Pengakuan Jujur Gattuso: Mental Italia Hancur, Takut Main, dan Sangat Mengkhawatirkan!
Editor Bolanet | 17 November 2025 07:48
Bola.net - Pelatih Gennaro Gattuso menyebut kolapsnya Italia 1-4 dari Norwegia sangat mengkhawatirkan. Ini adalah kekalahan pertama Azzurri di bawah asuhan Gattuso.
Timnas Italia sejatinya sempat unggul lebih dulu lewat Francesco Pio Esposito. Namun, mereka hancur lebur di babak kedua laga yang digelar di San Siro.
Gattuso secara brutal mengakui timnya rapuh secara mental. Ia menyebut ada ketakutan besar yang menghinggapi skuadnya.
Beban kegagalan lolos ke dua Piala Dunia sebelumnya kini terasa nyata. Italia berisiko absen untuk ketiga kalinya secara beruntun jika gagal di play-off Piala Dunia 2026.
Bukan Masalah Fisik Pemain Italia

Gattuso menepis anggapan bahwa timnya kelelahan di babak kedua. Ia menegaskan masalah utamanya bukan soal kebugaran fisik.
Menurutnya, Italia membiarkan Norwegia mengambil alih kendali sejak 30 detik babak kedua. Azzurri justru bermain mengikuti kemauan lawan dan panik.
"Saya tidak berpikir itu masalah fisik, karena setelah istirahat dalam 30 detik kami membiarkan mereka mendapat peluang," kata Gattuso.
"Kemudian Anda mulai berlari dengan cara berbeda, kami bermain sesuai kekuatan mereka dan mereka menyakiti kami. Itu bukan masalah kebugaran," lanjutnya.
Italia Berhenti 'Bermain'

Pelatih 47 tahun itu menyoroti perubahan drastis permainan timnya. Mereka tiba-tiba berhenti melakukan pergerakan yang berhasil di babak pertama.
Pergerakan pemain seperti Davide Frattesi tak lagi terlihat. Inilah yang menjadi penyesalan terbesar dari kekalahan memalukan tersebut.
"Bahkan bermain dari belakang, itu benar-benar berbeda. Davide Frattesi tidak lagi melebar," ujar Gattuso.
"Kami berhenti melakukan gerakan yang benar. Itulah penyesalan terbesar," tegasnya.
Kekhawatiran Gattuso

Gattuso tidak mau menutupi fakta. Ia secara terbuka mengakui kerapuhan mental ini adalah masalah besar jelang play-off.
Ia menyebut dirinya akan munafik jika berpura-pura semua baik-baik saja. Ini adalah sinyal bahaya bagi tim yang trauma dua kali gagal ke Piala Dunia.
"Ini mengkhawatirkan, saya akan menjadi munafik jika menyarankan sebaliknya," ucap Gattuso.
"Sebuah laga seperti ini tidak bisa berakhir 4-1, ada pemain lawan kami yang bisa membalikkannya dalam lima menit. Gol ketiga adalah yang paling mengganggu saya," tambahnya.
Italia Terbebani Sejarah Buruk
Gattuso akhirnya menyentuh akar masalah timnya. Para pemain Italia saat ini bermain di bawah tekanan sejarah kegagalan yang berat.
Bayang-bayang kegagalan lolos di dua edisi Piala Dunia sebelumnya tidak bisa diremehkan. Itu membuat para pemain takut mengambil risiko dan membuat kesalahan.
"Saat ini, ada begitu banyak yang membebani kami, kami tidak lolos ke dua edisi terakhir Piala Dunia, dan kami tidak bisa meremehkan itu," jelas Gattuso.
"Jika Anda takut membuat kesalahan, Anda bermain dengan rem tangan, dan kami tidak boleh begitu," pungkasnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Spanyol dan Swiss Menang Besar, Belgia Tertahan
- Hasil Portugal vs Hungaria: Cristiano Ronaldo Borong 2 Gol, tapi Kelolosan ke Piala Dunia 2026 Harus Tertunda
- Hasil Italia vs Israel: Retegui Gacor, Azzurri Menang Telak dan Amankan Spot Playoff ke Piala Dunia 2026
- Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Inggris Pastikan Tiket, Italia Terus Buru Kelolosan Otomatis
- Hasil Latvia vs Inggris: The Three Lions Pesta 5 Gol, Tiket Piala Dunia 2026 di Tangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
LATEST UPDATE
-
Jadi Manajer Terbaik EPL Edisi Januari 2026, Michael Carrick Pilih Merendah
Liga Inggris 15 Februari 2026, 23:33
-
Cesc Fabregas Murka, Sarankan Alvaro Morata Ganti Karier Usai Dapat Kartu Merah di Como
Liga Italia 15 Februari 2026, 23:24
-
Trent Alexander-Arnold Tampil Tokcer Lawan Sociedad, Bos Real Madrid: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:38
-
Liverpool Bisa Juara FA Cup 2025/2026, Kuncinya Ada di Pemain Ini
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:28
-
Harapan Virgil van Dijk untuk Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:24
-
Bukan Tottenham, Enzo Maresca Bakal Jadi Manajer Manchester City Berikutnya?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:14
-
Kesalahan Mahal Dean Huijsen Tidak Mengurangi Kepercayaan Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:10
-
Ruang Ganti MU Satu Suara: Harry Maguire Harus Diberi Kontrak Baru!
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:58
-
Tempat Menonton Napoli vs Roma: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:44
-
Setelah Thomas Tuchel, Carlo Ancelotti Juga Tolak Latih Manchester United?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:38
-
Tempat Menonton Arsenal vs Wigan Athletic: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Bawa Pulang Kemenangan
Bola Indonesia 15 Februari 2026, 21:13
-
Hasil Udinese vs Sassuolo: Jay Idzes Main Penuh Bawa Timnya Comeback 2-1
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:04
-
Sudah Unggul, Nyaris Buyar! 5 Pelajaran Penting AC Milan usai Drama di Kandang Pisa
Liga Italia 15 Februari 2026, 20:14
-
Live Streaming Napoli vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 15 Februari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00

