Opening Ceremony Piala Dunia 2026: Satukan Musik, Budaya, dan Sepak Bola

Asad Arifin | 12 Juni 2026 00:13
Opening Ceremony Piala Dunia 2026: Satukan Musik, Budaya, dan Sepak Bola
Para penggemar Meksiko memadati area fans di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Matias Delacroix

Bola.net - Piala Dunia 2026 akan menghadirkan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah turnamen. Untuk pertama kalinya, upacara pembukaan digelar di tiga negara tuan rumah yang berbeda, yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.

Konsep tersebut menjadi bagian dari identitas unik Piala Dunia 2026 yang berlangsung lintas negara. FIFA ingin menjadikan momen pembukaan sebagai simbol persatuan sekaligus perayaan keberagaman budaya.

Advertisement

Meski digelar di lokasi berbeda, ketiga upacara pembukaan tersebut akan saling terhubung melalui satu tema besar. Sepak bola diposisikan sebagai kekuatan yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dan wilayah.

Rangkaian acara pembukaan akan menjadi pembuka resmi pesta sepak bola terbesar di dunia. Setiap seremoni dijadwalkan berlangsung 90 menit sebelum pertandingan pertama yang dimainkan oleh masing-masing negara tuan rumah.

1 dari 2 halaman

3 Negara, 3 Identitas, 1 Pesan Persatuan

3 Negara, 3 Identitas, 1 Pesan Persatuan

Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Dolores Ochoa

FIFA mempercayakan konsep kreatif upacara pembukaan kepada Marco Balich. Sosok tersebut dikenal sebagai direktur kreatif yang pernah menangani sejumlah upacara Olimpiade dan ajang olahraga internasional bergengsi.

Balich merancang tiga seremoni yang memiliki karakter berbeda. Namun, seluruh pertunjukan tetap diikat oleh narasi bersama tentang persatuan melalui sepak bola.

Kanada akan menampilkan identitasnya melalui konsep mosaik budaya. Tema tersebut mencerminkan keberagaman masyarakat Kanada yang berasal dari berbagai latar belakang etnis dan budaya.

Sementara itu, Meksiko akan mengusung elemen papel picado sebagai simbol tradisi dan warisan budaya lokal. Amerika Serikat memilih pendekatan visual yang digambarkan sebagai trofi yang berkilau dan bercahaya untuk memperkuat kesan megah turnamen.

2 dari 2 halaman

FIFA Ingin Membuka Turnamen dengan Perayaan Global

FIFA Ingin Membuka Turnamen dengan Perayaan Global

Preesiden FIFA,, Gianni Infantino dalam pembukaan International Broadcast Center, 1 Juni 2026 lalu. (c) AP Photo/Tony Gutierrez

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut upacara pembukaan sebagai bagian penting dari pengalaman Piala Dunia. Menurutnya, momen tersebut akan menjadi titik awal perayaan global yang melibatkan miliaran penggemar sepak bola.

"Piala Dunia FIFA adalah momen yang dibagikan dunia, dan itu dimulai dengan bagaimana kita membukanya," kata presiden FIFA, Gianni Infantino.

“Dimulai dari Mexico City dan berlanjut beberapa hari berikutnya dengan Toronto dan Los Angeles," ucap Infantino.

"Upacara-upacara ini akan menyatukan musik, budaya, dan sepak bola dengan cara yang mencerminkan individualitas setiap negara dan persatuan yang mendefinisikan turnamen ini. Ini adalah cara yang ampuh untuk memulai perayaan global yang sesungguhnya," tegas Infantino.

Sumber: Aljazeera

LATEST UPDATE