Pele 'Pede' Brasil Hapus Memori Kelam 1950
Editor Bolanet | 11 Maret 2014 15:17
- Pada Piala Dunia 1950, bertindak sebagai tuan rumah, tetapi kalah 1-2 dari Uruguay di partai final. Di edisi 2014 mendatang, Negeri Samba kembali dipercaya untuk menggelar turnamen akbar tersebut. Legenda Selecao percaya kali ini memori kelam 64 tahun silam takkan terulang.
1950 merupakan salah satu pengalaman terburuk Brasil di Piala Dunia. Kami tuan rumah, tapi kalah oleh Uruguay. Orang-orang mencemaskan terjadinya hal serupa, tetapi kali ini akan berbeda, ujar Pele dengan yakin kepada Marca.
Pele percaya Brasil bisa meraih gelar mereka yang keenam sekaligus mengulangi prestasi serupa di tahun 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002. Namun, menurut Pele, ada syaratnya.
Kami harus menaruh respek terhadap tim-tim lain. Ada dua atau tiga yang kuat. Salah satunya adalah . (Juara bertahan) juga pantas ditakuti karena mereka sudah bermain bersama selama delapan tahun, tutur pemenang tiga Piala Dunia tersebut.
Saya rasa kami juga punya keunggulan, yakni di segi pelatih. Luiz Felipe Scolari dan (Direktur teknik) Carlos Alberto Parreira adalah dua sosok yang sangat berpengalaman di turnamen ini. Mereka pasti sanggup membimbing para pemain untuk meraih hasil terbaik, pungkasnya.
Di putaran utama Piala Dunia 2014, Brasil menempati Grup A bersama Kamerun, Meksiko serta Kroasia. Melihat peta kekuatan yang ada, Brasil diunggulkan menjuarai blok ini, bahkan termasuk favorit utama untuk mengangkat trofi juara di Estadio do Maracana 13 Juli nanti. [initial]
(mrc/gia)
1950 merupakan salah satu pengalaman terburuk Brasil di Piala Dunia. Kami tuan rumah, tapi kalah oleh Uruguay. Orang-orang mencemaskan terjadinya hal serupa, tetapi kali ini akan berbeda, ujar Pele dengan yakin kepada Marca.
Pele percaya Brasil bisa meraih gelar mereka yang keenam sekaligus mengulangi prestasi serupa di tahun 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002. Namun, menurut Pele, ada syaratnya.
Kami harus menaruh respek terhadap tim-tim lain. Ada dua atau tiga yang kuat. Salah satunya adalah . (Juara bertahan) juga pantas ditakuti karena mereka sudah bermain bersama selama delapan tahun, tutur pemenang tiga Piala Dunia tersebut.
Saya rasa kami juga punya keunggulan, yakni di segi pelatih. Luiz Felipe Scolari dan (Direktur teknik) Carlos Alberto Parreira adalah dua sosok yang sangat berpengalaman di turnamen ini. Mereka pasti sanggup membimbing para pemain untuk meraih hasil terbaik, pungkasnya.
Di putaran utama Piala Dunia 2014, Brasil menempati Grup A bersama Kamerun, Meksiko serta Kroasia. Melihat peta kekuatan yang ada, Brasil diunggulkan menjuarai blok ini, bahkan termasuk favorit utama untuk mengangkat trofi juara di Estadio do Maracana 13 Juli nanti. [initial]
Klik Juga:
Flashback: Pesona Hawa di Afrika Selatan
'Markas' Nigeria dan Portugal di Brasil
'Markas' Tim Amerika Serikat di Brasil
'Markas' Tim Kolombia di Brasil
'Markas' Tim Iran di Brasil
'Markas' Pantai Gading di Brasil
'Markas' Meksiko di Brasil
'Markas' Kosta Rika di Brasil
'Markas' Kroasia di Brasil
'Markas' Rusia di Brasil
'Markas' Jepang di Brasil
'Markas' Honduras di Brasil
'Markas' Aljazair di Brasil
Brasil 2002, Kedigdayaan Sang Raja
Italia 2006, Menaklukkan Dunia di Tengah Prahara
Saat Semua Tunduk di Bawah Kaki La Furia Roja
10 Jersey Klasik Bernilai Historis Tinggi
Mengenal Piala Dunia 2014 Lebih Dekat
Serba Pertama di Piala Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:55
-
Donald Trump 'Dihilangkan' di Foto Juara Spanyol
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:33
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















