pertandingan ini sangat berarti bagi perkembangan tim ke depan. "Kami telah memberikan yang terbaik, laga seperti ini sangat berguna bagi kami."
"Pertandingan malam ini jauh lebih berarti dibanding saat melawan City," tambahnya. "Para pemain menghadapinya dengan sikap yang tepat—tahu bagaimana bertahan, tapi juga menciptakan peluang berbahaya."
Bagan Fase Gugur Piala Dunia Antarklub 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Juventus vs Lazio 9 Februari 2026
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:45
-
Man Utd vs Tottenham: Magis Mainoo dan 4 Kemenangan Beruntun Setan Merah
Liga Inggris 8 Februari 2026, 02:37
-
Hasil Genoa vs Napoli: Hojlund Jadi Pahlawan Kemenangan Dramatis 10 Pemain Partenopei
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:24
-
Catatan Menarik Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Gemar Cetak Gol ke Tim Promosi
Liga Inggris 8 Februari 2026, 01:08
-
Barcelona vs Mallorca: 1 Jam yang Brilian
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 01:03
LATEST UPDATE
-
Ketajaman Lewandowski, Konsistensi Rashford, Mentalitas Kolektif Barcelona
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 07:00
-
Terungkap Alasan Menepinya Frenkie de Jong saat Barcelona Hantam Mallorca
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 05:56
-
Kekalahan di Final Tak Menghapus Makna Perjalanan Luar Biasa Timnas Futsal Indonesia
Tim Nasional 8 Februari 2026, 05:08
-
Wolves vs Chelsea: Sinyal Kebangkitan Cole Palmer jelang Piala Dunia 2026
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:54
-
Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Menggila, The Gunners Menjauh di Puncak
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:14
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 8 Februari 2026
Voli 8 Februari 2026, 04:00
-
Prediksi Valencia vs Real Madrid 9 Februari 2026
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Februari 2026
Liga Eropa Lain 8 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Juventus vs Lazio 9 Februari 2026
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:45
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42
